
INSTAGRAM @IJHAAA14
//*
Hingga kini Anita dan Arum telah mendarat di bandara Husein Sastranegara Bandung. Mereka langsung mencari taxi yang akan membawa mereka menuju hotel yang telah dipesan oleh Arumi sebelumnya untuk mereka istirahat sejenak karena nanti malam mereka harus menghadiri acara peresmian toko cabang .
"Kita Istirahat dulu di sini".Ucap Arumi sesampainya mereka di kamar hotel.
"Iya, aku juga capek banget".Keluh Anita langsung merebahkan diri di atas kasur king size itu.
"Yaudah, kamu istirahat dulu aku mau menghubungi seseorang".Arumi melangkah menuju balkon hotel dengan handpone di genggamannya.
Tak lama kemudian, Anita terlelap dengan pulas menandakan ia sangat kelelahan.
Sedangkan Arumi yang berada di balkon terlihat sedang berbicara dengan seseorang melalui panggilan telepon. "Bagaimana persiapan di sana".Tanya Arumi kepada orang kepercayaannya yang mengurus persiapan peresmian nanti malam.
"Persiapannya sudah 90% bu, tinggal menunggu waktu acara dimulai".Jelas seseorang dari seberang telepon.
"Bagaimana dengan tamu undangannya".Tanya Arumi lagi
"Semua undangan juga sudah kamu sebar bu".
"Kerja bagus, terima kasih dan aku tutup dulu".Ucap Arumi.
Tut
Setelah memutuskan sambungan telepon, Arumi kembali masuk dan hal pertama yang yang ia lihat adalah seorang Anita yang sedang tertidur pulas dan sama sekali belum membersihkan diri.
"Dasar Anita, secepat itu kau tertidur".Gumam Arumi menggeleng tersenyum.
Arumi mengecek jam tangannya yang masih menunjukkan pukul 15:35, masih ada waktu untuk dirinya juga ikut istirahat.
Arumi merebahkan dirinya di samping Anita namun tidak langsung memejamkan mata. Arumi menyempatkan diri tuk mengirim pesan kepada suaminya yang sedang berada di Negeri orang karena suatu pekerjaan.
"Aku sudah sampai mas".Tulis singkat Arumi.
Setelah mengirim pesan singkat kepada suaminya, Arumi meletakkan handponenya di atas nakas lalu ikut memejamkan mata.
17:55
Anita terbangun dari tidurnya, ia menoleh menatap Arumi yang juga terlelap di sampingnya.
"Rum bangun, udah sore".Ucap Anita mengguncang pelan bahu Arum.
"Rum".
"Hmm".Gumam Arumi mengucek matanya.
"Udah jam berapa Nit?".Tanya Arumi dengan suara seraknya.
"Lima menit lagi jam enam".Kata Anita.
"Yaudah, kamu mandi duluan aja".Pinta Arumi.
"Oke, aku mandi dulu ya".Seru Anita berjalan menuju kamar mandi.
Sambil menunggu Anita bersiap, Arumi mengurim pesan kepada orang suruhannya "Mobil yang akan membawa kami ke sana apa sudah siap?".Tanya Arumi mengirim pesan.
Tak lama kemudian muncul balasan pesan Arumi
"Habis magrib akan tiba di depan hotel tempat ibu".
Setelah mendapat balasan dari pesannya, kini ia juga bersiap untuk mandi. Tak lama kemudian, Anita keluar dari kamar mandi sudah siap dengan setelan formalnya "Sanah mandi".Pinta Anita
"Oke".
Kini giliran Arumi yang bersiap. Sambil menunggu Arumi, Anita duduk di depan cermin yang ada di sana untuk mempoles wajahnya sedikit dengan make up.
Tak berselang lama, Arumi juga sudah siap dan melakukan hal yang sama dengan Anita.
"Habis magrib, orang yang akan menjemput kita akan tiba".Ucap Arumi.
"Gimana kalau kita ngeteh dulu di bawah?".Timpal Anita.
__ADS_1
"Boleh tuh, yuk".Ajak Arumi.
Sambil menunggu jemputan mereka memilih untuk turun ke cafe hotel.
//*
Di Rumah Sakit
"Anita kemana, kok gak ikut".Tanya Mega mencari keberadaan Anita.
"Oh itu kak, tadi pagi Anita nelpon katanya dia ada urusan mendadak di Bandung".Jelas Gea sesuai yang ia tahu.
"Bandung?".Tanya Mega memastikan
"Iya kak Bandung, emang kenapa?".Tanya balik Gea
"Oh enggk papa".
Sehabis pulang kantor, sesuai janjinya kemarin dengan Mega, Gea kembali ke rumah sakit namun saat ini ia datang sendiri karena Anita harus ke Bandung.
"Kamu nginap kan?".Tanya Mega
"Iya kak, aku akan nginap".Angguk Gea tersenyum.
"Baguslah, soalnya mas Benny ada urusan penting makanya malam ini tidak bisa ke rumah sakit".Kata Mega.
"Yaudah, kan ada Gea".
"Iya".Mega tersenyum
OEEE OEE OEEE
Suara pekikan tangis bayi mungil itu mengalihkan fokus kedua wanita itu.
"Heheh, dia cemburu kak dicuekin sama emaknya".Canda Gea lalu meraih bayi mungil itu dan menyerahkan kepada mamanya.
"Hehe, kamu bisa aja".Timpal Mega mengambil posisi yang nyaman untuk menyusui sikecil yang sudah berdemo karena kelaparan.
"Lapar ya sayang".Kata Mega kepada putra kecilnya itu
Gea sangat antusias memperhatikan tingkah gemas bayi Mega yang sangat rakus meminum susu mamanya.
"Pengen deh punya baby".Canda Gea spontan
"Makanya cepat cari kekasih".Timpal Mega.
"Udah cari kak, tapi gak dapat".Celetuk Gea
"Entar juga dapat yang pas kok, atau kamu mau aku kenalin sama teman mas Benny".Tawar Mega.
Gea terlihat salah tingkah dan menggaruk tengkuknya yang tak gatal "Hehe, gak usah salting gitu kali, ya itupun kalau kamu mau".Canda Mega.
"Entar aja deh kak, masih mau sendiri".Ucap Gea
"Yasudah, kamu fokus aja dulu sama karirmu".Mega menasehati
"Iya kak".
BANDUNG
"Ayo, mobilnya sudah ada di depan".Ajak Arumi setelah mendapat pesan dari asistennya.
"Oh iya".
Mereka berjalan menuju mobil yang akan membawanya ke tempat peresmian.
Di dalam mobil, Anita hanya diam menatap lurus keluar jendela
"Kenapa?".Tanya Arumi
Anita menoleh "Enggak kok".Katanya sambil tersenyum.
Arumi membalas senyuman Anita "Semua sudah waktunya Nit kamu dikenal oleh masyarakat".Ucap Arumi pelan.
__ADS_1
"Banyak loh yang penasaran siapa sebenarnya pemilik asli toko karena aku sepenuhnya gak bilang kalau aku pemiliknya".Jelas Arumi.
Anita mengangguk yakin "Iya aku siap".
"Nah gitu dong".Girang Arumi memeluk erat Anita.
Uhhuk Uhuk uhuk
"Rum lepasin, sesak nih".Pekik Anita memukul pelan bahu Arum
Arumi melepas pelukannnya dan tersenyum simpul kepada Anita "Hehee, sorry".Ucapnya seraya mengangkat dua jarinya.
Tak lama kemudian, sampailah mereka di tempat peresmian. Setelah pintu terbuka kedua wanita itu turun dan menyapa para tamu undangan di sana.
Banyak yang bertanya tanya tentang wanita yang sedang bersama Arumi pemilik toko Az Zahra.
Karena yang ditunggu telah tiba, sang pembawa acara mulai bersuara untuk membuka acara.
Kini giliran Arumi memberi sambutan.
"Selamat malam semua".Sapanya di atas podium mic
"Malam". Balas semua serempak
"Pertama tama saya ucapkan terima kasih kepada hadirin yang sudah menyempatkan waktu untuk berkenan hadir di acara peresmian toko cabang kita. Sebelumnya saya ingin memperkenalkan seseorang penting kepada kalian".Tutur Arum
Para tamu undangan bertanya tanya tentang orang penting tersebut.
"Nit sini".Panggil Arum.
Sesuai arahan dari Arum, Anita ikut naik ke podium dan berdiri bersebelahan dengan Arumi.
"Perkenalkan dia adalah Anita Az Zahra, pemilik asli toko Az Zahra".Ucap Arum
Seketika suasana menjadi heboh karena telah hadir pemilik asli toko yang sedang naik daun ini yang selama ini masih menjadi tanda tanya besar.
"Ucapkan sesuatu Nit".Pinta Arum memberi jalan kepada Anita.
Anita berdiri di depan mic "Hai semua, sebelumnya saya ucapkan rasa syukur kepada Tuhan atas segala nikmatnya sehingga kita dapat bertemu secara langsung. Dan saya juga memohon maaf karena baru bisa hadir di tengah tengah kalian setelah beberapa tahun karena suatu hal yang tak bisa saya ceritakan di sini. Terima kasih atas kerja samanya".Ucap Anita.
Setelah memberi sambutan singkat, acara selanjutnya adalah pemotongan pita yang akan dilakukan oleh Anita dan didampingi oleh Arumi.
"BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM".Putusnya tali pita dibarengi dengan suara tepuk tangan kepada seluruh tamu undangan.
"Khusus untuk hari ini, kalian akan mendapat diskon 90%. Selamat berbelanja".Seru Arumi dan disambut heboh oleh semuanya
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
To be continue