Kawin Terpaksa

Kawin Terpaksa
Cobaan yang sangat berat


__ADS_3

Mobil yang dikendarai p


Pak Ujang telah tiba di rumah sakit ,mereka menuju IGD,Remon terpukul sekali melihat keadaan istrinya,dilihatnya darah mengalir di kaki istrinya,petugas cepat sekali mengambil tindakan,Remon menangis terisak isak di depan ruang operasi,ia menyesali yang terjadi , yang membuat istrinya menderita,ia menyesalinnya.


Pak Ujang menelepon bibik untuk memberitahu keluarga Remon ia tidak bisa meninggalkan Remon sendirian di rumah sakit,bibik langsung menelepon Wulan karna Nomor Wulan yang ada padanya.Satu jam keluarga besar Remon tiba dibrumah sakit,nama merasa sedih melihat keadaan ,Remon duduk dilantai rumah sakit Remon yang begitu terpukul,penampilannya berantakan,rambut kusut,mama menghampiri anak kebanggaanya,ia berusaha membawa Remon duduk di kursi dengan susah payah mama membujuknya,akhirnya Remon mau pindah ke kursi,mama melap muka Remon dengan tisu,dan di rapikannya rambut anaknya


Remon dian saja ,ia menerima seperti anak kecil sudah merajuk.lama mereka menunggu kabar Novi.


Akhirnya mereka mendegar berita dari dokter bahwa anaknya tak bisa di selamatkan Remon terisak isak ia merasa sedih sekali,Novi sudah lewat dari masa kritis tapi ia belum sadar.


Novi telah dipindahkan Ke ruang VVIP.Remon duduk menunggui Novi,ia membelai pipi istrinya.


"Sayang,maafkan mas,mas tidak bermaksud menyakitimu dan membuat kamu cemburu,mas sangat mencintaimu."


Remon mengenggam tangan istrinya,ia menangis dam nelepaskannta.


Sayang bangunlah sayang,mas butuh kamu,mas tidak bisa hidup tanpamu,sayang mengapa kamu cemburu dengan Ira,ia hanya masa lalu kamu masa depan mas."


Sedang asik nya Remon berbicara pada Novi ,yang tidak sadarkan diri munculah Wulan,ia merasa kasihan sekali pada masnya,mas yang biasa rapi sekarang penampilannya berantakan.


"Mas ini ada makanan ,makan lah mas,wulan juga bawakan baju ganti mas."


Remon memaksakan diri untuk tersenyum,


"Mas tidak lapar dek,nanti sebentar lagi mas mandi,terimakasih ya kamu perhatian sama mas."


Wulan tersenyum.


"Mandilah sekarang mas,kalau bisa bicara mbak tak tahan bau mas."


Remon membaukan bajunya ,ia tersenyum,ia melihat pada adiknya dan pada istrinya,ia masuk kamar mandi .Tak lama Remon keluar ia mulai kelihatan rapi dan bersih ,walau tapak ,kumis dan jangut mulai tampak.Remon mendejat pada istrinya ia tersentum.


Yang lihatlah masmu sudah mandi,bangunlah,apa kamu tak merasa gerah yang,bangunlah mandi sekarang."


Wulan terdiam mendengar ucapan Remon, ia sebetulnya ingin tertawa,melihat masnya bicara dengan Novi yang masih pingsan.


"Mas makanlah,mas sudah kelihatan kurus saya lihat,nanti mas sakit,nanti mas tak bisa menjaga Mbak,."


Remon akhirnya makan,ia makan dengan lahap,Wulan senang melihat kakaknya mau makan. karena hampir dua seminggu ia tak melihat Remon makan selahap itu.

__ADS_1


Remon terbangun tengah malam ketika tangannya di pegang oleh seseorang,ia tidur dikursi dekat Novi,tangannya tadi deletakan di tepi kasur.Ketika melihat ia terkejut tangan Novi meremas tangannya,ia melihat pada Novi,Novi telah sadar,ia cepat memencet bel,tak lama dokter dan perawat datang,Dokter melihat Novi telah sadar,ia memeriksa Novi tak lama dokter berkata,selamat ibu Novi ia sehat ,untung cideranya tak ada dan ia baik baik saja,Remon sangat bahagia,ia memeluk istrinya,ia tak perduli ada Dokter,Remon meluapkan gembiranya,Dokter pun tersenyum dan meninggalkan mereka.


Remon menatap istrinya,ia melihat air mata di pipi Novi,Remon merasa kwatir.


"Sayang kamu jangan menangis,kamu baru sadar sayang,mas takut kamu pingsan lagi."


"Anak kita mas,bagaimana kabar anak kita"


Remon menitikkan air mata,ia melihat pada Novi,


"Allah lebih sayang dengan anak kita sayang,sekarang yang terpenting kamu lekas sehat ,jangan pikir yang lainnya."


Novi menatap Remon,ia terisak,


"Saya telah membunuh anak saya,kalau saya tidak naik ke atas tentu anak kita masih ada mas.".Remon memeluk istrinya.


"Sayang, mas mohon,mas tak ingin kamu pingsan lagi sayang,mas harap kamu jangan banyak pikiran dulu,istirahat saja ya?


Akhirnya Novi berhenti menangis Remon mengusap kepalanya,Novi tertidur lagi .


Remon tersenyum ia sudah merasa legah karna Novi telah sadar,ia beruntung istrinya tak patah tulang,Tuhan masih melindungi istrinya .Akhirnya Remon berbaring di kursi panjang ,ia sangat lelah sekali..


Setelah sholat subuh,Remon mendekati Novi duduk di samping tempat tidur,ia baru saja melihat Novi sholat dengan bertayamun.


"Kalau tak ingat surga istri ada pada suami,saya tak akan menyapanya."


Novi berkata dalam hati,sambil melihat suaminya,Novi nenatap suaminya ia terkejut ,melihat suaminya kurus,ia kasihan pada suaminya.


"Mas tampak kurus,apa tak makan?."


"Mas memikirin kamu yang,mas tak bisa tanpa kamu."Ucap Remon


"Gombal!"Novi berseru


Remon nenatap Novi ia tersenyum menggoda.


"Kau adalah nafasku,aku bisa mati kalau kamu tidak bersamamu."


Remon berkata seperti orang baca puisi.Novi tertawa geli,ia menutup mulutnya.?.

__ADS_1


"Gombal!,Gombal!,Gombal!."


Novi berteriak, Remon meletakan jarinya di mulutnya ,Novi membesarkan matanya ,Remon terkekeh.Sedang asiknya mereka bercanda berdua wulan dan Nia masuk.Mereka berdua menoleh ke arah pintu,kedua adik Remon terkejut dan twrsenyum melihat Novi telah sadar,mereka memeluk novi yang sedang duduk di tempat tidur.


"Mas kok kami tak di beri tahu,mbak sudah sadar."


Remon terkejut,ia teringat mama belum di kasih .tahu


"Mama belum di kasih tahu dek,coba kamu telepon."


Wulan menelepon mamanya,Ketika dokter masuk memeriksa Novi ,Dokter tersenyum


Besok ibu Novi sudah bisa pulang pak,tapi di rumah harus istirahat ,jangab banyak bergerak dulu."


Wajah Remon ceria mendengar ucapan Dokter.setelah memeriksa Novi dokter berlalu.


Asisten Heri datang ke rumah sakit ia menyapa Novi .


Alhamdulillah ibu sudah sadar ya?."


Novi tersenyum,Remon menanda tangani berkas yang dibawa asistennya .


"Sudah lama kita tidak berjumpa lagi ya Pak Heri,waktu kita bertemu di kantor."


Novi tampak bersedih lagi,Remon yang melihat hal itu,memberi kode pada pak heri untuk tidak banyak bicara.


"Pak sebaiknya setelah ibu sehat bapak dan ibu pergilah berlibur,"


Usul kamu bagus juga Heri,bagai mana yang kamu mau berlibur,kemana tempat yang bagus Heri? "


Heri binggung mendengar pertanyaan bos nya,bos nya lebih tahu mengenai tempat yang bagus untuk di kunjungi.


"Kamu mau yang,kalau mau kita sebaiknya ke mana yang"


.Novi mendengarkan saja,wulan yang nendengarka ikut bicara.


"Mbak bagainana mbak dan mas ke jepang saja,jepeng itu bagus mbak,mbak kan belum kesana.."


Remon melihat istrinya yang hanya diam

__ADS_1


"Kamu mau ke Jepang sama mas sayang?.


Novi melihat suaminya ,suaminya berharap ia mau ikut,setelah berpikir cukup lama,Novi menyetujuinya,Remon langsung memeluk Novi,terlihat sekali Remon sangat menyayanginya.Asisten Heri dan Wulan tersenyum haru melihat betapa Remon sangat mencintai istrinya..keesokan harinya Remon dan Wulan bersiap siap untuk pulang kerumah,Novi sudah bisa berjalan perlahan,Remon selalu sigap membimbing Novi.setelah menyusun barang Remon menyuruh sopirnya dan beberapa pembantunya untuk membawa barang yang ada dirumah sakit,setelah Novi di dudukan di atas kursi roda mereka keluar ruangan,mereka berpamitan dengan Dokter dan para perawat,Tak lupa Remon memberi beberapa bingkisan tanda ucapan terima kasih karna istrinya sudah sehat,para perawat menerima bingkisan yang di berikan padanya ,akhirnya Remon dan Novi meninggalkan rumah sakit.


__ADS_2