Kawin Terpaksa

Kawin Terpaksa
Keraguan hati Novi


__ADS_3

Remon telah berada di cafe yang berada di laut,hari itu Remon akan membicarakan pembatalan nikahnya dengan Serly.Lain dengan serly,ia merasa bahagia sekali Berdua dengan Remon karna jarang sekali Remon membawa Serly pergi berdua.


"Kamu mau pesan apa Serly." Serly tersenyum manja melihat perhatian Remon padanya.


"Saya pesan air kelapa muda dan makanan seperti waktu itu." Serly memperhatikan laut.


Remon tersenyum ia memesan makanan.


Setelah mereka selesai makan Remon ingin menyampaikan keinginannya,ia tanpak Ragu ragu,Serly yang melihat hal itu menduga Remon ingin membicarakan masalah pernikahannya.


"Ada apa mas ada yang ingin mas katakan?"


Serly dengan semangat dan tersenyum genit bertanya pada Remon.


Remon menatap Serly.


"Serly,sebetulnya ada yang ingin saya katakan padamu."


"Apa mas,saya akan mendengarkannya."


Serli masih memasang wajah centilnya.


"Ini..mengenai pernikahan kita."


Remon hati hati mengatakannya,ia tampak menarik nafasnya.


"Ada apa mas,nampaknya serius." Serlu melihat raut muka Remon merasa tak enak hati


Remon menarik nafas lagi.


"Begini Serly,mas ingin kita batalkan pernikahan kita."


"Serly sangat terkejut,kelapa muda yang masih diminumnya Terguling,kena hentakan tangan Serly.Remon yang mlihat hal itu ikut juga terkejut melihat kelapa muda terguling .


Namun serly berusaha tersenyum.


"Kamu jangan bercanda mas,kalau bercanda jangan hal itu yang di katakan mas."


Remon menatap tajam Serly.


"Saya serius serly,saya berusaha mencintai kamu,tapi tidak bisa,kalau kita teruskan pernikahan kita ,itu tidak baik,rumah tangga kita tidak akan bahagia Serly."


"Mas tak apa mas tidak mencintai saya,saya akan terima,saya mencintai mas."


Remon terdiam mendengar perkataan Serly.


"Sekarang kamu mengatakan begitu serly,nanti kamu banyak menuntut,saya tidak akan menyentuh kamu,jangan sia siakan hidup kamu Serly,saya yakin kalau kita menikah kamu tidak akan tahan dengan saya"


Mendengar ucapan Remon Serly menitikkan air mata.,ia merasa sedih mendengar

__ADS_1


perkataan Remon .


"Mengapa kamu bicara begitu mas,dulu kamu tidak seperti itu ."


"Dulu ibu yang menginginkan saya menikah,tapi setelah saya jalani saya merasa ada beban,saya tidak mencintaimu,saya masih mencintai istri saya."


Hati Serly sakit bagai di sayat


"Setelah menikah nanti kamu boleh kembali pada istrimu mas kalau kamu menemukannya." kata hatinya tidak sesui dengan perkataan Serly.


Remon tersenyum mendengar ucapan serly.


"Istri saya yang tidak akan mau menerima saya kalau saya mempunyai istri yang lain,ia pergi dari rumah karna ia mengira saya selingkuh."


"Mas,mama tidak akan terima,mas memperlakukan saya begini,persiapan pernikahan telah hampir selesai.." Serly tidak bisa menahan perasaannya lagi


"Maafkan saya serly,kalau ada kerugian saya akan mengantikannya."


"Bukan soal kerugiannya Mas,tapi rasa malu itu mas." Serly terisak.


"Maafkan saya Serly,saya tidak ada maksud begitu.Dipikiran saya masih ada istri saya,saya mencoba melupakannya,tapi tidak bisa ,semakin saya melupakannya saya makin tersiksa."


Serly melihat pada Remon.


"Saya bersedia nikah tanpa cinta mas."


"Serly cari saja pria lain ,kamu cantik,kamu kalau menikah dengan mas kamu akan menderita,saya tidak akan menyentuhmu dan akan jarang dirumah,dan saya tidak mungkin satu kamar denganmu."


Saya bersedia mas,bagi saya mas menikahi saya itu sudah cukup."


Remon terdiam ia bingung mau apa lagi yang akan ia bicarakan agar Serly mau membatalkan pernikahan.


Sementara itu Mama Roni telah tiba kembali di kota P, ia langsung menelepon Roni sesampai bandara,Roni menjemput mamanya mereka menuju Restoran di bandara itu.Setelah mereka duduk,mama menatap wajah anaknya,ia tampak serius.


"Roni apa benar Novi itu seorang janda beranak satu."


Mama langsung saja ke pokok masalah.


Roni mengangguk,dilihatnya mama sangat kesal.


"Mama tak suka,anak mama kawin dengan janda ,apalagi sudah beranak pula."


"Ma,Roni kenal Novi sejak ia gadis ma,ia menikah waktu Roni masih kuliah."


"Apa!! kamu kenal sejak ia belum menikah,berarti ia tidak mencintaimu Roni !!.Nak kalau ia mencintai kamu tentu sejak ia gadis mau menikah denganmu."


"Ma,saya tak ingin banyak bicara,saya ingin menikahi Novi ,itu saja ma.." Roni tampak tak ingin berdebat masalah Novi dengan mamanya.


"Nak apa kamu tidak memikirkan kedudukan orang tua,orang banyak kenal dengan keluarga kita,mama lihat wanita itu biasa saja,tidak ada yang special.apa yang membuat kamu tergila gila dengannya."

__ADS_1


"Ma,setelah mama mengenal Novi,mama pasti akan menyukainya sekarang mama belum menyukainya ,karna baru saja mengenalnya." Mama hanya diam mendengar pujian Remon pada Novi.


"Ma Novi itu wanita yang hebat ia kreatif dan mandiri,ia tak pernah tergantung pada orang lain ma."


"Itu karna kamu mencintai Novi,segala yang paling pasti ada pada pacarmu itu."


Roni tersenyun sambil mengarut kepala.


Mengapa kamu mengarut kepala,apa kamu mulai memahami perkataan mama Roni.


Roni tersenyum ia mencium mamanya.


Mama memang yang tercantik.


Kamu bohong ,Novi yang tercantik bagimu sekarang,apa mama salah."Mama cemberut.


Roni tersenyum melihat mamanya ia memeluk mamanya.


"Mama jangan bandingkan mama dengan Novi,kalian berdua sangat berarti bagi saya."


Mama tersenyum sambil mencibir pada putra semata wayangnnya.


"Kamu sepertinya lebih mencintai Novi di bandingkan mama Roni."


"Saya lebih menyayangi mama,mama tidak bisa dibandingkan dengan siapapun,mama nomor satu."


Roni memeluk dan mencium mama.Mama senang mendengar ucapan Roni..


Sementara itu Novi termenung sendiri setelah anaknya tertidur.


"Mengapa saya merasa hubungan saya akan seperti pernikahan saya yang pertama,bagaimana ini,haruskah saya terima lamaran mas Roni,meski telah tahu orang tuanya tidak menyukai saya,atau saya tetap menjanda saja,saya takut menikah lagi akan membuat saya sengsara."


Novi melihat pada anaknya yang tertidur,ia mengusap punggung anaknya.


"Sayang,andai bapak mu tidak banyak ulah dan mamanya suka dengan kita mungkin kehidupan kita bahagia nak,walau bapakmu mencari kita dan akan membawa pulang tapi bunda takut akan terulang kembali,bunda trauma,dengan perangai mereka."


Tampak Novi menitikkan air mata,ia terisak.


Mama kasihan pada mu nak,diusia yang sangat muda kamu tidak tahu bapakmu walau kamu telah berjumpa dengannya,bunda tak menginginkan seperti ini nak,tapi bunda belum bisa memaafkan bapakmu nak,itu makanya bunda tidak ingin nemberu tahu bahwa orang yang kamu panggik om Remon itu bapakmu nak."


Novi terisak,dengan perlahan ia mencium anaknya,air matanya jatuh menetes pada muka anaknya,untung saja anaknya tetap nyenyak tidurnya.Novi menghapus air mata yang jatuh ke pipi anaknya,Bintang memegang mukanya,tapi ia tetap tertidur.


"Nak maafkan bunda,karna bunda kamu tidak mengenal bapakmu,bunda tahu nak ,pasti kamu ingin tahu siapa bapakmu,pasti bunda akan beri tahu kamu nak tidak lama lagi,ya kamu berhak tahu siapa bapakmu,yang bunda takutkan setelah kamu kenal dengan bapakmu kamu ingan tinggal dengannya".


Novi membaringkan badannya dekat Bintang,depeluknya anaknya,anaknya bergerak,mungkin merasa tak enak karna Novi memeluknya agak erat.Novi merenggangkan pelukannya,Novi menepuk pantat anaknya perlahan lahan,dan Bintang pun tidak bergerak lagi.


Novi memicingkan matanya,ia memeluk bantal,dan tak lama kemudian ia pun tertidur.hanya suara jengrik yang terdengar Novi telah pulas tidur.


Maaf lambat penulisan ceritanya,anak masuk rumah sakit๐Ÿ˜” jangan berhenti untuk membaca cerita saya ini..Terimakasih telah meluangkan waktu untuk membaca cerita ini.๐Ÿ˜€

__ADS_1


__ADS_2