Janin Yang Tidak Dianggap

Janin Yang Tidak Dianggap
Nayla dan Rasya


__ADS_3

Karena Rasya sudah berpikiran seperti itu, dia pun memutuskan untuk terus saja berusaha membuka hatinya untuk Nayla, mereka cukup dekat belakangan ini dan terus saja selalu menghabiskan waktu luang mereka bersama-sama, hingga rasa nyaman itu mulai terlahir dari dua hati mereka.


Rasya yang awalnya tidak menyukai sosok Nayla, kini dia sudah mulai cemburu ketika melihat Nayla dekat sedikit saja dengan pria lain, dan hal itu sudah cukup menunjukkan bahwa Rasya sudah menyukai Nayla walau dia belum menyadari hal itu sepenuhnya dan belum mengakuinya kepada Nayla.


Tetapi dengan sikap Rasya yang mudah cemburu dan terlihat lebih manja dibandingkan sebelumnya. Nayla sendiri sudah bisa merasakan banyaknya perubahan besar itu dari Rasya pada kehidupan dia selama ini, dia merasa sangat senang apalagi ketika Rasya benar-benar sudah menyadari rasa sayangnya kepada Nayla dan dia juga terus berharap Rosa masih bisa kembali ke negara ini dan bertemu dengannya, sekaligus menunjukkan kepadanya bahwa dia sudah bisa mendapatkan Rasya, itu juga berkat kebaikan Rosa yang memahami posisi dia sebelumnya.

__ADS_1


Sambil memandangi sebuah foto di album kecil yang dia miliki Nayla duduk dan merindukan sosok Rosa yang selalu menemani dia dan ada di sampingnya dalam kurun waktu yang cukup lama sebelumnya.


"Tidak dimanakah kamu sekarang, aku sangat merindukanmu kamu, ada banyak hal yang ingin aku ceritakan kepadamu, karena hanya kamu yang bersedia mendengarkan semua ceritaku walau terkadang itu tidak masuk akal, tapi Rosa seandainya kamu tahu, bahkan kamu banyak sekali membantuku, bahkan untuk mendapatkan hati Rasya sekalipun, aku tahu kamu pergi karena kamu tahu Rasya menyukai dirimu bukan, aku percaya padamu Rosa, aku juga bisa melihat di matamu tidak ada rasa cinta yang lebih kepada Rasya, maaf karena aku sahabat yang buruk bagiku Rosa." Ucap Nayla sambil terus mengusap foto mereka bertiga yang dia ambil ketika Ros tengah mengandung saat itu.


Nayla terus saja mengusap album foto itu dan dia menitikan air mata hingga membasahi album fotonya dan dengan cepat Nayla membersihkannya lagi, dia benar-benar sangat merindukan sosok Rosa yang sangat baik baginya bahkan Nayla sampai terus memeluk foto itu dalam dekapannya.

__ADS_1


Padahal disisi lain aku masih harus bekerja keras menafkahi putraku Teguh yang saat ini sudah berusia lima tahun, dan dua tahun lagi dia sudah harus masuk ke sekolah dasar, aku ingin dia terus tumbuh dengan penuh kegembiraan sama seperti apa yang dia rasakan ketika bermain di panti tempat aku menitipkan Teguh setiap kali aku pergi bekerja selama ini.


Sejak usia Teguh sudah lima tahun aku sudah mulai bekerja, disalah satu cafe yang dekat dengan rumah susunku sendiri saat itu, sehingga aku bisa keluar dan pergi memeriksa keadaan atau pakaian untuk Teguh meski masih dalam jam kerja saat itu.


Dan putra kecilku ini benar-benar sangat baik juga penurut dia sangat cerdas bahkan dia bisa mengerti dengan semua yang aku ucapkan padanya, dia sangat disiplin ketika ada aku dan sangat penurut kepadaku tetapi aku sebagai ibunya tentu saja tahu dengan jelas bagaimana karakter anakku sendiri selama ini.

__ADS_1


Sebab Teguh ini hanya bakkndengan beberapa teman saja tetapi dia akan sama sekali tidak perduli dengan siapapun setelah itu. Dia sangat cerdas dengan pemikiran dia yang sudah terbuka padahal dia masih berusia Lima tahu, tapi dia bahkan lebih cerdas di bandingkan aku, dan semakin Teguh bertambah usia wajahnya justru malah semakin mirip dengan pria yang bernama tuan Jenso tersebut.


__ADS_2