Istri Kesayangan

Istri Kesayangan
33


__ADS_3

"mah! Nana mau itu!"Kiara menagarahkan pandangannya kearah yang di tunjuk Nana, tepatnya di saping meja kasir terdapat beberapa kotak bungkusan yang menurut Kiara seperti permen karet


"emang itu apaan mbak?"Kiara bertanya kepada mbak mbak penjaga kasir dengan polosnya


mbak Kasir itu melongo mendengar pertanyaan polos yang keluar dari bibir ranum Kiara tak tahu harus menjawab apa


"itu gak di jual mbak"ucap mbak mbak itu pada akhirnya


Kiara mengerutkan dahinya kalau tidak di jual mengapa di pajang di sini?pikirnya heran


begitu ingat sesuatu Kiara menayakan pertanyaan yang sedari tadi berputar putar di pikirannya"mbak gak kenal saya?"Kiara bertanya sembari menunjuk wajahnya sendiri


mbak kasir itu tampang bingung dengan pertanyaan Kiara"emang mbak siapa?"


sepertinya memang benar, orang orang tak mengenalinya lagi. sbesar itukah perubahan pada diri Kiara sampai sampai tak ada satupun orang yang mengenalinya?


"enggak mbak"ucap Kiara pada Akhirnya, sambil membawa belanjaannya keluar dari supermarket


"mama kok gak beliin Nana yang tadi?"Kiara menoleh kesamping menurunkan pandangannya menatap wajah putrinya yang sedang cemberut


"kan mbak itu bilang tadi gak di jual"ucap Kiara sesabar mungkin

__ADS_1


"iya"ucap Nana pada akhirnya dengan wajah murung


El menatap kasihan adiknya itu lalu mengedarkan pandangannya mencari sesuatu yang bisa memperbaiki mood adiknya itu


"mah itu ada boneka! beliin Nana itu aja!"El menarik ujung baju kemeja yang di kenakan Kiara dengan tangan yang menunjuk ke arah toko boneka


"tunggu mama taruh belanjaan di mobil dulu"dan El hanya mengangguk menggandeng tangan adiknya mengikuti langkah sang mama


°°°°


"MAMI! MAMI! key mau beli boneka yang kayak punya temen key di sekolah"seorang gados kecil dengan rambut yang di kepang dua berlarian di mansion besar nan megah itu mencari keberadaan sang mami yang ternyata sedang berada di ruang keluaraga berbincang dengan tentenya


gadis kecil yang bernama lengkap keyara anindia putri Angleo itu seakan tak peduli dengan teguran dari Maminya ia menarik narik sisi kanan dress yang di kenakan oleh Anggun mami dari seorang keyara


Aggun berdecak kesal"ADI!"teriaknya menggema di ruangan yang tengah mereka tempati


"tante jangan teriak teriak! telinga Agam sakit"protesan itu berasal dari seorang pria kecil yang tengah asik dengan game miliknya yang berada di ponsel sang papa


Agam riandi Angleo, putra dari pasangan Rojeria rosana dan Fransiskus tersebut merupakan orang yang blak blakan memiliki mulut yang sangat cerewet tidak menyukai orang yang suka berteriak


"suka suka tante lah! mulut mulut tante juga!"ujar Anggun kesal

__ADS_1


begitu ia melihat Adi langsung saja Anggun menggendong Keyra dan memberikannya kepada Adi"sama papi aja"ucapnya kesal karena acara gosipnya terganggu


Adi menggelengkan kepalanya tak habis fikir dengan sifat Anggun yang selalu akan marah marah jika acara gosip rianya terganggu


"anak papa mau apa?"Adi bertanya semabri mengecup kedua pipi sang putri tercintanya


"key mau beli boneka, tadi temen key di sekolah pamerin boneka barunya sama key"uacpanya dengan wajah cemberut


Adi tersenyum hangat mencium dengan gemas kedua pipi putrinya lagi"yok kita beli"ucapnya semangat"mau yang besar, kecil, atau sedang?"


Keyra tersenyum senang melingkarkan kedua tangan mungilnya di leher sang papi lalu mencium kedua pipi itu


"PAPA BAIK DEH! GAK KAYAK MAMI!"Keyra sengaja berteriak supaya maminya itu dapat mendengar ucapannya itu


Anggun melirik sinis kedua manusia berbeda abad itu yang masih belum beranjak pergi juga sedangkan Agam menggeram kesal menutup kedua telinganya dengan bantal sofa posisi badan yang sedang tiduran di sofa


"sudahlah Anggun anak sendiri juga"ucap Rojer yang menjadi partner gosip Anggun


"aku gak tau kenapa keyra begitu kompak dengan papinya sedangkan denganku hanya membuatku jengkel saja"gerutu Anggun dengan wajah cemberut"padahalkan yang ngandung dia aku"sambungnya lagi dengan wajah melas


"iyalah! key gak mau sama tante, orang tante cerewet suka marah marah bikin telinga Agam sakit"ejekan itu keluar dari bibir mungil Agam

__ADS_1


__ADS_2