Keikhlasan Hati Anita

Keikhlasan Hati Anita
#101 Malam minggu


__ADS_3

INSTAGRAM @IJHAAA14


//*


Beberapa hari berlalu, Anita disibukkan dengan rutinitasnya yaitu kerja. Tak ada hal yang ia prioritaskan selain bekerja. Terkadang ia sesekali mampir ke toko untuk mengecek perkembangan omset tiap harinya.


"Anita!!".Seru seseorang membuat Anita menoleh


Anita yang hendak menuju mobilnya karena jam kantor telah usai, mendengar seruan seseorang memanggil namanya berhasil menghentikan langkahnya.


"Kak Mega".Balas Anita tersenyum


Dengan langkah pelan, Mega menghampiri Anita "Ada apa kak".Tanya Anita


"Mmm, entar malam kamu keluar gak?".Tanya Mega


"Kebetulan entar malam, Gea ngajakin jalan kak, emang ada apa?".Tutur Anita


"Yah, padahal aku mau ngajakin makan malam bareng".Jelas Mega lemas


Melihat raut wajah kecewa Mega membuat Anita tak enak hati "Gimana dong kak, aku udah terlanjur buat janji sama Gea".Ucap Anita tak enak


Mega terlihat diam sejenak "Yaudah begini saja, sekalian kamu ajakin Gea gimana".Usul Mega terlihat bersemangat lagi


"Entar aku kabarin Gea kalau gitu kak".Kata Anita


"Yasudah, nanti aku kirim alamatnya ya, awas kalau gak dateng".Seru Mega.


"Iya kak".


"Yasudah, kalau gitu kakak duluan ya mas Benny udah nungguin".Pamit Mega


"Iya, hati hati kak".


"Iya".Mega tersenyum lalu berlalu dari hadapan Anita.


Selepas kepergian Mega, Anita melanjutkan langkahnya menuju mobilnya untuk segera pulang ke rumah.


Sedangkan di mobil Mega dan Benny


"Kamu ngomong apa tadi dengan Anita sayang".Tanya Benny seraya menggenggam sebelah tangan istrinya itu.


"Oh itu, tadi aku ngajakin gabung di makan malam kita nanti, gak papa kan".Kata Mega


"Bagus dong, jadi makin rame".Seru Benny


"Iya, tadi juga aku suruh ngajakin Gea".Jelas Mega


"Gimana, teman kamu jadi datang kan?".Tanya Mega lagi.


"Iya jadi kok, tadi udah aku kabarin".


"Baguslah kalau gitu".Ucap Mega manja


Benny tersenyum menatap istrinya kemudian mengacak rambutnya pelan hingga membuat Mega kesal "Ihh kamu kebiasaan deh, kan jadi berantakan".Kesal Mega seraya merapikan rambutnya kembali


"Hehehe, kamu makin cantik kalau lagi kesel".Ucap Benny membuat Mega semakin cemberut.


DI TEMPAT ANITA


Tuuuutttt tuutt


Sesampainya di rumah, Anita mencoba menghubungi Gea.


Tuuuuttt


"Ya halo Nit".Sapa Gea


"Kamu di mana sekarang".Tanya Anita basa basi


"Di rumah, ada apa?".Tanya Gea balik


"Kak Mega ngajakin makan malam entar".Jelas Anita.


"Oh ya".Seru Gea.


"Iya, katanya gak boleh nolak".Kata Anita.

__ADS_1


"Hehe, kalau udah gitu mah ya kita harus datang dong".


"Iya, entar kita bareng aja ya".Ucap Anita.


"Oke sip, tapi jemput ya hehe".


"Iya iya, yaudah aku mau mandi dulu kalau gitu".Kata Anita


"Yaudah".


Tut.


Setelah memutuskan sambungan telepon, Anita masuk ke kamar mandi kemudian bersiap.


Beberapa menit bersiap, kini Anita sudah berada di dalam mobilnya.


"Aku udah mau jalan nih, kamu siap siap ya".Tulis Anita mengirim pesan ke Gea.


Anita melajukan mobilnya menuju rumah Gea.


Singkat...


Kini Anita sudah berada di depan rumah Gea.


Pip pip (Suara klakson mobil Anita)


Tampak Gea keluar dari rumahnya, berjalan menghampiri Anita.


"Yuk".Ajaknya


Anita kembali melajukan mobilnya menuju alamat yang sempat dikirimkan oleh Mega


"Emang ada acara apa sih, kok tiba tiba kak Mega ngajakin makan bareng".Tanya Gea


"Aku juga gak tau".Ucap Anita


"Pastinya bukan kita aja yang hadir".Kata Gea berhasil membuat Anita menoleh.


"Maksud kamu?".Tanya Anita


"Emang kamu tau dari mana?".Tanya Anita


"Ya, aku nebak aja sih".


Tak lama kemudian, sampailah kedua wanita tersebut di sebuah restoran mewah yang ada di Jakarta.


"Emang iya di sini tempatnya Nit?".Tanya Gea setelah turun dari mobil.


"Iya benar, kak Mega yang kirim kok".Ucap Anita seraya mengecek handponenya.


"Coba telepon kak Mega deh".Usul Gea


"Yaudah bentar ya, aku telepon kak Mega dulu".


"Iya"


Akhirnya Anita menghubungi Mega terlebih dahulu sebelum masuk.


Terlihat Anita sedang berbicara dengan seseorang dan yang pasti itu adalah Mega.


"Katanya langsung masuk aja".Kata Anita setelah memutuskan sambungan telepon


"Yaudah kalau gitu, ayo kita masuk".Ajak Gea


Kedua wanita tersebut berjalan beriringan memasuki restoran tersebut dan langsung menuju ruangan vip yang sudah dipesan oleh Benny dan Mega setelah menanyakan kepada petugas restoran.


Saat sudah berada di depan ruangan tersebut, terlihat Anita menghentikan langkahnya membuat Gea menoleh menatapnya heran "Kenapa?".Tanya Gea


"Kamu masuk duluan ya, aku kebelet nih mau ke toilet bentar".Ucap Anita terlihat sedang menahan sesuatu yang ingin keluar.


"Yaudah kalau gitu, jangan lama lama ya".Kata Gea


"Iya".Anita meninggalkan Gea di sana dan pergi mencari toilet.


Selepas kepergian Anita, Gea membuka pintu yang di depannya itu.


Clek...

__ADS_1


Semua yang ada di ruangan itu menoleh serempak melihat seseorang yang membuka pintu "Gea".Seru Mega seraya berdiri menyambut kedatangan Gea.


Gea tersenyum kikuk menyapa semua yang ada di sana. Gea tak menyangka semua yang ada di sana adalah orang orang yang sangat ia kenali dan disegani.


"Kok sendiri?".Tanya Mega menatap ke belakang Gea dan tak menemukan seseorang di sana


"Ke toilet kak".Ucap Gea tanpa menyebutkan nama


"Suruh duduk dulu sayang".Tegur Benny kepada istrinya.


Mega menoleh menatap suaminya sejenak kemudian kembali menghadap Gea "Yasudah, ayo duduk".Ajaknya


"Gea kamu sudah kenal mereka kan".Tanya Mega


"Iya kak, siapa sih yang gak kenal dengan seorang pak Danil dan pak Doni".Canda Gea berusaha menyesuaikan diri.


"Hehe, baguslah kalau begitu".Kata Mega


"Danil, Doni kenalin ini Gea".Ucap Mega kepada kedua pria tersebut


"Halo, salam kenal".Sapa Doni


Gea hanya tersenyum seraya sedikit menunduk menyapa Doni begitupun dengan Danil meski Danil hanya diam saja


"Enggak usah canggung, anggap saja teman sendiri".Timpal Benny melihat kecanggungan Gea


"Iya pak".Kata Gea tersenyum


"Teman kamu ke mana, tadi kata Mega kalian datang berdua".Tanya Danil tiba tiba.


"Oh itu pak, teman saya isin ke toilet".Ucap Gea


"Kalau diluar, tidak usah panggil bapak".Kata Danil datar


"Iya pak, ehh mmm".Gea terlihat gugup


"Panggil saja seperti kamu memanggil Mega".Ucap Danil datar


Tak ingin salah sebut karena belum terbiasa, Gea memilih mengangguk saja.


Tak lama kemudian


Clek...


Seseorang membuka pintu, mampu mengalihkan semua orang yang ada di ruangan itu.


Deg....


Empat mata yang tak sengaja beradu, berhasil membuat detak jantung keduanya berdenyut sangat cepat.


"Mas Danil".Batin Anita


"Anita".Batin Danil


"Dunia memang sempit".Batin Doni


Nah yang kemarin bertanya tanya, thor kapan sih Danil dan Anita ketemu? nah author harap pertanyaan kalian sudah terjawab ya.Yok pantengin terus episode selanjutnya


.


.


.


.


.


.


.


.


.


To be continue

__ADS_1


__ADS_2