Janin Yang Tidak Dianggap

Janin Yang Tidak Dianggap
Sebuah Kesalahan


__ADS_3

Tuan Jenson menghentikannya sejenak dan dia menatapku dengan lekat sekali. "Maaf karena aku tidak meminta izin darimu dahulu, tapi Ros aku sungguh menyukaimu, boleh aku melakukannya lagi?" Tanya tuan Jenson padaku begitu saja. Jantungku terus berdegup sangat kencang, aku tidak tahu apa yang harus aku jawab kepadanya, tetapi aku memang sempat menikmati perbuatannya itu.


Dengan wajah malu-malu, Ros pun pada akhirnya mengangguk dan tersenyum kecil, membuat tuan Jenson merasa begitu senang, dia kemudian melanjutkan kembali c*Uman yang sempat tertunda itu, mereka berdua benar-benar telah membaik sekarang.


Saling mengutarakan perasaannya satu sama lain meski Ros sebenarnya terlihat masih gengsi dan belum benar-benar mengakuinya.


Setelah beberapa saat, aku baru tersadar dengan apa yang sudah aku lakukan dengan tuan Jenson di depan kamarku saat itu, tepat ketika tangan tuan Jenson mulai menyusuri tubuhku dan menyentuh bagian sensitif di dadaku, langsung saja aku mendorongnya sekaligus dengan sangat kuat, karena aku merasa hal itu belum tepat untuk dilakukan saat ini, dan tuan Jenson sudah terlalu jauh.


"Ada apa? Kenapa kau mendorongku?" Tanya tuan Jenson kepadaku dengan kedua alis yang dia naikan saat itu.


Aku sungguh merasa sangat gugup dan tidak karuan, dengan mengusap bibirku yang mengkilap aku segera saja bicara dengannya dan pergi dengan cepat masuk ke dalam kamarku untuk menghindari pertanyaan lain darinya.


"Aa...ahhh..tidak ada tuan, tadi itu sebuah kesalahan, iya...kau jangan menganggapnya serius oke, aku sungguh tidak sadar sebelumnya, aku tidak tahu kenapa kepalaku malah mengangguk dan aku melakukannya denganmu, anggap saja itu hanya sebuah kesalahan diantara kita berdua, aku harus pergi, selamat malam tuan." Ucapku tidak jelas dan berlari terburu-buru ke dalam kamarku saat itu juga.


Sedangkan tuan Jenson yang mendengarkan ucapan dari Ros dia langsung saja mengerutkan kedua alisnya sangat kuat, berdiri mematung dengan wajah yang kebingungan sendiri, perasaan senang yang sebelumnya dia rasakan langsung berubah dengan perasaan kesal dan marah, dia bahkan berniat untuk menghentikan Ros saat itu, tapi sayangnya tangan Ros lebih cepat menutup pintu kamarnya hingga membuat tuan Jenson terhantuk pada pintu itu dengan cukup keras.

__ADS_1


"Eehh? Ros tunggu...." Teriak tuan Jenson berniat mengejarnya.


"Bruk....aaahhhh.....aishh...dia benar-benar keterlaluan, aahh hidungku." Ringis tuan Jenson yang wajahnya terhantuk pada pintu kamar Ros yang di tutup dari dalam dengan kencang.


Tuan Jenson benar-benar dibuat sangat kesal dengan apa yang sudah dilakukan oleh Ros kepada dirinya, dia tidak menduga jika seorang Ros bisa mengatakan semua itu adalah sebuah kesalahan yang dia lakukan terhadap dirinya, padahal jelas sekali tuan Jenson juga merasakannya bahwa Ros juga menikmati momen tersebut.


"Aishh... Dia benar-benar keterlaluan, bagaimana bisa dia mengatakan bahwa semua itu sebuah kesalahan, apa dia pikir aku ini pria yang begitu mudah untuk dia dapatkan, dan dia buang begitu saja, sampai dia bisa bisanya mempermainkan aku seperti ini, keterlaluan awas saja kau Ros, aku akan membalas perbuatanmu ini!" Gerutu tuan Jenson merasa sangat emosi dibuatnya.


Disisi lain Ros sendiri justru malah terus berdiri mematung di balik pintu kamarnya dengan kedua mata yang terbuka sangat lebar dan kedua tangan yang dia simpan di dadanya, merasakan detak jantungnya yang semakin kencang dan tidak dapat dia kendalikan saat itu, sebab dia terus merasa sangat tidak menentu dengan perasaannya sendiri, mulai dari pipinya yang memerah dan dia terus saja merasa berbunga-bunga.


Bahkan saat sudah membaringkan tubuh di ranjang, aku terus saja menatap ke langit-langit kamar dan terus menendang ke atas tanpa henti saking gemas dan bahagianya memikirkan apa yang baru saja terjadi diantara aku dan tuan Jenson, berkali-kali aku memegangi bibirku sendiri dan terus terbayang dengan perlakuan manis tuan Jenson yang bahkan mau meminta maaf dan meminta izin sekaligus padaku terlebih dahulu sebelum melakukannya.


...****************...


Berbeda dengan Ros, tuan Jenson justru terlihat begitu murung dan stress di kamarnya, dia masih terpikirkan dengan ucapan dari Ros yang mengatakan bahwa semua itu adalah sebuah kesalahan yang dia lakukan, walau sebenarnya di lubuk hati tuan Jenson yang paling dalam, dia juga merasakan kebahagiaan yang sama dengan Ros.

__ADS_1


"Aahhh....dia sangat menyebalkan, tapi kenapa aku bisa menyukai wanita sepertinya? Apa aku benar-benar sudah jadi bodoh?" Gerutu tuan Jenson kepada dirinya sendiri.


Lama kelamaan tuan Jenson juga tersenyum sendiri sambil melipatkan kedua tangannya di belakang kepala dan mulai tertidur dengan posisi terlentang, menatap ke langit-langit kamarnya yang berwarna putih dan cukup tinggi.


Pada nyatanya hubungan mereka saat ini dan semua yang telah mereka lewati sebelumnya, itu juga terjadi karena sebuah kesalahan, dimana Ros yang terpengaruh dengan obat dan tuan Jenson yang juga khilaf, tapi pada kenyataannya tuan Jenson juga pria yang bertanggung jawab, meski sebelumnya dia tidak mengakui janin yang ada dalam perut Ros termasuk kejadian malam itu, sebab dia merasa bahwa dirinya juga Koban atas jebakan yang dibuat oleh Desi.


Sedangkan Desi sendiri sampai saat ini dia sama sekali belum mengetahui bahwa sebetulnya orang yang dia jebak pada malam itu bersama dengan Ros adalah seseorang yang sangat berkuasa, bukanlah pria biasa yang selalu membeli wanita dengan begitu mudah di club malam, seperti yang dia kira sebelumnya.


Di rumahnya yang begitu megah, Desi meleparkan gelas yang dia pegang sebelumnya dengan sangat kencang.


"Prek!" Suara gelas pecah yang langsung berserakan di lantai.


"Sialan! Produser mana yang mau menjadikan Ros bintang iklan produk besar seperti ini?" Teriak Desi sangat kencang di iringi dengan sorot mata tajam dan emosi yang menggebu di dalam hatinya, ketika dia tidak sengaja melihat iklan di televisi yang menggunakan model utamanya Ros sebagai brand ambassador sebuah jam digital super canggih keluaran terbaru saat ini.


Dimana brand itu adalah salah satu brand yang sangat besar dan sangat di nantikan oleh banyak sekali aktris termasuk dirinya sendiri untuk bisa menjadi brand ambassador dan model dari produk luar biasa yang bisa tembus ke luar negeri dan mancanegara tersebut.

__ADS_1


__ADS_2