
Malam itu mereka makan malam berdua,Remon sangat Romantis pada Novi.
"Yang,kamu makan yang banyak ya? kasihan anak kita kalau kamu tidak mau makan dan ingat makan yang bergizi,ini untuk kepentingan anak kita."
Remon agar nyinyir kalau bicara mengenai makanan,apa lagi Novi sedang mengandung anaknya.
"Mas,jangan saya saja mas perhatikan,mas juga makan yang bayak dan bergizi,mas bekerja dari pagi sampai malam,banyak energi yang keluar."
Remon tersenyum
"Ini yang aku suka dari kamu,kamu tinggi perhatian kamu pada suami ganteng mu ini"
Mereka tersenyum bersama dan makan tanpa bicara lagi,Setelah selesai makan Remon membawa Novi keliling dengan mobil.
Yang kita tak usah turun kita putar putar di dalam Mobil saja ya?
Novi mengangguk
"Perut saya masih kenyang mas malas kalau berjalan kaki saat ini."
"Mas merasa begitu juga yang.Kita di mobil sajakita sudah lama tak keliling seperti ini."
Novi melirik Remon,Remon melihat pada Novi sesaat ia tersenyum pada istrinya,setelah itu ia fokus lagi mengendarai mobil.
Sayang ,teman mas mengundang ke "pesta,kamu ikut ya sama mas? mas ingin sekali kamu pergi sama mas,mas tak ingin pergi sama asisten dan sekretaris terus,mas ingin orang melihat mas berjalan kepesta di dampingin istri mas,kamu mau kan yang pergi? Entah mengapa tiba tiba Novi mengangguk,melihat istrinya mwngangguk Remon memberhentikan mobilnya,kebetulan mobil mereka berada di dekat taman.Remon berhadapan dengan istrinya
Kamu benar mau pergi ke pesta bersama mas sayang?
Remon bertanya lagi,ia sepertinya belum percaya Novi mau pergi ke pesta bersamanya,selama ini Novi tak perna mau pergi ke pesta bersamanya,katanya ia kurang percaya diri berada diantara istri teman suaminya.
Novi mengangguk ia tersenyum Remon mengecup kening istrinya
mas senang sekali sayang ,kita pergi besok malam ,nanti kita beli baju ke butik ya?
"Tak usah mas,baju pesta kemarin masih bagus,kan baru sekali di pakai."
"Tapi mas ingin membelikan mu baju sayang ,mas tak ingin kamu pakai baju itu itu saja,nanti apa kata istri teman mas padamu"
"Kalau begitu Novi tak jadi pergi"
Melihat itu Remon terkejut melihat reaksi istrinya yang tak terduga
"Baiklah terserah padamu,yang penting kamu mau pergi dengan mas,tak masalah kamu pakai baju apa saja,yang penting kamu mau pergi dan nyaman"
Remon cepat meralat ucapannya
"Bisa bisa saya tak jadi pergi ke pesta dan reuni kalau dia merajuk nanti."
Remon berkata dalam hati.
Tiba tiba Remon melihat ke tubuh istrinya
"Sayang apa muat baju pesta kamu itu di pakai,sekarang berat tubuh kamu kan bertambah ,apalagi kamu sekarang hamil sayang,badan kamu sudah berisi sekarang"
"Ooo,iya mas,kita beli saja baju,mungkin baju pesta itu tak muat lagi,saya lupa mas saya sekarang hamil."
Novitersenyum ia nenutup mulutnya ia kelihatan malu sama suaminya,Suaminya memencet hidung Novi
"Sakit mas,mas suka sekali de memencet hidung saya." Remon tersenyum
__ADS_1
"Mas gemes,kamu itu disenangin tak mau,kamu itu terlampau hemat ,kalau orang lain suka kalau di belikan ini itu,kamu itu manusia langkah."
Novi tersenyum ia mencubit suaminya,Remon menjerit,Novi tertawa
"Rasain,enak saja bicara saya manusia langkah."
Kan betul,jarang ada wanita yang kayak kamu,Wanita yang perna saya temui wanita itu banyak maunya,kalau di belikan baju,sepatu, takpernah mereka menolak malahan mau lebih,
kalau kamu lain,dibelikan menolak,apa itu namanya kalau tidak manusia langkah ha!
"Mas saya hanya tak ingin mubazir mas,kalau masih boleh di pakai dan masih bagus untuk dipakai untuk apa dibeli mas,itu namanya membuang uang mas,mubazir itu dilarang mas,baik kita sedekahkan uangnya pada yang membutuhkan mas."
Remon akhir nya diam ia tampak malas berdebat dengan istrinya,ia takut nanti jadi lain akhirnya.
"Kita duduk di taman sayang,lihat tu sepasang kekasih tampak Romantis sekali,mas ingin seperti itu yang".
Novi melihat kearah yang di tunjuk Remon,ia tersenyum.
"Itu anak muda pacaran mas."
Remon tersenyum mesra pada Novi
Mas ingin seperti itu yang,kita kan tak pernah pacaran,bagai mana kalau kita pacaran sekarang.Novi tertawa,ia melihat pada Remon ,Remon mengodanya ,ia mengedipkan matanya
"Oyolah yang.." Rwmon merayu
Remon turun dari mobil ia membuka kan pintu Novi,Novi diam sesaat,melihat wajah memelas suaminya ia tertawa dan mengusap kepala Remob perlahan,ia merasa geli melihat Remon yang bertingkah lucu,akhirnya ia turun ,mereka bergandengan tangan.Mereka berdua bercanda ,kadang Remon nengejar Novi,mereka tampak senang mereka tertawa bersama.
"Sayang,kita harus sering seperti ini,mas sangat senang sekali hari ini,tapi sayang pekerjaan nas banyak sekali,hingga kita jarang seperti ini sayang".
Novi tersenyun,ia tampak cantik sekali ,di mata Remon,mereka duduk di bangku di taman itu.
Novi melihat pada Remon,mata mereka beradu dan akhirnya sama tersenyum
"Reno anugrah pratama" Novi menjawab
Remon melihat pada Novi.
"Apa alasannya kamu beri nama anak kita itu sayang?" Novi twrsenyum pada Remon
"Reno artinya Re\=Remon No\=Novi,anugrah ,maksudnya Anugerah dari Allah,pratama anak pertama mas,kata dokter anak kita laki laki mas."
Remon tampak setuju,ia mengangguk- anggukan kepalanya.
"Boleh juga itu namanya sayang,kita panggil saja Reno."
Novi senang suaminya menyetujuinya
"Mudah nudahan anak kita sehat ya mas,dan menjadi anak yang baik serta berbakti pada kita ya mas dan taat juga pada Allah mas?"
Remon mengangguk
Mereka berdua mengangkat ke dua
tangannya
"Aamiin Ya Allah"
Remon,melihat perut Novi,sepertimya ada yang ingin ia bicarakan dengan Novi
__ADS_1
Remon tampak ragu ragu nengatakannya.
"Ada apa mas?"
Remon menatap Novi cukup lama.Novi menunggu Remon mau berkata apa.
Sayang ,sebetulnya mas mau memberi kejutan sama kamu tapi mas tak sabar ingin mengatakan pada mu sekarang
Remon berhenti sesaat,Novi masih menunggu kelanjutan perkataan Remon
"Mas telah membuatkan mu rumah,untuk kita tinggal bersama nanti,mungkin selesainya setelah anak kita lahir nanti,mas belum ingin memperlihatkan padamu,setelah anak kita lahir nanti baru kamu mas ajak kesana."
Remon berkata dengan berbinar,Novi menyambut dengan senang.
"Terima kasih mas ,ini hadiah yang tak terlupakan bagi saya."
Remon tersenyum
"Ini hadiah karna kamu telah mengandung anak mas sayang."
Remon berhenti sesaat,Novi melihat pada Remon wajah tampak berubah,"
"Tapi kalau kamu belum mengandung mas akan tetap nembuatkan kamu rumah sayang."
Remon cepat berkata,melihat perubahan raut wajah istrinya.Novi kembali tersenyum pada Remon
"Sayang bagaimana,apa kamu tidak capek,kalau capek kita pulang saja sekarang."
Novi menggangguk
"Ya mas agak capek sedikit,lagi pula saya mau tidur,entah mengapa tiba tiba saya ngantuk mas."
Remon melihat jam,ia terkejut.ia melihat pada Novi.
Pantas kamu mengantuk sayang,hari sudah jam satu malam.ayo kita pulang tak terasa hari sudah larut malam"
Remon merangkul pundak istrinya.Kita akan Seperti ini terus kan sayang sampai kita tua?"
Novi tersenyum,ia melihat pada suaminya.
"Tergantung mas." Rwmon tampak heran
"Lho kok bicara begitu sayang"
Kalau mas setia saya akan setia tapi kalau mas tak setia saya akan pergi dari kehidupan mas,saya akan pergi jauh.
"Mas akan selalu setia padamu sayang percayalah pada mas."
"Kita lihat saja nanti."
Remon melihat ada Novi,ia tak suka Novi bicara begitu.
"Mas tak suka kamu bicara begitu,rasanya kamu akan pergi dari mas saja."
Novi hanya tersenyum
"Mas kalau kau menyakitiku lagi tak mungkin aku memaafkanmu lagi mas."
Novi berkata dalam hatinya
__ADS_1
Remon melihat Novi ,ia merasakan ada sesuatu yang disembunyikan Novi.tapi Remon malas nenanyakannya ia takut mereka bertengkar lagi.Akhirnya mereka menuju tempat mobil mereka di parkir tadi ,Remon melajukan mobilnya menuju jalan raya.