
Reuni ke pulau bersama keluarga tiba .Remon telah bersiap siap Novi tidak pergi,Novi sedang memasukan Pakaian Remon ke dalam koper.
"Sayang,mas akan selalu vidio coll kamu setiap hari bila perlu setiap saat,mas sebetulnya lebih suka kamu pergi bersama mas,tapi mas juga tak mau twrjadi sesuatu kalau kamu berjalan jauh sayang."
Novi tersenyum ia melihat pada suaminya
Mas bersenang senanglah di sana,tapi ingat mas tak boleh dekat dekat sama Ira,saya tak suka.
Remon tersenyum ia memencet hidung Novi
Saya tak ada hubungan dengan Ira sayang kamu cemburu sekali sama dia
Pokoknya saya tak suka mas dekat dengan mantan mas itu!
Remon duduk di samping Novi,ia melihat istrinya telah selesai memasuki pakaiannya ke koper
Sayang,mas sangat mencintaimu dan anak kita,kamu tak perlu cemburu pada Ira atau siapapun,percayalah sama mas
Tapi saya lihat mas masih ada rasa pada Ira itu. Remon terpana ia melihat pada Novi dan akhirnya ia tertawa,Novi cemberut
Mas nampak senang sekali saya lihat
Kamu ini aneh sayang,kamu kira saya masih ada rasa sama Ira?itu tak mungkin sayang,Ira itu sudah masa lalu mas sayang.
Novi mencibir dan memonyongkan mulutnya Remon tambah tertawa melihat Novi
Sayang dengarkan mas
Remon meraih Novi untuk berhadapan dengannya,mereka berhadapan
Sayang,kamu jangan berpikir macam macam,antara Mas dan Ira tidak ada hubungan apa pun,ia hanya teman mas di SMA saja,jadi mas taki ingin gara gara dia membuat kita bertengkar
Remon memandang Novi,Novi memandang Remon ia tak melihat ada kebohongan di mata Remon
pokoknya mas harus berjanji mas jangan Pekat dengan dia apalagi afa hubungan dengan di saya tak terima,mas harus ingat ini
Remon mengecup jening Novi
Mas berjanji sayang,selama mas pergi kamu jangan berpikir macam macam ya,kamu harus ingat kamu sedang hamil,orang hamil tak boleh banyak berpikir
Novi mengangguk.Setelah berkata Remon memeluk istrinya
Mas berangkat ya,kamu harus hati hati di rumah,jaga kesehatankamu harus ibgat kamu sedang hamil
Novi mengangguk.Setelah melihat istrinya sesaat Remon pergi ,dilepas oleh Novi.
Mulai dari berkumpul sampai ke pulau yang di tuju Ira selalu mendekati Remon,karna Ira temannya Remon acuh saja saat Ira beriringan bersamanya kadang mereka bercanda bersama,Ririn istri Baron tampak tak suka dengan kedekatan mereka,tanpa berpikir panjang ia diam diam memotret Remon dan Ira dan dikirimkanya pada Novi,Novi terkejut melihat foto itu jantungnya seakan mau berhenti ia terduduk ia berusahamenenangkan dirinya yang hampir pingsan,untung ada kurai di tempat ia berdiri,ia melihat Remon tertawa bersama Ira,ia merasa cemburu,di lihatnya foto itu beberapa saat.
__ADS_1
Kamu pembohong mas,janji kamu palsu sebrlum pergi ,saya tak tahan lagi hidup bersamamu lagi,saya akan pergi dari kehidupan mu.
Novi terisak,hatinya sakit melihat tawa Remon di foto itu,Novi termenung cukup lama dan akhirnya ia mengambil tas kain yang dibawanya ketika ia pergi dari kampungnya dulu.ia menyusun kain dan memasukan beberapa surat,air mata masih bercucuran
Saya akan membawa surat nikah supaya saya tidak di anggap hamil tanpa nikah.setelah memasukan pakaiannya,ia melepaskan kalung dan cincin pemberian suaminya,diletakan di dalam lemari.Novi duduk ia membuka tasnya diambilnya buku tabungan,dilihatnya ada uang seratus dua puluh juta,ia tersentum.
Uang ini saya tabung tanpa sepengetahuan mas Remon,uang ini sangat berguna untuk kelangsungan hidup saya nanti. Novi tampak memikirkan aesuatu
Tapi kemana saya akan pergi
lama ia menimbang nimbang,akhirnya ia tersenyum
"Saya akan pergi ke padang saja,saya tak punya saudara di sana ,mas Remon tak akan menyangka saya berada di sana,saya akan naik bus saja,kalau saya naik pesawat nanti saya bisa berjumpa teman mas Remon,kalau naik bis kemungkinan tak ada kenalan mas Remon disana."Novi berkata sendiri
Novi telah mantap untuk pergi ia melihat ke perutnya,
"Mudah mudahan tak apa apa dengan kandungan saya,kamu harus kuat nak untuk menemani ibu kamu."
Dihapusnya air mata yang menetes, Novi keluar dari rumah ia berjumpa dengan Bik Ijah ,bik Ijah heran,ia melihat air mata Novi menetes dan matanya bengkak,ia memberanikan diri bertanya.
"Mbak mau kemana,mengapa mata mbak bengkak?"
Bik ijah tampak kwatir melihat Novi,Novi agak terkejut mendengar pertanyaan bik ijah.
"Saya..saya eh.."
"Tenang buk ada apa buk?"
Novi melihat pada bik Ijah
"Saya mau kekampung,ada saudara saya yang masuk rumah sakit Bik."
Tiba tiba Novi mendapat ide untuk berbohong
"Tak mungkin ibu pergi sendiri mbak,bawah saja Pak Ujang mbak." Novi mengeleng
"Tak usah bik,saya mau naik pesawat biar pak ujang yang antar."
Novi cepat berkata pada bik Ijah.Bik Ijah percaya dengan ucapan Novi
"Apa bapak sudah mbak beri tahu?lebih baik bapak tahu masalah ini mbak".
Novi tersenyum ia mengangguk
"Maaf bik saya berbohong pada bibik."
Novi berkata dalam hati.Setelah berkata beberapa saat Novi pergi dengan di antar Pak ujang,pak ujang tak bertanya ia hanya diam melihat mata Novi bengkak,ia telah mendengar dari Bik Ijah ada Saudara Novi masuk rumah sakit,mereka berdua percaya saja dengan ucapan Novi. Mereka tahu selama ini istri majikannya tak perna berbohong dan selalu baik pada mereka
__ADS_1
Diperjalanan menuju bandara air mata Novi masih menetes,ia termenung .Sesampai di Bandara, Pak Ujang menurunkan barang Novi ,setelah itu pak Ujang di suruh pulang Oleh Novi,pak Ujang meninggalkan Bandara.,Setelah pak ujang pergi Novi mencari mobil untuk ke terminal bus menuju Padang,
"Pak tolong antarkan saya ke terminal bus Padang pak!"
Sopir melihat Novi dari atas sampai ke bawah.
"Mbak mau saya antar ke terminal?"
Sopir merasa tak percaya dengan pendengarannya
Novi mengangguk ia tersenyum,pak sopir melihat nata Novi bengkak ia pun terdian setelah Novi naik ke mobilnya.Di perjalanan Novi hanya diam entah apa yang di pikirkannya,air matanya sudah berhenti.Ia melihat kejalan raya dan melihat mobil lalu lalang di depan matanya,ia pun melihat ke gedung bertingkat.
Setelah sampai di terminal Novi turun dari mobil itu,setelah itu ia menuju terminal dan membeli tiket
Sementara itu Remon asik bercanda dengan temannya.
"Mon,saya lihat Ira selalu menempel kayak perangko ,untung saja istri kamu tak ikut,kalau ikut bisa perang dunia ke dua."
Baron berbisik pada Remon.
Remon tersenyum,ia melirik Baron,dan melihat pada Ira,ketika Ira melihat padanya Remon tersenyum.
"Mon kita kesana,saya ingin bermain di air laut"
Tiba tiba Ira berkata,ia melihat pada Remon.
Ira menarik tangan Remon ,Remon merasa tak enak pada temannya ,ia pun mengikuti Ira yang nengandeng tangan Remon,ketika pandangannya beradu dengan istri Baron Remon melepaskan pegangan tangan Ira.
"Dasar suami tak bisa di percaya,enak saja bergandengan tangan dengan bukan istrinya,tak sadar dia istrinya sedang hamil."
Istri Baron mengerutu sendiri
Untung Baron yang berdiri tak jauh dari istrinya tak mendengar ucapan istrinya.
Kalau Baron sepsrti itu ,akan saya kul*ti ia hidup hidup.
Ririn masih saja mengomel melihat Remon dan Ira di pantai bersama yang lainnya..
Baron melihat hal itu,melirik istrinya
Ada apa Rin ,saya lihat kamu bicara sendiri?
Ririn mengalihkan pandangan ke Remon dan Ira,baron ikut melihat ke arah yang dilihat Ririn,ia melihat istrinya.
"Kamu jangan ikut campur dengan urusan orang lain Ri! "Ririn menatap tajam Baron.
"Saya tak kasih ampun kalau kamu seperti itu mas."
__ADS_1
Baron diam saja mendengar ucapan Riri,ia tampak tak mau berdebat karna nada bicara istrinya mulai tinggi.