
Untuk pertama kalinya,Remon tidak kembali ke rumahnya setelah menikah dengan Novi,ia makan bersama keluarga besarnya di rumah Wulan.Yang tampak gembira melihat itu Mama Remon,saat seperti in yang ia nanti nantikan,tapi mamanya tak nau berkomentar ,mama hanya diam,ia tak berani menanyakan permasalahan Remon dan Novi
Remon telah siap untuk pergi ke kantor,ia telah memakai baju kerja,Wulan sengaja membeli Baju untuk Remon ketika ia baru nenepati Rumah itu,ia membiarkan satu kamar untuk Remon bermalam bersana istrinya,ia telah membeli beberapa pakaian Remon dan beberapa pakaian Novi.
Remon menyiumi tangan ibunya,ia melihat pada ibu dan adiknya,ia tersenyum
"Ma,Wulan saya mau kekantor dulu."
Mama dan anak menganguk,Remon menuju ke mobilnya,ia berangkat kekantornya
Siangnya mama mendatangi rumah nya,iaberbicara denfan Novi.
"Novi kamu lihatkan sekarang Remon tak mau pulang, ia tidur di rumah Wulan,ia pergi kerja dari sana."
Novi diam saja.
Ilmu dukun yang kau bawa dari kampung tidak mempan lagi untuk memikat Remon,kamu itu tak cocok dengan anakku,kalian berdua bagai siang dan malam,taaak cocok!."
"Mana tenang saja saya akan pergi dari kehidupannya,tenang saja na jabgan cemas secepatnya saya ajan pergi."
Melati berkata dengan air mata bercucuran,mama tersenyum sinis
Sementara itu,Novi masih saja duduk termenung di tempat tidurnya,ia menangis,air matanya jatuh bercucuran.
Saya tidak sanggup hidup bersamanya lagi,dia anggap apa saya,kalau ingin pergi pergi,kalau ingin pulang pulang,ia boleh sepuas hati berkumpul dengan temannya kalau saya tak boleh,ia nemperlakukan saya seenak dia saja,."
"Novi berkata sendiri,,hari ibi Novi bolos kuliah ia tak tidur semalaman menunggu Remon,tapi yang di tunggu tak pulang pulang"
Novi mencoba,menghubungi Remon, Remon tetap tak mengangkat teleponnya.
Seharian Novi hanya berkurung di dalam kamar,ia telah memasukan baju bajunya ke dalam tas kainnya,
Jam sepuluh malam ,Novi mendengar bunyi mobil berhenti, Novi duduk di tempat tidurnya,ia telah siap untuk berangkat pergi,ketika Remon memasuki kamarnya,ia terkejut melihat Novi telah Rapi dilihatnya ada tas kain yang ia bawah pertama kali nenginjakan kaki di rumahnya yang telah berisi kain,Remon melihat pada Novi Novi melihat pada Remon,mereka berdua tampak tegang.
Mas,saya mau pergi dari sini,saya tak sanggup lagi hidup bersana mas,saya ingin jita cerai."
Novi berkata sambil menitikkan aur mata
__ADS_1
Remot terkejut mendengar ucapan Novi.
"Mengapa kamu bicara seperti itu,sayang,mas tak suka kamu bicara cerai sayang ,bagi mas tak ada perkawinan kedua,mas hanya ingin perkawinan mas sekali saja sayang "
Remon nembujuk melati ia sangat kawatir melihat kesunggukan melati meminta cerai.
"Saya tidak tahan lagi hidup bersama mas,biarkanlah saya pergi,kita awalnya nikah karna terpaksa,tak ada cinta,jadi marilah kira akhiri saja pernikahan ini."
Remon mengeleng dipegangnya tangan Novi,
"Maafkan mas kalau mas tak pulang semalam,maafkan mas yang tak mengangkat telepon,maafkan mas atas kesalahan mas,tapi mas tak mau kita berpisah saya,mas mencintaimu,"Remon menitikan air mata.
Novi nelepaskan tangan Remon,ia berdiri,ia ingin menarik tasnya, ia mau pergi,cepat cepat Remon memeluknya.
"Jangan pergi sayang,jangan tinggalkan mas, mas,tak ingin kita berpisah sayang,mas masih mau kita menjadi suami istri selamanya sayang."
Novi menangis terisak isak ,
"mas biarkan saya pergi,ibu mas juga tidak menginginkan saya jadi biarkan saya pergi mas,Friska dan Ira lebih cocok sana mas "
Remon menatap wajah Novi,ia menegang muka novi tatapnya wajah itu,Novi nenalingkan wajahnya
Novi masih terisak isak ,Remon memeluknya,Novi berusaha melepaskan dirinya dari pelukan suaminya,tangan suamibya kuat dan besar,Novi tak kuasa lepas dari pelukan Remon
"Mas selana saya nikah sama mas saya tak punya kawan,saya tidak biasa bigini,saya merasa tersiksa di jauhkan dari teman mas"
Rwmon nenayap Novi,ia tersenyum di paksakan.
Mas akan izinkan kamu bergaul dengan teman mu,asal kamu tidak minta cerai.mas akan izinkan,apapun yang kau inginkan sayang,mas akan kabulkan."
saya juga tak ingin mas bergaul dengan pacar mas,dan senyum senyum padanya.
Remon mengangguk ia tersenyum
Akan mas kabulkan sayang sekarang tidulah ya,hari sudah malam,nanti kamu sakit,mas tak mau kamu sakit ..Akhirnya Novi tidur dalam pelukan Remon.
Di runah Wulan terlihat mama Remon tersenyum senyum,ia merasa senang pagi itu.setelah ia menemui Novi ia merasa senang.
__ADS_1
"Tak lama lagi wanita kampung itu akan keluar dari kehidupan Remon,telah lama saya nenantikan saat seperti ini,saya metasa bahagia sekali hari ini."Nama bixara sendiri
Melihat namanya senyum senyum terus Wulan menghampirinya.
"Wah mama gembira sekali hari ini,ada apa ya?" Mama menatap wulan sambil tersenyum.
"Hati mama senang sekali ,wanita desa itu sebentar lagi angkat kaki dari rumah mama,ia telah nenyadarinya ia tidak coco dan sederajat dengan Remon."
Wulan terkejut mama bicara begutu,ia tak suka amma yang sangat membenci Novi,padahal Novi menantunya.
Ma,urusan Novi dan mas Remon tak perlu kita ikut campur ma,serahkan pada mereka,biar mereka nenyelesaikan masalahnya sendiri.
Urusannya sudah sekesai mereka akan bercerai Novi sendiri yang bicara pada ibu.
"Apa mama ke rumah,kalau mas Remon tahu mas ikut campur urusannya mas Remon bisa marah ma"
Mas mu itu sudah muak dengan Novi ,buktinya ia telah beberapa kali tidur disini tanpa nenbawa istrinya,kalau tidak suka sama novi apa namanya tidur bepisah dengan istri,padahal mereka tinggalnya dekat sini".
Ma,tak usah kita membicarakan kakak dan istrinya,saya ingin membicakan apa makan siang kita nanti,atau kita makan di luar saja malam nanti,gimana ma,kita sudah lama tidak makan di restoran asing.
mama tersenyun
",Bagaimana kalau kita minta masmu traktir kita beli tas keluaran terbaru Wulan?"
Mata wulan berbinar,ia melihat pada mamanya.
Mama yang telepon mas,saya takut nengatakannya.mama mengcungkan jempolnya.
Oke,serahkan saja pada mama.
Mama menelepon Remon.
"Halo rRemon ini nama,mama mau pergi majan di restoran luar,dam mau membeli tas,mam tak punya uang Remon,ya kamu tranfer uang ya ,ya ya,terina kasi ya nak."
Wulan tampak menunggu apa yang dikatakan Remon,nama melihat Wulan dengan wajah tersenyum.
"Kata mas mu ada kartu di simpan di dompet dalam lemari,baea saja kartu itu."
__ADS_1
Ibu dan anak bersorak, wulan melompat lompat,mereka nampak senang sekali,mendapat izin dari Remon untuk nengunakan kartunya.