
Seusai mandi Keisya membuka lemari pakaian, ia terkejut dengan mata membulat melihat isi pakaian lingerie tipis dengan berbagai model. Villa tersebut telah di pesan sebelumnya oleh Gardapati. Entah ide siapa yang mengisi lemari pakaiannya dengan lingerie dan bikini.
" What??? Kenapa isinya pakaian setipis ini?" Ucap Keisya.
Beberapa menit kemudian Carlos keluar dari kamar mandi. Keisya masih membalut tubuhnya mengenakan handuk. Keisya tidak berani memakai baju setipis itu. Dia cukup malu jika sampai bagian tubuhnya terpangpang nyata. Walaupun Carlos telah sah menjadi suaminya. Tapi Keisya tidak terbiasa.
" Sayang kenapa kamu masih belum ganti pakaian?" Tanya Carlos dengan menggosok rambutnya yang basah.
" E..aku tidak ingin memakainya!" Ucap Keisya.
" Apa? Maksudmu, kau ingin langsung melakukan hubungan intim denganku! Kau ternyata tidak sabar. Tadi saja kau menolak mandi bersamaku." Ucap Carlos tersenyum mesum.
__ADS_1
" Apa? Coba lihat, bagaimana aku bisa memakai baju terawang seperti ini!" Ucap Keisya menunjukkan salah satu lingerienya.
" Kenapa? Toh, aku sudah sah jadi suamimu!" Ucap Carlos.
" e..be..nar..." Ucap Keisya.
Tapi kan untuk apa aku memakai baju setipis ini? Dan bagaimana aku bisa menikmati kota Bali, satu pun pakaian tidak ada. Apa aku hanya boleh bersemedi di villa ini! Papa, mama..Apa yang kalian lakukan!
" Kau benar, kau tidak perlu memakai baju jika tidak ingin. Bagaimana jika kita malam ini ke alam mimpi yang indah?" Ucap Carlos tersenyum dengan mengangkat salah satu alisnya yang lebat.
" Carl..apa yang kau lakukan, lepaskan!" Ucap Keisya berusaha melepaskan diri Carlos. Carlos langsung meletak Keisya ke atas ranjang dengan kelopak bunga yang bertaburan. Mencengkram kedua tangan istrinya. Lalu dengan cepat meraih bibir manisnya. Meraupnya dengan lembut. Usaha Keisya hanya sia-sia saja ketika dirinya di kunkung oleh tubuh sispex suaminya.
__ADS_1
Lalu berusaha melepas handuk kimono yang membalut tubuh sang istri, mata Keisya membulat ketika tubuhnya menyentuh tubuh dingin Carlos. Bahkan air yang masih belum mengering di tubuh Carlos begitu terasa. Carlos menciumnya bergilir menjelajahi leher jenjang tersebut. Hingga Keisya sontak merasa rangsangan menyengat di tubuhnya.
Carlos berhasil mencengkram salah satu gundukan gunung miliknya, hingga membuat jantungnya semakin berdenyut hebat dan panas. Carlos tidak bisa menahan hasratnya yang membara, dengan tubuh sang istri yang bagaikan gitar spanyol. Begitu indah dan akan menjadi miliknya seutuhnya. Di tambah cinta yang meluap.
Keisya melenguh nyaring ketika satu hentakan pertama, membuat ia mencengkram sprei putih itu dengan kuat. Lalu berlanjut dengan hentakan lembut, ciuman lembut. Bahkan tangan Keisya pindah mencengkram punggung Carlos. Di selipi dengan perkataan cinta yang tulus dari mulut masing-masing.
Mereka benar-benar menuju mimpi yang begitu indah, menghabiskan malam dengan kobaran hasrat dan cinta. saling memaut dan menyalurkan perasaan. Bagaikan terbang ke langit nirwana. Bahkan kamar mewah dan romantis itu terisi dengan suara lenguhan Keisya membuat Carlos semakin bereaksi namun tetap lembut. Bahkan keringat telah membasahi mereka.
karyaku selanjutnya guys, masih belum up!..jangan lupa di jenguk, nanti author kabari tanggal reviewnya. Mungkin ini akan menjadi salah satu referensi anda untuk mengatasi boring dirumah. Mohon supportnya agar lebih ramai dari karyaku yang ini!!
Jika ada ide judul yang lebih menarik, atau cerita boleh share di grup ya😘
__ADS_1