
Meski sudah begitu tuan Jenson bukannya berhenti dia malah semakin menjadi dan terus menggelitik aku meski aku sudah berteriak meminta ampun darinya, hingga akhirnya wajah kami berhadapan dan saling tatap satu sama lain, jantungku berdetak sangat kencang dan entah kenapa rasanya saat itu tuan Jenson terlihat lebih tampan dari biasanya, dia sangat menggemaskan bagiku dan aku segera mendorongnya agar menjauh hingga dia merebahkan tubuhnya di sampingku, dan mulai berbicara lagi denganku. "Ah..hah....hah...hah... Ros aku ingin bertanya serius denganmu." Ucapnya membuat aku sedikitpun penasaran dengan hal itu.
Segera aku berbalik menoleh ke arahnya dan mengesampingkan tubuhku untuk menghadap ke arahnya. "Tanya apa?" Balasku dengannya sangat penasaran.
Tatapan tuan Jenson terlihat semakin serius dan entah kenapa aku juga mulai merasa tidak tenang, aku takut dengan apa yang akan dia tanyakan denganku saat ini, wajahnya yang semula tertawa dan ceria sekali, sekarang justru malah sudah berganti dengan cepat menjadi serius dan menatap ke arahku sangat lekat, aku dibuat sangat gugup oleh tatapannya itu. "Tuan katakan saja apa yang mau kau tanyakan, jangan membuat aku gugup seperti ini." Balasku kepadanya lagi karena sudah tidak sabar untuk mendengar pertanyaan darinya kala itu.
Sampai tiba-tiba saja tuan Jenson mengusap pipiku dengan lembut dan senyum kecil menghiasi wajahnya. "Apa kau sungguh sudah tidak membenci aku lagi, aku kau yakin kau juga mencintaiku?" Tanya dia membuat aku merasa sedikit lega tapi ada rasa sakit juga karena ternyata tuan Jenson terlihat masih ragu dengan ucapan cintaku kepada dia selama ini, padahal aku sungguh sudah membuka hati kepada dia, meski memang tidak secepat dia mencintai aku, tapi aku sudah memberikan semua kepercayaan yang aku miliki untuknya hingga aku tidak percaya bahwa aku benar-benar sudah mencintainya setulus saat ini.
"Tuan aku sungguh sangat mencintaimu, aku tidak mungkin berbohong atau pura-pura menyukaimu, lagi pula jika aku tidak menyukaimu dengan tulus menggunakan hatiku, mana mungkin aku melakukan hal itu denganmu sebelumnya, bahkan dengan persetujuan dariku sendiri, tapi aku juga mengerti jika kamu masih merasa ragu dengan jawaban dariku, percayalah tuan aku sungguh telah menerimamu sebagai suamiku sepenuhnya." Balasku kepada dia di iringi dengan senyum yang lebar.
__ADS_1
Tuan Jenson juga ikut tersenyum kepadaku, ini adalah momen paling menenangkan dan damai untukku, aku rasa ini mungkin sudah saatnya aku melupakan semua masalah yang ada dalam hidupku entah yang saat ini terjadi atau pun permasalahan di masa lalu.
Jadi aku hanya bisa fokus dengan rumah tangga dan keluarga kecilku saja.
Ros terlihat bahagia dengan liburannya di Jepang bersama suami serta putranya, tetapi tanpa mereka sadari bahaya benar-benar tengah mengintai mereka saat ini, Desi sudah mendapatkan kabar dan menemukan jejak bahwa Nayla tidak dapat ditemukan sedangkan dia sudah mengetahui tentang keberangkatan Ros beserta suaminya itu ke Jepang, apalagi saat dia melihat postingan yang di diperlihatkan oleh Ros di media sosialnya yang kembali mendapatkan banyak pengikut berdatangan, setelah sekian lama aku media sosial itu di bekukan oleh Ros kini dia telah membukanya kembali dan postingannya di awali dengan liburan bahagia dengan sang suami yang dia buramkan wajahnya sesuai dengan keinginan dari tuan Jenson sendiri.
Tentu saja dengan adanya pemberitaan itu dan kabar mengejutkan kembalinya sang aktor legendaris Ros, membuat jagat dunia maya heboh kembali, hanya dalam beberapa jam saja, nama Ros sang aktor sekaligus penyanyi terkenal di lima tahun yang lalu menempati urutan pertama dan menjadi trending topik di seluruh media sosial, bahkan foto-foto jaman kejayaannya yang dulu mulai kembali terkumpul di media sosial dan ternyata sampai saat ini masih ada banyak sekali ribuan penggemar yang membanjiri kolom komentar media sosial Ros, dan mereka masih menunggu Ros untuk kembali menghiburku mereka semua, meski ada beberapa komentar negatif dan masih membahas tudingan mengenai rumor di masa lalu, tetapi saat ini komentar itu sudah kalah tertimbun oleh banyaknya komentar positif dan dukungan dari para penggemar Ros, hal tersebut membuat sekretaris Roy kaget sekaligus merasa senang karena rencana dia benar-benar telah berjalan sangat lancar, semua ini tentu saja terjadi karena rencana dan trik yang sengaja dilakukan oleh tuan Jenson di belakang Ros sejak lama.
Namun sengaja dia baru membongkarnya saat ini, ketika dia sudah tahu bahwa Ros akan kembali bermain di dunia hiburan, meskipun Ros sendiri hanya mendapatkan peran pendukung tetapi tuan Jenson ingin membuktikan pada dunia bahwa istrinya tersebut akan tetap menjadi orang nomor satu di dunia hiburan itu dan tetap akan bersinar meskipun banyak orang yang tidak menyukainya. Setelah mendapatkan kabar gembira tersebut dari sekretaris Roy, tuan Jenson langsung memberitahukannya kepadaku saat itu juga.
__ADS_1
Padahal kami tengah makan malam di restoran yang ada di hotel tempat kami menginap.
"Sayang lihatlah kemari, namamu sudah menjadi trending topik, postinganmu juga sudah mendapatkan banyak sekali like dan komentar dari para penggemarmu dahulu, kau masih sama hebatnya dan bahkan lebih hebat." Ucap tuan Jenson sambil menunjukkan akun media sosialku yang dia gunakan dan dia aktifkan kembali tanpa sepengetahuan aku, membuat aku sangat kaget hingga membuka mata begitu lebar dan terus saja menutup mulutku yang terperangah dengan kedua tangan.
"Astaga....A..apa ini? Tuan kau menggunakan akun media sosialku diam-diam ya?" Tanyaku kepadanya meminta penjelasan.
"Iya, tapi kau jangan marah denganku, aku melakukan semua ini demi kebaikan dirimu juga, aku tidak bisa diam saja saat tahu kau hanya menjadi pemeran pendamping dan kamu tidak mau aku membantumu untuk mendapatkan peran utama bukan, makanya aku melakukan ini, dan aku sudah memposting beberapa foto kita di media sosialmu, jadi tidak akan ada fans yang berani mengajakmu menikah lagi." Tambah tuan Jenson semakin membuat aku kaget tidak karuan.
Jelas aku sangat kaget dan tidak menduga jika tuan Jenson bisa merencanakan rencana yang sangat besar seperti ini dengan begitu mulus, bahkan beberapa saat yang lalu aku dan dia masih asik bercanda ria, dan tidak pernah aku bayangkan hal seperti ini bisa terjadi dengan begitu cepatnya terhadap aku, meski sebenarnya aku juga cukup senang ketika melihat komentar dari para penggemar yang memberikan banyak dukungan untukku, tetapi mengetahui hal sebesar ini secara tiba-tiba masih cukup membuat aku kaget dan syok di buatnya.
__ADS_1