
SEBELUM LANJUT BACA PASTIKAN SUDAH MENEKAN TOMBOL LIKE YA
Selamat membaca
***
Di Negara X sebuah pernikahan yang sangat megah telah terjadi.
Hari yang ditunggu tunggu Danil dan Jessica kini telah tiba rasa bahagia terpancar jelas dari raut wajah keduanya.Beberapa jam yang lalu mereka telah sah menyandang status suami istri setelah melaksanakan ijab kabul.
Sandra yang awalnya tak terima Jessi untuk menjadi menantunya akhirnya luluh karena berbagai bujukan dari Danil.
"Selamat ya pak Danil"
"Selamat untuk kalian berdua"
"Selamat ya"
"Semoga kebahagiaan selalu menghampiri kalian"
"Semoga cepat dapat momongan"
"Pasangan yang serasi"
Dan masih banyak lagi berbagai ucapan yang dilontarkan para tamu undangan terutama para rekan bisnis Danil yang turut hadir.
"Selamat ya sayang semoga kamu bahagia".Ucap Sandra mengecup kening putranya kemudian beralih kepada menantunya.
Tak lama kemudian datang orang tua Jessi menghampiri mereka untuk mengucap selamat.
"Semoga kalian hidup bahagia".Ucap mama Jessica.
Waktu sudah semakin larut tapi tamu undangan masih berdatangan silih berganti.
"Yang aku capek nih".Ujar Jessi manja.
"Sabar ya sebentar lagi kita istirahat".Timpal Danil lembut.
Setelah beberapa jam resepsi berlangsung kini kedua mempelai bersiap untuk istirahat di kamar hotel milik Danil sekaligus tempat acara resepsi berlangsung.
Tanpa pikir panjang Danil langsung merebahkan tubuhnya merasakan lelah yang amat sangat sedangkan Jessi memilih masuk ke kamar mandi karena sudah sangat gerah.
***
Di tempat Anita mendapat kabar dari Arumi bahwa Danil sedang melangsungkan pernikahan hari ini.
"Halo Nit"
"Iya apa kabar"
"Baik...Ada yang ingin aku kasi tau".
"Apa emangnya"
"Hari ini Danil menikah dengan Jessi".Ucap Arumi langsung.
Deg..deg..
Tak dipungkiri Anita masih memiliki sedikit rasa kepada mantan suaminya itu.
"....."
__ADS_1
"Haloo Nit...Kamu baik baik saja kan".
Anita tekejut dari lamunannya."Oh iya aku baik baik saja".
"Kamu yang kuat ya".Arumi tau bahwa Anita masih memiliki rasa kepada Danil.
"Iya pasti aku kuat kok"
"Yaudahh aku tutup dulu ya soalnya lagi sibuk di kantor nih".Lanjut Anita mengakhiri.
Tut..
Semoga kamu bahagia dengan pilihanmu mas.Batin Anita sedih.
Tok tok tok..
"Nit kamu disuruh pak CEO untuk menyiapkan semua yang diperlukan untuk rapat di luar kota bulan depan".Ucap ibu Rosa
"Oh iyya bu".
"Yaudah selamat bekerja semua".Ucapnya lalu meninggalkan devisi anggotanya.
Anita segera menyiapkan segala kebutuhan untuk bulan depan walau terasa terlalu cepat tapi ia tak mau ada kekurangan apapun karena pertama kalinya ia ikut dengan direktur untuk rapat ke luar kota.
"Ehh Nit nanti kalian perginya berdua aja ya".Tanya Ayu penasaran.
"Aku juga kurang tau sih".Jawab Anita cuek.
Ayu hanya mangguk mangguk kemudian melanjutkan pekerjaannya.
***
Setelah membersihkan sisa make up di wajahnya Jessi ikut meremahkan tubuhnya di dekat Danil yang juga sangat kelelahan.
"Hmmm".Hanya dibalas deheman oleh Danil
Jessi menggerutu karena dicuekin oleh Danil yang telah menjadi suaminya itu.
"Yang ini kan malam pertama kita".Ucap Jessi antusias tapi lagi lagi tak digubris oleh Danil.
"Yangggg..."
"Apaan sih...Aku capek".Kata Danil sambil memejam.
Karena sudah terlanjur kesal Jessi memilih membelakangi Danil.
Jessi dengan jelas mendengar suara dengkuran halus suaminya kemudian menoleh memastikan
"Kok tidur sih..Nyebelin banget".Gerutu Jessi.
Tak lama kemudian Jessi ikut terlelap, kedua pengantin baru itu melewatkan malam pertamanya sebagai pasangan suami istri karena terlalu lelah.
##################
Di kantor Anita para pegawai berbondong bondong ke kantin karena sudah jam istirahat termasuk Anita dan kawan kawan.
"Kalian mau pesan apa".Tanya Anisa
"Seperti biasa".Ucap mereka serempak kemudian tawa mereka pecah begitu saja.
Hahahhahahaa.Tawa mereka mengundang pasang mata dengan tatapan yang beragam ada yang iri dengan kekompakan mereka dan ada juga yang kagum dengan kecantikan Anita.
__ADS_1
"Stttuututttt.Jangan kenceng kenceng diliatin orang tau".Bisik Anita.
Mereka semua baru menyadari bahwa sedari tadi mereka menjadi pusat perhatian membuat mereka tersenyum kecut tapi itu tak berlangsung lama karena pesanan mereka sudah tiba.
"Selamat makan".Kata Rendi dibalas anggukan oleh mereka.
Dengan lahapnya mereka makan mengejar jam istirahat.
"Nit siapa tuh nama cewek yang tinggal sama lo".Tanya Rendi di sela sela makan mereka.
"Oh itu namanya Karin...Emang kenapa".Tanya Anita tapi tak beralih dari makanannya.
"Naksir kali Nit".Celetuk Anisa.
"Apaaan sih".Kata Rendi.
Anita yang pertama menyelesaikan makanannya menunggu temannya yang masih fokus makan.
"Ya kalau naksir gak papa sih...Belum ada yang punya juga".Timpal Anita membuat fokus Rendi teralihkan.
"Serius?".Tanya Rendi antusias.
"Biasa aja kali Ren".Ucap Ayu mengundang tawa mereka.
"Masalah buat lhooooo".Nyolot Rendi.
"Nanti minta nomornya ya Nit...Plisss".Mohon Rendi serius.
Anita menggeleng kepala melihat antusias Rendi untuk menarik hati Karin "Iya nanti aku kasih".
Disambuk sorakan dari mereka.
Setelah beberapa menit mengobrol mereka kembali ke ruang kerjanya karena sebentar lagi jam istirahat hampir usai.
Sepanjang perjalanan Rendi hanya senyum senyum sendiri membuat Ayu berdigik ngeri melihatnya "Ngapain sih Ren senyum senyum gak jelas".
"Diam loo..Ganggu aja".Balas Rendi kesal
Sedangkan yang lainnya sudah terbiasa dengan keributan yang dibuat oleh mereka.
"Udah biarin aja, lagi kasmaran dia".Ucap Anita menyengir.
"Halaahh belum tentu juga Karin mau sama orang gesrek seperti kamu".Canda Anisa dibalas gelak tawa oleh mereka.
Hingga tiba di tempat masing masing tetapi mereka belum puas untuk menggoda Rendi.
"Jahat banget sih kalian..Bukannya dukung gue kek".Ucap Rendi pura pura sedih.
"Hahahahahha".Mereka hanya ketawa melihat tingkah lucu Rendi.
"Sudah sudah sekarang waktunya kerja lagi..Nanti ibu Rosa datang marah marah lagi".Pinta Anita sehingga mereka kembali fokus pada pekerjaan masing masing.
.
.
.
.
Kalau suka dengan ceritaanya jangan lupa tinggalkan like,komen dan vote ya
__ADS_1
Terima kasih semuanya
Bersambung💚