Kawin Terpaksa

Kawin Terpaksa
Kamu tahu ulang tahunku


__ADS_3

Remon berada di toko perhiasan ia melihat lihat kalung dan cincin,karyawan toko menghampirinya.


"Mau cari apa pak?"


Remon melihat sebentar pada karyawan itu


"Cari kalung dan cicin"


Pelayan mencari beberapa kalung dan cincin yan terbaik.


Tanpa memperhatikan pelayan Remon berkata sambil menunjuk kalung dan Cincin.


"Saya mau kalung yang itu, dan cincin yang di sana ,,ya mbak yang itu mbak,saya suka dengan model kalung dan cincin itu",


.Remon menunjuka kalung yang diinginkannya


Pelayan toko mengambil kalung dan cicin itu dan memberikanya pada Remon,dan menjelaskan pada Remon


"Pak ini kalung dan cincin ini model terbaru,untuk istri atau pacar bapak ini bagus pak,harganya bagus juga dari yang lain."


Remon nelihat jaryawan itu.


"Saya mahal tak jadi masalah,yang penting saya suka ,dan saya harap istri saya suka juga nanti".


"Ooo,ini untuk istri bapak?."karyawan berkata,


"Ya ,untuk hadiah ulang tahunnya,istri saya itu orangnya sederhana,tak suka pakai perhiasan." Remon menjelaskan


"Pak,kalau di beri hadiah dari suami tentu maulah istri bapak,wanita kan suka perhiasan pak"


"Mudah mudaham ia seperti yang kamu sangka Mbak,karyawan toko itu melihat pada Remon,Remon mengeluarkan dompetnya.


Setelah menyelesaikan pembayaran Remon keluar dari toko itu.


Dirumah Novi,ia baru saja selesai mandi,sore itu Novi telah berada di rumah,setelah kuliah tadi ia lansung pulang,Setelah merasa rapi Novi pergi keluar kamarnya,ia mencium bau masakan, ia heran ,biasanya bibik hanya pagi saja memasak.Novi pergi ke dapur,ia mendekati bibik.


"Masak apa bik?,tumben sore bibik masak lagi."


"Pak Remon menyuruh saya masak,katanya akan ada pesta mbak"


Novi heran,ia tak tahu ada pesta.


"Kok mas Remon tak bicara akan ada pesta bik"


"Mungkin pak Remon lupa untuk membicarakan pada mbak."


Novi tampak agak panik


"Berapa orang tamu yang akan datang bik?"


"Saya tidak tahu mbak,bapak tak memberi tahu tadi buk."


"Apa saja yang bibik masak?"

__ADS_1


Novi melihat satu persatu yang dimasak bibi,ia tampak heran.


"Bik katanya mau ada pesta,kok masaknya sedikit sekali ,Kalau segini lima orang saja yang bisa makan bik."


Bibik hanya diam,ia ia tadi keceplosan berbicara,tadi Remon melarangnya memberi tahu pesta ini Pada Novi,karna ia ingin nembuat kejutan untuk istrinya.


Novi heran bibi tak menjawab pertanyaannya


"Mungkin makanan yang lain,sudah di pesan bapak mbak"


Bibik menjawab asal saja.Novi melihat kejendela,Saat itu terdengar bunyi mobil berhenti,Novi keluar melihat siapa yang datang,ia menyangka teman teman Remo yang datang.,Rupanya Remon turun dari mobilnya,ketika melihat Novi Remon tersenyum .Novi menciun tangan Remon,Remon mencium kening Novi.


Setelah siap mandi dan rapi ,Remon pergi menuju Meja makan Remon pakai baju kemeja lengan panjang yang berwrna putih dan celana hitam,makanan dan minuman telah dihidangkan,di atas meja Novi tampak binggung ,ia melihat pada Remon.


"Mas kata bik Ijah hari ini ada pesta,apa betul mas,saya lihat dari tadi tak satu pun tamu yang hadir,lagi pula saya lihat makanannya sedikit,apa cukup makanan itu mas?."


Remon memanggil pekerja di rumah itu untuk masuk berkumpul di ruang keluarga,semua nya cepat berkumpul ke tempat Renon berdiri,Novi makin penasaran dan heran.


"Untuk apa mereka di panggil mas?"


"Sayang gantilah baju kamu,pakai baju pesta yang pernah mas belikan untukmu,dandan lah sedikit ya ,"


Remon tidak menjawab pertanyaan Novi,walau binggung Novi berjalan kekamar untuk menganti pakaian,setelah beberapa saat ia keluar,walau tak memakai jasa salon,Novi tampak kelihatan cantik,


Novi melihat yang membantu rumah mereka datang satu persatu,setelah di beri arahan oleh Remon,,mereka di suruh ke taman,tempat keluarga Remon biasa bersantai,Novi semakin terkejut melihat di sana,sudah ada beberapa orang di sana,ya beberapa orang teman suaminya,Melati dan Bunga ada disana,Bunga membawa tongkatnya ke sana.Taman itu telah dihiasi dan diatur sedemikian rupa.Mertua dan kedua adiknya ada juga di sana.Mertuanya sedang berbicara dengan beberapa orang teman Remon


Novi mendekati Bunga dan Melati,ia tersenyum kepadanya.


"Siapa yang mengundang kalian?"


Melati tersenyum ,mendengar ucapan Melati.Novi melihat pada Bunga"


"Bunga ,bagaimana dengan kakimu,terima kasih kamu sempatkan hadir,padahal kaki kamu masih sakit."


"Saya senang sekali ketika saya di undang,"


Bunga berhenti sejenak,


"Novi ,saya terkejut sekali ketika Melati mengatakan kamu sudah nikah,ketika saya melihat suamimu tadi saya tambah terkejut,usianya mungkin seumuran om saya,walau begitu wajahnya ganteng Novi."


Sedang asik mereka mengobrol Remon menghampiri Novi, Melati dan Bunga saling pandang,mereka lalu melihat pada Remon,Remon melihat pada mereka dan tersenyum,Melati memperkenalkan temannya pada Remon


"Mas ,kenalkan ini Bunga dan ini melati."


Suaminya tersenyum.


"Mas sudah mengenal mereka sayang,kan mas yang mengundang mereka."


Ooo,iya,mereka kesini mas yang mengundang ,berarti mas kenal dengan mereka."


"Ha..haaa"


Novi tertawa sambil menutup mulutnya,Remon Bunga dan Melati ikut tertawa..

__ADS_1


Mama memperhatikan mereka,ia tampak tidak suka melihat Remon dekat dengan teman Novi.Wulan melihat kearah mama nya melihat ia menyapa mananya.


Lihat apa ma?


Tuh!,lihat abang kamu yang tertawa sama anak anak kecil itu, mereka tak selevel,maunya mas mu itu bicara sama mereka!.


"Ma,wajar mas bicara dengan teman Novi, walau mereka masih sangat muda dari mas,kan tak sopan kalau mas tidak mengacuhkan teman mbak Novi ma."


Level mas mu itu tu!"


Mama menunjuk Ira dan Novi yang berada di antara teman teman Remon


Wulan mengelengkan kepalanya melihat sifat mamanya.Nia adik Remon sedang melayani para tamu tamu yang lain.


Remon melihat kearah temannya,ia melihat pada istrinya


"Yang,kita kesana yuk,teman teman mas ada disana,mari kita sapa mereka


Novi dan Remon melihat pada Melati dan Bungan.


"Maaf kami ke sana dulu ya menyapa tamu yang lain."


Remon berkata dengan ramahnya kepada kedua teman Novi.Novi berjalan beriringan menuju Tempat teman Remon berada,ketika melihat Ira dan Friska,Novi terkejut,langkahnya terhenti,Melihat Novi terhenti Remon menyenggol Tangan Novi,


"Mengapa kamu berhenti,orang banyak memperhatikan kita Novi"Remon berbisik pada Novi.


Mendengar Ucapan Remon Novi melakah ke arah teman Remon.Teman teman Remon tersenyum saat melihat Remon dan istrinya mendekat


Mereka menyalami satu persatu Remon dan Novi, mereka mengucapkan Selamat pada Novi.Novi dan Remon tersenyum dan membalasnya jabat tangan teman Remon.


Ira dan Friska melihat dengan iri kearah Novi


"Selamat ulang tahun Novi dan selamat atas pernikahan kalian,umurnya genap setahun"


Remon dan Novi twrsentum mendengar ucapan selamat Baron.


"Terima kasih Baron,dan terima kasih juga pada kalian semua,karna bisa hadir di acara ini"


Hari ini sebetulnya ulang tahun istri saya,jarna kalia tidak menghadiri pernikahan kami ,makanya saya mengundang kalian semua,yang tidakbtahu saya membuat pesta ,istri saya,dia baru sebentar inivsaja tahunya.Remon nelihat pada istrinya


Ya,mas Remon tak memberi tahu saya akan merayakan pesta untuk saya.


"Itu namanya kejutan Novi."


Baron berkata pada Novi


Novi dan Remon saling pandang,Remon melihat mesra kepada istrinya,Baron dan berapa teman yang lain mendehem dehem.


Menyadari teman Novi menggoda mereka,Novi tampak malu,mukanya bersemu merah ,Remon melihat itu tersenyum .


Friska yang melihat Remon mesra pada istrinya membuatnya sakit hari ia nampak kurang bahagia berada di sana,tanpa sengaja Baron melihat hal itu, ia hanya nenarik nafas panjang.


"Friska ,Friska,mengapa kamu masih saja nenyukai Remon yang sudah punya istri."

__ADS_1


Baron berkata dalam hatinya.


Dukung karya saya ya kk,biar saya tambah semangat nenulis


__ADS_2