
SEBELUM LANJUT BACA, JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE YA SUPAYA AUTHOR LEBIH SEMANGAT LAGI.
SELAMAT MEMBACA
//*
Beberapa hari kemudian
Anita telah kembali kerutinitasnya setelah beberapa hari istirahat total.
Sesekali Wahyu menghampirinya, meski sekedar menyapa atau mengajak makan siang.
Seperti hari ini, Wahyu berniat mengajak Anita ke suatu tempat.
Ting
"Assalamaulaikum Nit, aku ganggu gak?".Tulis Wahyu mengirim pesan
Tak lama kemudian Anita membalas "Waalaikumussalam, enggak kok mas...Ada apa?".Balas Anita.
"Nanti malam aku mau ajak kamu keluar, itupun kalau kamu mau sih".Tulis Wahyu lagi.
"Mau kemana emang?".Tanya Anita
"Yah kemana aja, yang penting keluar".Tukas Wahyu memberitahu.
"Yaudah, boleh".Jawab Anita mengiyakan ajakan Wahyu.
"Entar malam aku jemput ya".
"Iya".
Setelah saling mengirim pesan, Wahyu maupun Anita kembali melakukan pekerjaannya masing masing.
Clek...
Anita tersentak melihat Kenan tiba tiba berada di depannya "Pak Kenan".Serunya.
"Saya mau keluar, kalau ada yang ingin bertemu, bilang saja besok baru bisa".Jelasnya.
"Baik pak".Jawab Anita sedikit membungkuk.
Selepas kepergian Kenan, Anita kembali sibuk pada pekerjaannya.
Tak lama kemudian handpone Anita berdering, segera ia mengangkatnya.
"Ya halo".Sapanya kepada penelpon.
"........"
"Baik, kalau kamu?".
"........"
"Iya, lagi di kantor".
"........."
"Iya, kamu baik baik ya di sana".
"........."
Tut
Di Negara X, disela sela kesibukannya,Karin menyempatkan diri untuk menghubungi Anita.
Tuuuuuuut
".........."
"Apa kabar Nit".
".........."
"Aku juga baik, kamu lagi kerja ya?".
".........."
"Yasudah, kamu lanjut aja"
".........."
"Iya"
Tut
__ADS_1
Setelah menghubungi Anita, Karin memilih membersihkan diri karena hari sudah mulai malam.
//*
Jam pulang kantor telah tiba, Anita bersiap untuk pulang.
Tak
tak
tak
Suara langkah kaki Anita yang hendak menuju parkiran.
Tiba tiba seseorang memanggilnya "Anitaa".Teriak Anisa.
Anita menoleh "Nis, ada apa?".Tanya Anita.
"Nanti malam, anak anak mau pergi nonton, mau ikut gak?".Ajak Anisa.
Anita yang mengingat telah membuat janji kepada Wahyu menjadi bingung mau jawab apa "Aduh gimana ya".Jawabnya seraya menggaruk tengkuk yang tak gatal.
"Kenapa? kamu gak mau ikut ya".Tanya Anisa lagi.
"Bukan, bukan itu, tapi aku udah ada janji sama seseorang".Jawab Anita merasa tidak enak.
"Dokter Wahyu ya".Tebak Anisa membuat Anita mengangguk kaku.
"Yaelahh, bilang kek dari tadi, yaudah gak papa, anak anak pasti seneng kalau kamu dan dokter Wahyu makin dekat".Ujar Anisa.
"Maaf ya, gak bisa ikut kalian".Ucap Anita masih merasa tidak enak.
"Udah, santai aja, semoga kencangnya lancar ya, yaudah aku duluan ya...Daaaaa".Ucap Anisa kemudian melenggang pergi.
"Apaaan sih, siapa yang mau kencang juga".Gumam Anita tak terima perkataan Anisa.
Tak berselang lama, Anita membawa mobilnya keluar dari lingkungan perusahaan menuju rumahnya.
Setelah sampai, Anita langsung naik ke kamarnya hendak membersihkan diri.
Ting
Pesan masuk dari handpone Anita "Entar malam jangan lupa ya".Isi pesan yang ternyata dari Wahyu.
"Iya".Balas Anita singkat.
Wahyu sudah tiba di depan rumah Anita.
Tok tok tok
"Iya sebentar".Teriak Anita dari dalam.
Clek....
"Mas Wahyu"Seru Anita. "Mari masuk".Ajaknya
"Iya".
"Sebentar ya, aku ambil tas dulu".Ucap Anita lalu naik ke kamarnya.
Beberapa menit kemudian,Anita kembali turun "Ayo".Ajak Anita sudah siap.
Mobil Wahyu membawa mereka membelah jalanan yang sangat ramai di malam hari.
"Mau makan dulu?".Usul Wahyu.
Anita menoleh "Boleh".
"Mau makan apa?".Tanya Wahyu
"Terserah sih".
Wahyu tertawa kecil membuat Anita menoleh "Kenapa?".Tanya Anita heran.
"Wanita emang gitu ya, kalau ditanya pasti jawabnya terserah, jadi kita sebagai laki laki bingung dong".Jawab Wahyu masih dengan tawanya.
"Apaan sih".Anita kesal.
"Kamu cantik kalau lagi cemberut".Kata Wahyu membuat Anita tersipu.
"Gombal".
Seketika hening, hingga mereka singgah di sebuah restouran klasik yang bergaya modern.
Singkat...
__ADS_1
Setelah makan, mereka kembali melanjutkan perjalanan mereka yang tak tau arah.
"Sekarang kita mau kemana lagi?".Tanya Wahyu.
"Kan kamu yang ajak aku keluar, jadi kamu pasti tau dong kita mau kemana".Jawab Anita sedikit kesal.
"Hehehe iya iya, aku ada tempat yang sangat bagus, pasti kamu suka".
Wahyu melajukan mobilnya menuju sebuah bukit yang sangat indah.
Beberapa menit kemudian sampailah mereka di kawasan bukit. Sebelum mereka naik, Wahyu mampir membeli minuman untuknya dan juga Anita.
"Nih".Wahyu menyerahkan minuman botol kepada Anita
"Terima kasih".Anita tersenyum meraih minuman itu.
Wahyu dan Anita berjalan menuju bukit yang tidak terlalu jauh.
Saat sampai di atas, Anita menjadi terkagum "Waaaaahh, indah banget".Serunya.
"Kamu suka?".Tanya Wahyu
Anita hanya mengangguk karena fokus menatap sekeliling.
Wahyu mengajak Anita duduk sambil menimati pemandangan malam di bukit itu.
1 menit
2 menit
3 menit
Heningggggg.
"Nit".Panggil Wahyu
Anita yang masih fokus mengagumi ciptaan Tuhan itu menoleh "Ya, ada apa?".
"Aku mau cerita sesuatu".Kata Wahyu serius.
Anita melihat keseriusan di mata Wahyu, membetulkan duduknya menghadap Wahyu "Ceritalah".
Sebelum memulai,Wahyu mengatur deruh nafasnya "Begini, sebelumnya aku sudah yakin untuk cerita ini ke kamu, apapun responmu nanti aku akan terima".
Anita hanya diam, fokus mendengar setiap kata yang Wahyu lontarkan.
"Aku hanya tidak ingin, kamu mendengarnya dari orang lain, jadi aku memutuskan untuk memberitahumu sekarang".Lanjutnya.
"Sebenarnya...."
Anita semakin penasaran, menatap serius mata Whayu.
"Sebenarnya aku sudah pernah menikah".
"APAAAAAA".Pekik Anita terkejut.
Wahyu sudah menyiapkan mental serta hatinya jika sewaktu waktu Anita akan menghindarinya.
"Jadi kamu sudah punya istri?".Tanyanya lagi masih tidak percaya.
"Kamu jahat banget ya, selama ini kamu deketin aku tetapi ternyata kamu sudah punya istri.Kamu pikirin dong perasaan istri kamu".Sarkas Anita yang sepertinya salah paham.
"Bukan begitu Nit".Elak Wahyu
Suasana menjadi tegang "Apaa? kamu mau mengelak, aku benar benar tak habis pikir sama kamu".Ucap Anita seraya berdiri.
Wahyu tiba tiba menjadi takut melihat Anita berdiri dan diapun ikut berdiri "Dengerin aku dulu, ini tidak seperti yang kamu pikir".Kata Wahyu berusaha menjelaskan.
Tetapi Anita terlanjur emosi sekaligus kecewa memilih menutu telinga "Kamu jahat tau gak,asal kamu tau mas, aku berusaha menerima kamu dalam hidupku tapi apa? ternyata kamu sama saja dengan laki laki yang ada di masa laluku".Tukas Anita Kemudian pergi meninggalkan Wahyu.
"Nit...Anita!!".Teriak Wahyu tapi tak mendapat respon dari Anita
"AAAGGGHHHHHHHHHH".Teriak Wahyu prustasi.
.
.
.
.
KALAU KALIAN TEGANG, JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE YA
AGAR KITA BERTEMU LAGI PADA EPISODE SELANJUTNYA
__ADS_1
To be continue