
TETAP JAGA KESEHATAN YA DENGAN MEMATUHI ATURAN PROTOKOL KESEHATAN
SIAPA TAU ADA YANG MAU BERKUNJUNG KE INSTAGRAM AUTHOR BISA CEK @IJHAAA14.
SELAMAT MEMBACA
//*
"Namanya dokter Wahyu".
"Ohh namanya Wahyu".Ujar Rosi tersenyum penuh arti.
Anita yang melihat tingkah Rosi berdigik ngeri "Emang kamu suka sama tu dokter?".Tanya Anita selidik.
"Ya siapa yang gak mau coba, udah ganteng mapan lagi aduhhhh idaman banget tau gak sih".Balas Rosi.
"Biasa aja tuh".Jawab Anita cuek sama sekali tidak tertarik
"Awas loo ya kalau entar lo naksir".Ejek Rosi.
"Gak bakalllllllll".Tolaknya serius.
Karena jam besuk sudah mau habis mereka memilih pamit pulang.
"Ayu kita pulang dulu ya".Ucap Anita
"Iya terima kasih ya udah mau jenguk Ayu".Kata Ayu tulus.
"Iya, kamu cepat sembuh ya".Kata Anita lagi tersenyum.
"Yaudah dada Ayuuuu".Seru Rosi.
Setelah pamit pulang mereka semua keluar dari ruangan Ayu dan masuk ke lift yang akan membawanya ke lantai dasar.
Ting
Sesampai di lantai dasar rumah sakit tiba tiba Anita kebelet ingin buang air kecil "Guyss aku ke toilet dulu ya".
"Kita ikut di mobil Rendi aja Nit, rumah kita kan gak searah".Ujar Anisa sebelum Anita berlalu.
"Yaudah, sampai ketemu di kantor besok....Daaaaa".Kata Anita berlalu sedikit berlari kecil mencari toilet
Sedangkan teman temannya pulang duluan dengan ikut di mobil Rendi karena mereka semua searah.
Di loby rumah sakit
Setelah membuang hajat yang sedari tadi ia tahan, Anita pun bersiap untuk pulang
Karena sibuk mencari kunci mobil ditasnya sambil berjalan tanpa sengaja ia menabrak seseorang.
Bruuuuughhhhh.."Aduhhh "Rintih Anita mengusap dahinya".
"Kalau jalan tuu....." deg.. deg.. Tanpa melanjutkan ucapannya Anita terpaku melihat sosok yang ia tabrak adalah dokter yang memeriksa Ayu tadi.
__ADS_1
"Mmmm...aaaa..Aduhhh kok aku jadi gugup sih".Batin Anita
Sedangkan orang yang ditabrak sedari tadi diam menatap datar Anita yang salah tingkah.
"Apa lihat lihat".Sewot Anita berkacak pinggang
Padahal sedari tadi ia berusaha menetralkan detak jantungnya yang hampir copot. "kamu yang apa apaan, situ yang nabrak saya terus situ yang marah marah".Ucap dokter Wahyu datar.
"Enak aja, kamu tuh yang jalan gak lihat lihat".Kata Anita sewot.
"Kamu aja yang jalan sambil nunduk".Balas Wahyu tak mau kalah.
"Ihhhhhh nyebelin banget sih".Gerutu Anita kemudian berlalu begitu saja menuju mobilnya.
Sedangkan Wahyu yang ditinggal begitu saja menggeleng melihat tingkah Anita "Dasar wanita aneh". Ucapnya ikut berlalu juga hendak pulang.
Di mobil...
"Kok aku sial banget sih harus ketemu dokter yang super datar itu".Gerutu Anita.
"Emang enggak ada apa cowok selain dia, kenapa harus ketemu terus".
Berbeda dengan pemikiran Wahyu yang juga sedang menyetir hendak pulang ke rumah.
"Kok ada yah cewek kayak gitu, jelas jelas dia yang salah tapi malah nyalahin orang lain".Ucapnya sedikit menampilkan senyum tipisnya.
"Menarikkkkk!!!!!".Pikirnya.
#################################//*
Negara X, di sebuah Club yang sangat terkenal di Jakarta tepatnya di ruang VVIP, di sana Danil sedang mabuk berat dan dengan setianya Doni yang masih tersadar menemani sahabat sekaligus bosnya itu.
Setelah kejadian perselingkuhan yang dilakukan Jessica, Danil tak pernah pulang ke rumah. Kerjaannya hanya mabuk kemudian bermain wanita.
Dan dengan sabarnya Doni selalu mengantarnya pulang ke Apartemen milik Danil karena tak ingin membawanya pulang ke rumah, takutnya mama Sandra khawatir.
Di sebelah kanan dan kirinya ada wanita dengan pakaian yang sangat minim siap melayani setiap apa yang dimau Danil.
"Tambah satu gelas lagi".Ucapnya dengan suara serak khas orang mabuk.
"JANGANNNN".Perintah Doni yang melihat sudah berapa botol minuman yang diminum Danil.
"Saya bilang tambah lagiiiiiiiii".Teriak Danil mabuk.
Sedangkan wanita yang bingung mau menuruti siapa memilih diam takut membuat kesalahan apalagi mereka tau siapa pria yang sedang bersamanya itu.
"Danillll bodooohhh, kamu sudah mabuk berat".Ucap Doni tak kalah geram.
HAHAHAHAHAHHHAA.Tawa Danil menggelegar ke seisi ruangan "WANITAAAAA JA**NG". BRUGGGGHHHHH. Teriaknya kemudian ambruk begitu saja.
"Hufffffgg". Doni mengusap wajahnya kasar melihat tingkah gila Danil.
Tak ada lagi Danil yang selalu menampakkan wajah angkuhnya, kini tinggal Danil yang berantakan.
__ADS_1
Rambut acak acakan dan pakaian yang lusuh tetapi masih tak bisa mengurangi kadar ketampanannya.
"B*D*H".Maki Doni... "Aduh kamu berat banget sih".Rintihnya berusaha mengangkat tubuh Danil.
Begitulah Doni, setelah Danil hilang kesadaran barulah ia membawanya pulang ke Apartemen dengan dibantu pegawai laki laki yang ada di sana.
"Terima kasih".Ucapnya lalu menutup kaca mobil melaju membelah jalanan malam kota Jakarta.
Sesekali ia melirik ke arah kursi belakang di mana Danil tak sadarkan diri "Kasihan banget kamu bro...Harus mengalami sakit hanya karena wanita".Ibanya.
Hingga beberapa saat kemudian sampailah ia di kawasan Apartemen elit.
"Pak tolong bantu saya".Pinta Doni kepada security.
"Baik pak".
Dengan dibantu oleh security Doni membawa Danil masuk ke Apartemen.
"Terima kasih ya pak".Ucapnya.
"Sama sama tuan".Jawab security lalu pergi.
Selama Danil tinggal di Apartemen, selama itu pula Doni selalu setia menemaninya takut akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan oleh Danil.
Tut tuuuuuuuut tuuut....
Doni hendak menghubungi seseorang.
"Halo...Bagaimana, apa semuanya sudah beres?".Tanya Doni kepada seseorang.
"Sedikit lagi bos...Kini mereka sudah kewalahan mengatasi harga saham yang tiba tiba menurun drastis, sebentar lagi perusahaan mereka akan gulung tikar bos".Ucap seseorang di seberang telepon yang diketahui orang suruhan Doni.
"Kerja bagus...Lanjutnya pekerjaan kalian, saya mau besok sudah muncul berita kebangkrutan mereka".
Setelah memutuskan sambungan telepon Doni beranjak pergi ke kamar lain yang biasa ia tempati saat menginap di sana.
"Hufffffhhhgg.Jessica sungguh membuatku lelah".
"Andaikan ia tidak berbuat ulah pasti kerjaan ku tidak akan bertambah seperti ini, mengurus bayi besar yang keras kepala".Gerutunya tetap melangkah masuk ke kamar.
Tut......
.
.
.
.
JANGAN LUPA TINGGALKAN LIKE, KOMEN DAN VOTE YA
Bersambung💚
__ADS_1