Kawin Terpaksa

Kawin Terpaksa
Godaan perkawinan pertana


__ADS_3

Novi asik berbincang denganMelati dan Bunga,mereka terkadang tertawa bersama.Melati dengan gayanya yang lucu menggoda Bungga,melati mencubit pipi bungga,bunga berteriak


"Aduh!,saya tak suka kalau pipi saya dicubit,gantian ,kalausaya cubit kamu apa boleh?"


Bunga mengejar Melati, Melati berlari0,melihat hal itu Novi twrsenyum ia mengelengkan kepalanya,setelah keayahan mereka jetempat Novi kembali.


"Saya heran dengan kalian berdua,hari sepanas ini masih saja berlarian kesana kesini,apa tak capek,kayak anak kecil saja."


Melati dan Bunga cengegesan,dan tertawa bersama.Melati melihat pada Bunga,Bunga saya haus,kita minum jus saja di kedai di seberang jalan,disana nanti kalau papa kamu datang bisa terlihat Novi."


Mereka saling pandang dan akhirnya mereka sepakat pergi ke kedai minuman


"Novi,kita sekarang jarang berjumpa Arya,kenapa ya?,kalau ada dia kita bisa mintak traktir."


Novi melihat pada Melati,ia memonyongkan mulutnya.


"Kalau ada Arya kamu saja yang pergi dengannya."


Novi berkata ketus,Melati dan Bunga saling pandang.


"Jangan bicara begitu dong,kita sahabat bertiga,kalau sedang bertiga tak mungkin kita pergi sendiri sendiri,orang lain hanya pelengkap saja.Bunga dan Novi tesenyum mendengar ucapan melati,di seberang jalan ia melihat mobil yang dikendaraai pak ujang,Novi menelepon pak ujang,ia tinggaljan temannya untuk menelepon pak ujang


"Pak,sebentar lagi kita pergi ,saya mau minum jus dulu,lagi pula saya belum menerima telepon dari mas Remon,ya, ya ,sebentar lagi ya pak,ya ,asalammualaikum."


Kedua temannya mendekati Novi setelah Novi menelepon.mereka nampak ingin tahu dengan siapa Novi menelepon


"Novi,siapa yang menelepon?Nopi menoleh pada Melati,


"Sama orang di rumah ".


Novi menjawab asal saja,temsnnya hanya menjawab "O" saja.

__ADS_1


Sesampainya mereka di kedai mereka memesan jus,dan pical.setelah pesananya sampai mereka makan,Novi melihat Jam tangan sambil makan, hari sudah jam tiga,ia terkejut,temannya memperhatikannya.


"Ada apa novi,kok kamu kelihatan terkejut ketika melihat jam tanganmu?."


Bunga tampak heran,Novi agak gelisah.


"Melati,Bunga,saya pergi dulu,saya ada perlu sebentar,ni saya yang Traktir,


"Novi memberi uang dua ratus ribu pada Melati,Melsti tak nau menerima,Novi bersikeras.


"Ini banyak sekali Novi,belanja ini tak seberapa."Novibtersenyum


"Pegang saja kalau ada kembalinya ,nanti kalau kita belanja lagi kan bisa di pakai uang."


Melati mengangguk,setela bicara dengan kedua sahabatnya ia berjalan meuju mobil yang di kendarai pak ujang,kedua temannya melihat dari jauh Novi nak kedalam Mobil.


Sementara itu,Remon yang lupa ada janji dengan istrinya,saat menerima telepon ia langsung ke tempat Ira memesan makanan.Remon sengaja tidak makan bersama tamunya ia menyuruh asistennya menemani tamunya.Setelah menemani tamunya makan, asisten kembali kekantornya.Ira menyambut dengan senang kedatangan Remon,Remon dengan senyum khasnya melihat pada Ira,setelah berbincang sesaat mereka memesan makanan.


"Tadi bapak keluar mbak,apa mbak sudah ada janji?


Karyawan memanggil mbak karna dilihatnya Novi masih muda,wajah Novi masih alami


"Saya tadi langsung janji sama pak Remon langsung pak,."Novi menjelaskan, pada karyawan tersebut,ia tak ingin memberi tahu bahwa ia istri Remon


"Kalau begitu mbak lebih baik kami antar ke asisten bapak saja,mbak bisa lebih tahu lagi mengenai bapak dimana."


Novi mengangguk,ia tersenyum.Karyawan itu mengantar Novi ke ruang Remon.saat ia berjumpa dengan Heri,heri menyapanya dengan sopan,karyawan itu heran melihat Novi kenal dengan Heri,Heri memberi isyarat agar Karyawan itu pergi dari ruangan ituSepeninggal karyawan ,heri membawa Novi keruangan bosnya,mereja duduk di kursi tamu,dan berbincang.


"Saya tadi sudah janji sama mas Remon pak,tapi saat saya telepon ia tidak mengangkatnya."


Maaf buk,saya akan mencoba menelepon pak Remon."

__ADS_1


Novi mengangguk,saat Heri menekepon oak Remon,mereka terkejut ,telepon berdering di meja Remon,Novi berdiri mendekati meja bersama Asisten heri,ia melihat Hp Remon disana,Novi merasa tidak enak hatinya,ia melihat pada asisten heri.


"Pak heri,bagai mana ini,mengapa hp mas Remon ketinggalan di sini,ada apa ya?."


Novi kelihatan cemas,pak Heri tak bisa berkata apa apa,ia pun terkejut,tak biasanya bosnya begitu.


Satu jam Novi duduk dikantor suaminya, tapi belum ada kabar tentang Remon ,karna hari sudah sore,Novi di anjurkan untuk pulang oleh asisten Heri.Akhirnya Novi pulang tapi tiba tiba saja ia ingin makan makanan yang ada di restoran dimana ia sering makan dengan Remon,setelah sampai di restoran itu Novi tidak menperhatikan ada mobil suaminya di sana ,ia masuk,restoran tampak Rami .Novi sangat terkejut melihat suaminya tertawaberdua jearahbya,ia mencoba bersembunyi di antara orang Ramai ,Remon tidak melihatnya,ia masih terawa bersama Ira.


Remon asik berbincang dengan Ira tak melihat ada mobil yang dikendarai pak ujang yang menbawa istrinya,pak ujang sedang asik main hp,ia tak melihat majikannya.


Lama Novi termenung disana,akhirnya ia tak hadi membeli makanan itu,ia melangkah dengan gontai ia menahan tangisnya,ia malu dengan pak ujang,ia naik kemobil..


"Pak,saya mau duduk di taman,kalau ada tamsn kita berhenti ya pak?


"Iya buk.." Sopir menjawab singkat


Setekah mobil berjalan,tak lama ada taman dan mobil berhenti di sana.Novi turun sendiri,pak ujang menunggu di dalsm mobil Ditaman Novi duduk sendiri,ia terisak sendiri,air matanya berlinang,cukup lama ia menangis,tak lana ia termenung sendiri,ada irang yang lewat nereka melihat Novi.


"Tak pernah disangka dan tak terpikirkan mas Remon mengkianati saya ,ia pura pura baik saja, seolah olah ia menyayangi saya,saya tertipu selama ini."


Novi berkata sendiri sambil air mata bercucuran.lama ia berada di sana.termenung seorang diri,tak kams ia dikejutksn oleh Sopir yang menghampirinya,sopir terkejut melihat istri majikanya matanya sembab.


"Buk ada apa buk mengapa ibu menangis disini." air mata Novi menetes lagi mendengar pertanyaan sopirnya.


"Saya merasa sedih saja pak saya tidak apa apa ."


Sopir itu berdiri,ia terdian sambil melihat istri majikanya.Akhirnya Novi bersedia di ajak pulang.Sampai dirumah dilihatnya Remon belum pulang.Novi lansung masuk ke kamarnya,setelah mandi ia lansung solat isya,setelah itu ia naik ke tempat tidur dan tak lama tertudur.Jam sembilan Remon telah sampai di rumah,la lansung ke kamarnya dilihatnya istrinya sudah terlelao tidur,ia mengecup kening istrinya ,setelah itu ia mandi dan tidur berbaring di di samping istrinya,dilihatnya istrinya ia tersenyum.


"Heran mengapa hari ini kamu cepat sekali tidurnya sayang,apa mungkin kamu ketih atau bawaan kehamilanmu sayang."


Remon mencium lagi istrinyadan ia pun bervaring dam memejamksn matanya,mereka tertidur bersama.

__ADS_1


__ADS_2