
Halo sahabat author sebelum lanjut baca, usahakan tekan tombol like ya
Happy reading
***
7 BULAN KEMUDIAN
Hari hari Anita lalui dengan bahagia, ia sangat menikmati setiap proses kehidupan yang kini ia jalani, setelah kembali hidup seorang diri selepas kepergian Karin kini dirinya telah diangkat sebagai sekretaris CEO karena ketekunannya dalam bekerja beberapa bulan ini, jika ada yang bertanya kemana Tasya jadi Tasya beberapa bulan lalu telah resign dari pekerjaannya karena ikut suaminya.
Diberi kepercayaan menjadi sekretaris seorang CEO membuatnya semakin memiliki pacuan semangat untuk hidupnya.
Semakin hari dirinya semakin disibukkan dengan tugas kantor sehingga tak membuatnya memiliki waktu luang untuk mencari pendamping hidup.
Lingkungan tempat kerja yang baik dengan teman teman yang baik membuatnya semakin betah hidup sendiri.
Namun sayangnya semakin ke sini ia semakin jarang berkomunikasi dengan orang orang terdekatnya yang berada di lain Negara dengannya, siapa lagi jika bulan Arumi dan Karin.
Mungkin karena perbedaan waktu yang sangat jauh serta kesibukan yang memadai membuat mereka seakan lupa untuk saling mengabari.
Berbeda dengan kehidupan mantan suaminya Danil, rumah tangganya dengan Jessi tidak berjalan mulus seperti di awal pernikahan
POV DANIL
Akhir akhir ini aku melihat perubahan pada diri istriku, semakin hari dirinya semakin sibuk entah apa yang membuatnya sibuk, berjumpa dengannya masih bisa terhitung oleh tangan.
Tapi hari ini aku merasa tak bisa tinggal diam, aku harus mencari tau sebelum rumah tanggaku berada di ujung tanduk.
Tut tut tuuuuttt.
"Halo Don, aku tunggu kamu di rumah sekarang".
Tut.
Setelah menghubungi Doni aku memilih mandi terlebih dahulu karena hari sudah mulai sore.
Tak lama kemudian Doni datang
Tok tok tok
Ceklek.
"Ehh,, pak Doni mari masuk pak".Ajak bibi.
"Terima kasih bi".
"Tuan sudah menunggu di ruang kerjanya pak".Ucap bibi memberitahu.
"Yasudah saya langsung ke atas ya bi".Pamit Doni.
//*
"Ada apa bro".Tanya Doni langsung duduk.
"Gue butuh bantuan loo, buat nyelidiki istri gue".Ucapnya langsung.
"Maksud loo Jessi".Tebak Doni penasaran.
"Yahh siapa lagi kan istri gue cuman satu".Kata Danil melempar bolpoin ke arah Doni.
__ADS_1
"Hehehe siapa tau ada simpanan".Candanya. "Jadi gue harus apa nih".Tanyanya serius.
"Beberapa hari ini Jessi jarang pulang, gue mau lo cari di mana dia sekarang".Seru Danil tak kalah serius.
"Yahh lacak aja handponenya, gampang kan".Timpal Doni.
"Kalau gue bisa,gak mungkin gue panggil loo ke sini BEGOOOO".Maki Danil.
"Nomornya udah gak aktif, itu yang membuat gue terdorong untuk mencari tau".Lanjutnya.
"Ok nanti gue cobaa, gue juga akan minta bantuan sama teman teman gue".Ucapnya.
Tak mendapat respon dari Danil membuat ruangan itu menjadi hening.
1 menit
2 menit
3 menit
"Woiiiiiii".Teriak Doni
Membuat Danil terkejut."Apaaaan sih".
"Lagian diem aja loooo".
"Gak tau deh gue pusing mikirin tuu anak".Danil menyandarakan bokongnya lesu.
"Tenang aja gak usah terlalu dipikirin".
"Sedari dulu gue ingetin loo broo tentang kelakuan istri lo tapi loo tetap kekeh tak percaya, barukan loo nyadar kalau bini loo it bukan orang baik baik".Batin Doni.
"Enggak".Jawabnya singkat.
"Sekarang dia di Landon".
"WHAAAAATT".Pekik Danil tak percaya "Ngapain dia kesitu, sejak kapan".
"Santai bro, udah lama kaliii tak lama setelah lo ngirim surat cerai ke dia".Ucap Doni santai.
"Jual diri kali dia di sana".Tuduh Danil enteng.
"Kurang ajar looo Anita itu wanita baik baik yaa, lo gak tau aja dia kerja apa sekarang".Kesal Doni.
"Bodo amat".
"Gue harap loo gak bakal nyesel udah lepasin dia demi si Jessi itu".Ucap Doni semakin kesal dengan tingkah sahabatnya itu.
"Gak bakal".
"Gue gak yakin broo".Selidik Doni
"Apaaaan sih, gak jelas looo".Kata Danil sinis.
"Yaudah terserah loo,kalau gitu gue pulang ya".Pamit Doni. "Entar gue hubungi lo kalau ada info".
"Thanks ya".
Kreeeekkkkt.
__ADS_1
#################
"Nit hari ini kosongkan jadwal saya".Ucap Kenan.
"Baik pak".Patuh Anita.
Hari ini Kenan hendak pulang cepat karena ingin mengajak bibi nya jalan jalan.
Setelah melihat Kenan menghilang dari hadapannya, Anita segera membatalkan semua janji temu Kenan hari ini dan dipindahkan ke hari lain.
Hufffgghhhhh."Akhirnya hari ini bisa sedikit luang".Ucap Anita menyandarkan bokongnya.
Tut tut tuut.
"Ya halo dengan Anita, ada yang bisa saya bantu?".Tanya Anita kepada sang penelpon.
"Ya ampun Nit, ini gue Anisa. Handpone loo gak aktif soalnya jadi gue telepon di sini".Ucap Anisa terkekeh di seberang sana.
"Sialan loo gue kirain siapa, hp gue lowbet ada apa emangnya".Tanya Anita.
"Anak anak ngajakin nonton entar malam, mau ikut gak".
"Oh bisa bisa kabarin aja kumpul di mana".
"Yaudah..Byeee"
Tut.
Semenjak Anita berpindah posisi waktu bertemu dengan teman temannya sangat jarang karena berbeda waktu pulang walaupun dalam satu kantor, jam makan siangpun sangat jarang bersama paling sering Anita hanya memesan makanan karena tidak sempat turun ke kantin.
Sore hari
Karena tak ada lembur hari ini membuat Anita bisa pulang cepat karena ada janji dengan teman temannya yang sudah pulang duluan.
Kembali ke rumahnya tak ada yang berubah, sunyi itulah yang ia rasakan saat membuka pintu rumah tetapi ia sudah terbiasa dengan itu.
Ting
"Kita kumpul di mall xxx ya".Isi pesan Anisa
"Oke".
Karena ingin keluar jadinya Anita tak memasak untuk malam ini, langsung saja ia masuk ke kamarnya untuk membersihkan diri dan bersiap siap.
Hingga menjelang malam segera Anita melajukan mobilnya ke tempat yang di maksud temannya.
.
.
.
.
.
.
SELAMAT MEMBACA GUYS
__ADS_1
BERSAMBUNG💚