
Keisya begitu bahagia ketika Carlos datang menunjukkan dirinya. Carlos berharap kedatangannya bisa di terima baik oleh keluarga Gardapati. Dan semua permintaan tantenya bisa di penuhi.
" Apakah kedatanganku menganggu kalian?" Ucap Carlos.
" Tidak Carl, maafkan aku. Aku hanya..." Ucapan Keisya terpotong oleh Carlos.
" Ia aku telah mengetahui semuanya. Kedatanganku disini, hanya ingin mengatakan. Bisahkan kau mempertimbangkan keputusanmu tentang acara lamaran? Aku sangat mencintaimu Kei. Dan hubungan kita tidak ada sangkut pautnya dengan masa lalumu!" Jelas Carlos.
" Benar nak, maafkan kami. Seharusnya kami tidak mengaitkanmu dengan masa kelam. Jika kau bersedia, aku akan segera menikahkan putriku denganmu." Timpal Gardapati yang telah memaafkan Anisa. Adipati berhasil meluluhkan Gardapati. Ternyata kedatangan Bella dan Adipati sangat berguna untuk menghancurkan batu keras yang berada di dalam hati Gardapati dan juga Keisya.
Carlos begitu bahagia ketika Keisya memeluknya dan meminta maaf. Dan kebahagiaannya akan bertambah ketika tante kesayangannya ikut melihatnya. Namun sayang, sebelum Carlos berada di kediaman Gardapati, terdahulu Carlos mengantar Anisa ke bandara. Anisa akan pulang ke London. Menurut Anisa, jika ketiadaan dirinya ditengah-tengah mereka bisa menyatukan mereka. Anisa memilih pergi dan tidak mengganggu kebahagian putrinya dan juga Carlos.
" Baiklah, kau akan menentukan tanggal pernikahan!" Ucap Gardapati di tengah-tengah pelukan hangat antara Keisya dan Carlos. Hanna tersenyum diikuti oleh Bella dan Gardapati.
__ADS_1
" Apakah kau akan membawa tantemu?" Ucap Keisya tepat di telinga Carlos.
" Tentu tidak sayang!" Ucap Carlos yang menganggap Keisya masih membenci Anisa.
" Aku telah memaafkannya. Kau bisa bawa dia datang di pernikahan kita nanti." Ucap Keisya berharap Anisa akan datang kepernikahannya.
" Benarkah, kau memaafkan tante Anisa! Tapi, aku baru saja mengantarkan tante Anisa ke bandara." Ucap Carlos terkejut.
" Benarkah? tidak!! Sebenarnya aku sangat merindukan dia. Carl, bawa aku pergi bertemu dengannya. Aku sangat merindukann mama Anisa!" Ucap Keisya mulai bersedih kembali mendengar Anisa akan pergi. Dan memohon kepada Carlos untuk mengantarnya ke bandara.
" Hati-hati...!" Ucap Gardapati.
****
__ADS_1
Disisi lain Anisa sedang menunggu penerbangan. Paling tidak Anisa bisa menitipkan putri kandungnya kepada pemuda yang tepat. Namun, sebenarnya Anisa juga ingin melihat putrinya menikah. Bahagia dan sedikit memeluknya.
Tiba-tiba suara panggilan seperti terdengar di daun telinganya. Anisa menghentikan langkahnya ketika sampai ke penjaga tiket.
" Mama.........!!" Anisa mendengar suara yang tak asing itu lagi. Namun penjaga tiket telah meminta tiket Anisa. Anisa memberi tiket tersebut.
" Tante jangan pergi!" Anisa menoleh dan terlihat Keisya dan juga Carlos tidak jauh darinya.
" Mama jangan pergi!" Ucap Keisya dengan nafas terengah-engah. Anisa tersenyum dan sangat bahagia melihat Keisya dan juga panggilan Keisya terhadap dirinya. Anisa langsung melepas kopernya dan berlari memeluk Keisya.
" Putriku!!! mama sangat merindukanmu! Maafkan mama!" Ucap Anisa menangis kebahagian akhirnya bisa memeluk putrinya kandungnya.
" Kei juga sangat rindu mama. Jangan pergi ma. Mama harus melihat Kei menikah!" Ucap Keisya menangis memohon kepada Anisa agar tidak meninggalkan dirinya.
__ADS_1
" Ia sayang, mama tidak akan pergi jika kau ingin. Mama ingin melihat kamu menikah dengan Carlos. Mama ingin kau bahagia sayang! " Ucap Anisa. Carlos tersenyum melihat mereka akhirnya bersatu.