Karena Aku Mencintaimu, Raya

Karena Aku Mencintaimu, Raya
BAB 69 Resepsi Pernikahan


__ADS_3

Sebagai penebus kesalahan tidak up, Mbak Idaman usahain up dobel yah


Nggak panjang-panjang...met baca readers....


Selesai mandi dan sarapan, mereka langsung meluncur ke PT Diamond Jewerly Banjarmasin, 3 hari berturut-turut  mereka lembur di sana. Pembukuan dan sistem di Banjarmasin sangat kacau melebihi yang ada di Pekanbaru. Tahun lalu yang melakukan audit Tuan Muda Alvero di dampingi Asisten Je, entah kesepakatan dari perusahaan atau memang waktu yang mendesak hingga tidak terlalu di periksa oleh Tuan Muda. Kini, pembukuan itu sangat kentara kalau banyaknya rekayasa. Banyak sistem yang harus diperbaiki membuat mereka harus tinggal lebih lama dari waktu yang ditentukan.


Dalam waktu 3 hari, mereka selalu bekerja lembur untuk menata kembali berbagai porsi jabatan dan berbagai  pelanggaran yang terjadi. Banyak berkas-berkas yang mereka teliti yang tidak sesuai dengan fakta yang ada di lapangan. Tenaga dan pikiran mereka kali ini benar-benar terkuras, hingga tidak ada satupun orang yang berusaha untuk leha-leha.


Jam malam pun diberlakukan untuk lembur bagi semua auditor, pejabat, serta karyawan PT. Diamond Jewerly. Khusus Raya malam ketiga ini ia free sampai jam 7, jadi dia bisa langsung ke kamar untuk istirahat. Setelah mandi, ia melaksanakan sholat magrib dan isyak, karena tadi waktu magrib harus dikebut dengan memeriksa pembukuan yang sangat banyak. Selesai sholat ia beranjak ke balkon sambil membawa telepon. Banyak panggilan tak terjawab dari Mbak Hanna istri Ervin mantan suaminya. Segera ia menelpon balik, dalam deringan ketiga nada tersambung.


“Raya mengapa sulit sekali kau dihubungi?” Protes Hanna tanpa basa-basi.


“Assalamu’alaikum Mbak Hanna …” Jawab Raya seraya menyindir salam.


“Wa’alaikumussalam, hehe, udah, ayo jawab dong”


“Iya mbak, ini lagi audit berbagai perusahaan yang terkait dengan pusat, saat ini sedang di Banjarmasin, waktu  istirahat mepet mbak”


“Anak-anak sama siapa?”


“Ada yang menjaga mereka mbak”


“Siapa? Aku kok nggak dengar kamu mau pergi audit, ke luar kota lagi, berapa lama?” Berondong Hanna. Raya terkikik.

__ADS_1


“Mbak tanyanya satu-satu dong”


“Ah, kelamaan, aku penasaran Ra, ayolah…”


“Iya mbak, mereka sama Lani dan Leon 2 bodyguard yang disediakan oleh perusahaan tempatku bekerja” Jawab Raya, ia tidak bohong kan, mereka berdua kan memang bodyguard nya Asisten Je, yang notabene atasannya di kantor.


“Aman kan?”


“Aman lah mbak, aku tiap hari telponan sama mereka kok, alhamdulillah mereka baik-baik saja”


“Syukurlah kalau begitu” Helaan nafas lega terdengar di telinga Raya, “Kamu sama siapa saja?” Tanya Hanna kemudian masih penasaran. Kenapa ia tanya begitu, karena secara kebetulan ia membuka medsos dan menemukan ig Raya dengan foto kebersamaannya dengan seorang laki-laki saat di Padang. Sebuah restoran elite yang menjadi backgroundnya.


Hanna sempat bertanya sama Ervin, ternyata suaminya itu mengenal sosok laki-laki itu yang biasa di panggil dengan Asisten Je. Akhirnya ia pun melanglang buana ke medsos sang asisten dan jreng…jreng… ditemukan satu foto yang membuat ia dan suaminya shock berat. Di sana terlihat sang asisten itu sedang mencium kening Raya yang dalam keadaan terpejam, di atas kasur lagi. What?!


“Banyak kok mbak, ada atasanku, dan beberapa pemegang saham yang ikut”


“Emang ada apa mbak?” Tanya Raya penasaran.


“Ehm, nggak, tapi coba kamu lihat medsos terutama medsosnya atasanmu, aku tutup dulu ya, nanti kabari aku lagi  kalau dah ketemu, kapanpun kamu senggang, bye, assalamu’alaikum”


“Waalaikumussalam, aneh” Raya bergegas membuka medsosnya dan mencari laman ig dan mengetik nama Asisten Je. Seketika ia terbelalak menyaksikan foto dirinya dalam dekapan laki-laki itu dan posisi yang sangat intim dengan bibirnya yang mencium kening Raya.


“Kau sedang bertelponan sama siapa?” Tanya suara dari depan pintu balkon, Raya spontan menoleh kemudian berdiri dengan berkacak pinggang. Wajahnya sudah merah karena marah, tapi dalam pandangan Asisten Je wajah Raya tampak menggemaskan.

__ADS_1


“Apa-apaan dengan foto yang tersebar di medsos itu, hargai privasi ya Tuan, apalagi foto seperti itu, apa Anda tidak merasa malu?” Raya langsung protes dengan suara kesal.


Suaminya itu hanya mesam-mesem tak jelas.


“Dimana letak salahnya, kita sudah menikah, kenapa harus marah?”


“Anda tidak sopan tahu mengirim foto seperti itu, itu melanggar privasi namanya! Lagian saya masih belum setuju ya ada pengumuman resmi tentang…” Asisten Je menggapai tubuh istrinya dan dikungkungnya dengan tubuhnya yang kekar hingga ke dinding balkon.


“Masih belum terima dengan kenyataan kalau kau sudah menjadi istriku, hm?” Raya gelagapan dibuatnya.


“Bu..bukan begitu, aku takut keluargaku shock, mereka tidak tahu kalau kita sudah menikah, tahu-tahu melihat foto  seperti itu, apa kata mereka tentangku nanti” Alasan Raya seraya menatap manik mata suaminya.


“Kalau begitu ayo kita umumkan dengan resepsi pernikahan” Kata Asisten Je enteng.


“Jangan…maksudku, biarkan aku berbicara dulu pada mereka, aku merasa telah berbuat maksiat di hadapan mereka” Sesal Raya menunduk. Asisten Je mengangkat dagu istrinya, di kecupnya bibir ranum itu lembut.


“Hei, dengar aku, kita sudah menikah dan aku janji sepulang dari auditoring ini aku akan segera mempersiapkan  segalanya agar pernikahan resmi kita segera digelar, aku siap menemui orang tuamu”


Raya memandang suaminya intens, laki-laki itu mengangguk.


“Bisakah kamu hapus foto itu, aku tidak nyaman sayang, please…tadi Mbak Hanna sudah nelpon aku menanyakan itu, aku bingung jelasinnya karena aku sendiri nggak tahu foto seperti apa yang dia lihat”


Asisten Je mengangguk, dia mengeluarkan hp nya kemudian membuka medsos dan klik. Ia menghapus postingan foto dirinya dengan Raya. Asisten Je menunjukkan medsosnya pada istrinya.

__ADS_1


“Sudah kan? Sekarang waktunya tidur, masuklah, aku ke kamar mandi dulu” Asisten Je membawa istrinya masuk ke kamar sementara ia berjalan ke kamar mandi.


TBC


__ADS_2