Keikhlasan Hati Anita

Keikhlasan Hati Anita
#71 Hati dan Pikiranku


__ADS_3

SEBELUM LANJUT, JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE YA


TERIMA KASIH, SELAMAT MEMBACA


//*


Selepas menemui Anita, sepertinya Danil masih enggan meninggalkan Negara K. Sedangkan Doni sudah lebih dulu pulang karena harus menggantikan Danil mengurus perusahaan selama Danil berada di Negara K.


Tanpa sepengetahuan Anita, beberapa kali Danil membuntuti kemanapun Anita pergi termasuk saat pergi ke kantor. Seperti pagi ini, dengan menyamar menjadi tukang ojek online, Danil mengikuti mobil Anita yang akan menuju kantro.


Sesekali Anita melihat ke arah kaca spion, menaruh curiga kepada orang yang beberapa hari ini selalu mengikutinya "Orang itu siapa sih, beberapa hari aku perhatikan kayaknya dia sengaja mengikuti aku deh".Ucap Anita


Hingga tiba tiba Anita menepikan mobilnya di jalanan yang sepi sehingga seseorang yang membuntutinya mengerem mendadak "Aduh".Gumam Danil.


Anita turun menghampiri orang tersebut "Siapa kamu"


"Ada urusan apa kamu, selalu mengikuti saya"


Danil yang dipergokin menjadi takut "Bagaimana jika Anita mengenaliku".Gumamnya.


"Jawab, kenapa diam aja".Kata Anita kesal


"Buka helm kamu".Pinta Anita


Awalnya Danil tidak bergeming, tetapi karena desakan dari Anita sehingga dengan terpaksa ia membuka helmnya


"Mas Danil".Pekik Anita


Wajah Danil menjadi tegang, takut Anita membencinya "Maaf Nit".


"Mas Danil kenapa sih, biarin aku hidup tenang apa susahnya sih".Ucap Anita prustasi


"Maafin aku".Hanya kata maaf yang mampu Danil ucapkan


Anita memijat keningnya "Mau mas Danil apa?".Tanya Anita


"Aku ingin kamu ikut dengan aku kembali ke Indonesia".Pinta Danil seraya meraih tangan Anita


Anita menarik tangannya pelan "Maaf mas, aku nggak bisa".


"Kenapa Nit, kenapa?"


"Aku tau aku salah, tapi tolong beri aku kesempatan untuk memperbaikinya".Melas Danil lirih


Anita tak bergeming "Aku sadar Nit, ternyata aku sangat membutuhkanmu, aku mencintaimu Anita".


Deg....

__ADS_1


Mendengar pernyataan cinta dari Danil, membuat hati Anita bergetar "Plis Anita, kendalikan dirimu".Batin Anita.


"Ayo ikut kembali bersamaku Nit, mama sangat merindukanmu".Pinta Danil


Anita menunduk sejenak kemudian kembali mendongak "Biarkan aku sendiri mas".Ucapnya melenggang pergi membawa mobilnya meninggalkan Danil disana


"Aku harap kau akan kembali Nit".Ucap Danil selepas kepergian Anita.


Anita mengendarai mobilnya dengan suasana hati yang kacau "Aaaaghhhhhh, kenapa mas, kenapa kau datang disaat aku belajar untuk melupakanmu".Anita menitikan air mata.


Sedangkan disisi lain, Wahyu yang telah berjanji kepada Tari, akan mengajak Anita untuk makan malam di rumahnya.


Tut tuuuut


Telepon langsung terhubung "Halo Nit".


"Iya mas, ada apa?".Tanya Anita dari seberang sana yang sedang menahan tangis.


"Nanti malam, aku mau ajak kamu ketemu mama...Aku harap kamu mau ya".Jelas Wahyu


Anita terdiam sejenak "Harus ya mas"


"Aku mohon jangan menolak ya, soalnya mama pengen banget ketemu kamu".Pinta Wahyu berharap


"Yaudah, Anita mau".Akhirnya Anita mengiyakan karena merasa tidak enak untuk menolak.


"Iya mas"


Tut...


POV ANITA


Saat ini, aku bingung. Seakan hati dan pikiranku bertolak belakang.


Mas Danil, seseorang yang sangat aku cintai di masa lalu, tetapi itu dulu. Sekarang? akupun tak mengerti


Mas Wahyu, orang yang sangat baik, dia selalu ada disaat masa masa sulitku. Seiring berjalannya waktu, aku mulai belajar membuka hati untuknya. Tetapi ada satu titik di dalam hatiku yang merasakan keraguan, akupun tak mengerti itu.


Dia datang, ya seseorang di masa laluku datang memintaku untuk kembali bersamanya, jelas aku menolaknya tetapi, entah kenapa aku merasakan sakit.


Mas Wahyu, beberapa menit yang lalu dia mengajakku untuk bertemu mamanya. Entah dalam rangka apa, tetapi aku juga merasakan keraguan di sana.


Masa lalu yang pernah menghancurkan semangat hidupku seakan membuat diriku ragu dalam mengambil setiap tindakan. Apakah aku mengalami yang namanya trauma? akupun tak yakin.


Setelah beberapa saat beradu dengan pikiranku sendiri, akhirnya aku tiba di kantor.


Aku berusaha menutupi setiap kejadian yang hari ini aku alami, kemudian aku melangkah menuju meja kerjaku.

__ADS_1


Mengalihkan pikiranku dengan mengerjakan tumpuan tugaa yang harus aku selesaikan.


POV AUTHOR


Beberapa menit lagi, Anita akan menghadiri rapat bersama dengan atasannya Kenan.


Tuuuut


"Kamu ke ruanganku sekarang".Pinta Kenan


"Baik pak".


Tut


Dengan membawa sebuah dokumen di tangannya, Anita memasuki ruangan Kenan "Permisi pak".


"Silahkan duduk".


Kenan dan Anita sama sama fokus mengerjakan sesuatu untuk persiapan rapat nanti.


Hingga beberapa menit kemudian, rapat dengan para pemegang saham akan segera dimulai


Anita sebagai moderator, membuka rapat kemudian rapat berlangsung dengan sempurna tanpa kendala apapun.


"Terima kasih, atas kerja samanya semua".Ucap Kenan kepada para pemegang saham


Akhirnya rapat pun selesai, semuanya membubarkan diri.


Anita kembali ke tempatnya dan mengerjakan tugas lainnya.


Singkat


Jam kantor telah usai, Anita meninggalkan pekerjaannya dan hendak pulang ke rumahnya.


.


.


.


.


HALO SAHABAT AUTHOR, TERIMA KASIH KARENA MASIH SETIA PANTENGIN CERITA KHA


JANGAN LUPA TINGGALKAN LIKE ,KOMEN DAN VOTE YA.


TERIMA KASIH

__ADS_1


To be continue


__ADS_2