Keikhlasan Hati Anita

Keikhlasan Hati Anita
#94 Interview


__ADS_3

@IJHAAA14


//*


Seminggu telah berlalu Anita tinggal di Jakarta, selama itu pula ia belum pernah keluar rumah kecuali ingin ke supermarket itupun hanya sebentar.


Tetapi berbeda dengan hari ini. Beberapa hari yang lalu ia mengirim surat lamaran kerja ke berbagai perusahaan yang ada di Jakarta,maka hari ini Anita mendapat panggilan untuk interview di salah satu perusahaan besar di Jakarta.Meski Arumi ingin menyerahkan kembali toko kepadanya tetapi Anita masih kekeh untuk mencari kerja saja dan toko akan tetap di pegang oleh Arumi.


Setelah siap dengan setelan kerjanya, Anita keluar menemui Karin yang sudah menunggunya di meja makan "Pagi Karin".Sapa Anita.


Karin tersenyum kearahnya "Pagi, ayo sarapan dulu".Ajak Karin.


"Iya terima kasih".Balas Anita kemudian mengambil sepiring nasi goreng buatan Karin.


"Hari ini kamu kerja?".Tanya Anita disela sela makannya.


"Iya kerja".Balas Karin


Setelah selesai dengan sarapannya, kedua wanita tersebut beriringan keluar rumah menunggu taxi yang sudah dipesan masing masing dari mereka.


Karena taxi yang dipesan Karin lebih duluan tiba sehingga ia harus meninggalkan Anita sendiri "Kalau begitu aku duluan, semoga lancar ya".Ucap Karin sebelum naik.


"Iya".


Tinggallah Anita seorang diri di sana hingga beberapa menit kemudian taxi yang dipesannya juga telah tiba.


"Maaf mba sedikit telat karena tadi macet".Ucap supir taxi merasa tidak enak


"Iya tidak apa apa pak".Balas ramah Anita


Karena suasana macet kota Jakarta membuat Anita sedikit mengulur waktu untuk tiba di tempat tujuannya.


Hingga hampir satu jam melawan macet, barulah Anita bisa tiba di perusahaan tempatnya akan melakukan interview.


"Terima kasih pak".Ucap Anita seraya menyerahkan selembar uang kertas.


Sebelum masuk, Anita menatap sekeliling gedung yang menjulang tinggi itu. "Huff.Bismillah semoga lancar".Gumam Anita kemudian melangkah masuk.


Anita masuk,kemudian melangkah menuju meja receptionis "Permisi mba, ruangan Hrd di mana ya".Tanya Anita


"Kalau boleh tau, ada perlu apa ya mba".Tanya balik petugas receptionis dengan ramah.


"Saya Anita Az Zahra, beberapa hari yang lalu saya mengajukan surat lamaran kerja di sini dan hari ini saya mendapat panggilan untuk melakukan interview mba".Jelas Anita


"Baik kalau begitu tunggu sebentar ya mba".Ucap receptionis hendak menghubungi seseorang.


Dengan sabarnya Anita menunggu petugas receptionis hingga selesai bicara melalui sambungan telepon.


"Mba boleh naik ke lantai dua, kepala Hrd telah menunggu mba".Ucap receptionis


"Baik terima kasih ya mba".Ucap Anita ramah kemudian naik ke lantai dua sesuai arahan dari petugas receptionis.


Ting


Pintu lift terbuka, Anita segera masuk hingga pintu lift kembali terbuka dan segera Anita keluar.


Anita menatap sekeliling mencari ruangan Hrd hingga matanya menangkap sebuah ruangan yang sedang dicarinya.


Anita mendekat kearah ruangan itu.


Tok tok tok

__ADS_1


"Silahkan masuk".Ucap langsung seseorang dari dalam.


Clek..


"Permisi".Kata Anita tersenyum ramah.


"Silahkan duduk".Pinta kepala Hrd


"Terima kasih".


"Boleh saya lihat berkasnya dulu?".Seru kepala Hrd


"Oh ini bu".Anita menyerahkan berkas yang sedari tadi ia bawah.


"Saya pelajari dulu ya".Ucap ibu Nurmi


Beberapa menit Anita melakukan interview, menjawab setiap pertanyaan dengan yakin dan tepat membuat kepala Hrd hanya bisa mangguk mangguk seraya tersenyum.


"Melihat pengalaman kerja kamu yang cukup bagus, dengan begitu saya menyatakan bahwa kamu resmi diterima kerja di perusahaan ini dan selamat bergabung di perusahaan Maxy Company".Jelas kepala Hrd seraya tersenyum.


Anita senang bukan main "Terima kasih bu, saya akan melakukan yang terbaik untuk perusahaan ini".Ucap Anita


"Baik, mulai besok kamu sudah bisa masuk kerja".Ucap ibu Nurmi


"Baik bu, kalau begitu saya permisi".Ucap Anita seraya mengulurkan tangannya dan di sambut baik oleh ibu Nurmi.


"Mari bu".Pamit Anita


"Iya".


Dengan perasaan bahagia, Anita keluar dari ruangan itu kemudian hendak turun menuju lantai dasar.


Sebelumnya, Anita sudah memesan taxi hingga kini ia sedang berada di dalam taxi yang akan membawanya menuju toko. Anita berniat menemui Arumi.


Singkat


"Terima kasih ya pak".Ucap Anita seraya menyerahkan selembar yang kertas.


"Sama sama mba".


Anita melangkah masuk ke dalam toko dan langsung mencari keberadaan Arumi "Arumi kemana?".Tanya Anita kepada salah satu pegawai.


"Kak Arumi ada di ruangannya".Balas pegawai tersebut.


"Yaudah aku naik dulu ya".


"Iya kak"


Semua pegawai toko baik di toko pusat maupun toko cabang sudah mengenal baik siapa Anita sebenarnya.


Tak tak tak


Clek..


Tanpa mengetuk,Anita langsung masuk.


"Sibuk banget kayaknya".Seru Anita seraya meletakkan tasnya di atas sofa.


Arumi terkejut "Nit, sejak kapan kamu di sini".Tanya heran Arumi.


"Baru aja kok".Jawab Anita lalu berjalan hendak mengambil air minum

__ADS_1


Dengan gelas yang ada di tangannya, Anita mendaratkan bokongnya di sofa yang ada di ruangan itu.


"Sudah banyak yang berubah".Ucap Anita menatap sekeliling.


Arumi tersenyum "Iya, semakin hari omset kita semakin naik".


"Syukurlah kalau begitu".


"Emang kamu gak niat apa, kembali ngurus toko lagi aku semakin kewalahan".Ucap Arumi


"Enggak deh, kamu aja, kan ada beberapa juga orang kepercayaan kamu di toko cabang bisa bantu....Aku bantunya sesekali aja karena...".Tolak Anita kemudian menggantung ucapannya.


"Karena apa?".Tanya Arumi penasaran.


"Karena mulai besok aku akan masuk kerja".Sorak Anita.


"Kamu serius? kamu diterima di mana?".Tanya Arumi antusias


"Maxy Company".Ucap Anita dengan mengibaskan tangannya


"Wahh, itukan perusahaan besar gak sembarang orang yang bisa kerja di sana".Seru Arumi


"Nyatanya, aku sudah termasuk dari pegawai di sana".Ucap Anita.


"Kamu hebat".Puji Arumi.


"Tentu".Kata Anita menyombongkan diri membuat Arumi menggeleng.


"Jadi, toko biarlah kamu yang urus, aku hanya akan sesekali mengecek. Sayang dong ijazah gak ke pake' kan".Jelas Anita.


"Iya sih, yaudah semoga betah di tempat baru kamu".Ucap Arumi.


Cukup lama mereka mengobrol hingga tak sadar telah melewatkan makan siang mereka.


"Makan siang udah lewat, makan yuk".Ajak Arumi.


"Iya yah, ayo deh aku udah laper".Keluh Anita.


Mereka beriringan keluar toko untuk mencari makan menggunakan mobil Arumi.


Karena jam makan siang sudah lewat membuat jalan sedikit senggang sehingga mereka tiba di tempat makan dengan cepat.


Mereka memilih singgah di pedagang kaki lima


"Jadi ingat waktu kita sekolah, suka jajan di pinggir jalan".Ucap Anita sedang menunggu pesanan mereka.


"Iya yah, udah lama kita gak makan di tempat beginian".Timpal Arumi.


Hingga beberapa saat kemudian makanan pesanan mereka telah tiba "Silahkan dinikmati neng".Ujar penjual


"Terima kasih kang".


Dengan lahapnya mereka menyantap makanan yang mereka pesan, meski makanan yang sederhana dengan tempat yang jauh dari kata mewah tetapi kedua wanita hebat itu sangat menikmati makan siangnya.


.


.


.


To be continue

__ADS_1


__ADS_2