Janin Yang Tidak Dianggap

Janin Yang Tidak Dianggap
Sekretaris Roy Bertemu Moris


__ADS_3

Sedangkan disisi lain Nayla sendiri yang tinggal bersama sekretaris Roy, di apartemen berukuran kecil yang ada disana dan hanya memiliki satu kamar tidur saja, hal itu cukup membuat Nayla merasa canggung dan tidak nyaman karena sebelumnya dia sudah terbiasa tinggal di rumah mewah, dengan ruangan luas ber AC juga sangat rapih, berbeda jauh dengan apartemen milik Roy yang berukuran kecil, berantakan dengan banyak bekas makanan kaleng dimana-mana juga pakaian dia yang sangat berserakan tidak karuan.


Saat pertama kali masuk ke sana Roy, juga merasa sedikit malu dan dengan cepat dia memunguti semua pakaian dia yang berserakan di sofa sambil segera mempersilahkan Nayla untuk duduk disana.


"Aahh silahkan duduk, maaf ya rumahku memang sangat berantakan, aku tidak punya asisten dan tidak punya cukup uang untuk menyewa rumah yang lebih besar, kalau kamu tidak nyaman aku bisa memesankan kamar hotel di dekat sini." Ujar sekretaris Roy kepada Nayla saat itu.


Dengan cepat Nayla menolaknya, dia merasa tinggal di apartemen sekretaris Roy lebih aman bagi dirinya dibandingkan tinggal di hotel yang bisa saja ditemukan oleh Desi atau Mike nantinya, dan itu akan sangat berbahaya bagi keselamatan dia juga Ros.


"Ahh tidak tidak, aku bisa tinggal disini kok, walaupun ini memang sangat buruk, tapi dulu aku juga pernah tinggal di kosan satu petak yang jauh lebih kecil dibanding rumahmu, jadi aku tidak masalah dengan semua ini, mati biar aku bantu membersihkan rumahmu." Ucap Nayla dengan lembut dan dia turut memunguti bekas makanan kaleng dan menyapu rumahnya tersebut.


Sekretaris Roy merasa sangat senang karena ada orang yang mau membantu dirinya membersihkan kekacauan yang sangat banyak ini.


Mereka mulai membersihkannya bersama sehingga semua pekerjaan bisa selesai tepat waktu, dan sekretaris Roy segera pergi ke luar untuk membeli bahan makanan yang baru karena bahan makanannya sudah habis. Dia berpamitan kepada Nayla dan mempersilahkan Nayla untuk beristirahat dahulu selagi menunggu dia kembali.

__ADS_1


"Nona Nayla silahkan istirahat di kamarku, aku akan pergi membeli bahan makanan dahulu, dan kau jangan khawatir aku akan tinggal di apartemen sebelah, jadi kau bisa leluasa tinggal disini, nanti malam baru aku akan ambil beberapa barangku untuk pindah." Ujar sekretaris Roy kepada Nayla dengan penuh hormat.


Nayla hanya mengangguk saja dan terus berterimakasih kepada sekretaris Roy karena sudah mau menerima dia dengan sangat baik, dan sudah mau menampung dia seperti ini, tetapi sekretaris Roy melakukan semua ini hanya karena dia mendapatkan tugas dari tuan Jenson dan Nayla adalah sahabat baik istri dari sahabatnya sekaligus bosnya tersebut, jadi tentu saja Roy juga akan bersikap sebaik mungkin dan menjaga Nayla seperti yang di katakan oleh Ros dan tuan Jenson kepada dia sebelumnya.


Dia segera pergi untuk berbelanja dan membeli makanan jadi karena tidak akan sempat jika harus memasak terlebih dahulu, perutnya kali ini sudah terlanjur lapar dan sudah bersuara sangat nyaring sejak dia selesai membereskan apartemen miliknya tersebut.


"Aahhh ....dasar perut ini, selalu saja tidak bisa diajak bekerjasama, apa sebaiknya aku cari makan dulu saja ya?" Gerutu sekretaris Roy sambil segera mencari tempat makan terdekat saat itu juga.


Tapi sayangnya disaat dia tengah buru-buru memesan makanan, seorang perempuan malah menyenggol tubuhnya dan membuat pesanan milik sekretaris Roy jatuh berserakan ke lantai. "Aahh bruk..." Suara Moris yang menabrak sekretaris Roy dari samping karena dia terseret orang lain yang mengantri kala itu.


Sekretaris Roy membelalakkan matanya sangat lebar dan menatap ke arah makanan dia yang terbuang begitu saja di lantai, begitu pula dengan Moris yang langsung meminta maaf berkali-kali kepada sekretaris Roy, tetapi bukannya mendapat maaf justru Moris malah mendapatkan bentakkan keras darinya karena rambut keribonya itu mengenai wajah sekretaris Roy disaat dia mencoba untuk meminta maaf dengan membungkuk di hadapannya. "Aahh maafkan saya, saya sungguh tidak sengaja, tolong maafkan saya." Ucap Moris terus menerus merasa bersalah.


"Aishh .. berhenti! Rambutmu itu mengenai wajahku, dasar aahhh minggir sana, makananku sudah jatuh kau meminta maaf juga tidak akan mengembalikan semuanya, aishh." Ucap sekretaris Roy yang dibuat sangat emosi karena kejadian tersebut.

__ADS_1


Moris tidak tahu harus berbuat apa lagi, dia pun segera memberikan sejumlah uang yang dia miliki kepada sekretaris Roy sebegitu bentuk ganti rugi karena makanan milik sekretaris Roy jatuh ke lantai karena dirinya.


"Aku kan sudah minta maaf, dan ini ambil saja uang ini untuk mengganti kerugian nasimu itu, kau bisa membeli porsi baru, aku sungguh minta maaf aku tidak bermaksud melakukan semua itu dengan sengaja." Ucap Moris berusaha untuk bertanggung jawab atas perbuatannya tersebut, meskipun dia memang tidak sengaja melakukan semua itu.


Sekretaris Roy yang melihat ada seorang wanita berani merendahkan dia dan meremehkannya seperti itu, tentu saja dia tidak senang, karena yang dia butuhkan bukan uangnya tetapi waktu yang sudah terbuang dan tidak dapat diulang lagi.


"Hah, seenaknya saja kau mau ganti rugi dengan uang begitu mudahnya, kalau aku pesan lagi memangnya waktuku akan kembali? Aku sangat sibuk dan tidak ada waktu untuk mengantri lagi dengan banyak orang seperti ini, dan satu lagi aku tidak butuh uangmu, minggir kau!" Bentak sekretaris Roy sambil menyenggol tubuh Moris dengan kuat.


Moris tidak tahu lagi harus berbuat apa, karena dia sudah mencoba untuk bertanggung jawab dengan apa yang bisa dia lakukan, tetapi karena sekretaris Roy sendiri yang mengabaikan bantuan darinya dia pun tidak memperdulikannya lagi, yang ada Moris justru merasa senang karena uangnya bisa terselamatkan.


"CK...dasar sombong, memangnya dia mau aku bagaimana lagi untuk meminta maaf dan bertanggung jawab kepadanya, hanya karena makanan segini saja sudah sangat sensitif dasar orang kaya selalu seperti itu." Gerutu Moris menggerutu terus sambil membereskan sisa tumpahan makanan dari tuan Roy, karena ternyata Moris bekerja di tempat itu sebagai bagian kasir yang baru dan sebelumnya dia memang terburu-buru dan ada orang lain yang menyenggol tubuhnya sehingga dia malah menabrak sekretaris Roy tidak sengaja.


Dia kembali melanjutkan pekerjaannya itu sementara sekretaris Roy terpaksa harus membeli roti untuk dia makan karena uangnya sudah dia tabungkan untuk membeli rumah, sementara sisanya masih harus dia belikan untuk bahan makanan bagi Nayla sesuai dengan apa yang diperintahkan tuan Jenson kepadanya.

__ADS_1


__ADS_2