
SORY YA GUYS UNTUK 2 HARI YANG LALU AUTHOR GAK UP SOALNYA LAGI KURANG FIT.
YUK KITA LANJUT KETERTINGGALAN KEMARIN,TETAP PANTAU TERUS YA
JAGAN LUPA KRITIK DAN SARANNYA KARENA AUTHOR JUGA MASIH DALAM TAHAP BELAJAR.
HAPPY READING GUYS❤🥰
//*
Hari berganti dengan minggu,minggu berganti dengan bulan, waktu begitu cepat berlalu membuat sang empunya tak menyadari hari yang begitu sangat dinanti kini telah tiba.
Hari yang begitu spesial bagi Anita, setelah melakukan breafing beberapa bulan yang lalu, Tinggal mengitung menit Anita akan menjadi seorang CEO.
Dengan hikmat, sang MC selaku pemandu acara malam ini tengah berbicara di atas podium.
Setelah beberapa sambutan sambutan dari pihak yang bersangkutan, kini tibalah inti dari acara pada malam ini.
"Silahkan nyonya Anita kami persilahkan dengan hormat untuk maju ke depan".Pinta sang pemandu acara.
Dengan di dampingi suami dan kedua putra putrinya, Anita berjalan menuju pita yang masih bersambung erat.
"Ini bu".Kata Ainun menyerahkan sebuah pita.
" 1 2....3 silahkan nyonya Anita di potong pitanya".Pinta pemandu acara
Anita menoleh ke arah suaminya terlebih dahulu sebagai isyarat agar pemotongan pita ia lakukan bersama.
"Bismillahirrahmanirrahim".Seru Anita sehingga pita terpotong menjadi dua bagian.
Prok prok prok
Tepukan riuh dari tamu acara
Anita kini resmi menjadi CEO THE ZHAR SHOW.Yang bekerja sama langsung dengan dua perusahaan berpengaruh di Negeri ini.
WIJAYA GROUP DAN MAXY COMPANY.
"Selamat ya sayang".Ucap Danil seraya mengecup kening istrinya.
"Terima kasih mas"
"Ciee CEO baru".Goda kedua anaknya membuat Anita tersenyum seumringai.
"Selamat ya bunda".Ucap Geandra dan Andrian secara bergantian.
"Terima kasih yah sayang". Balas Anita mencium anaknya secara bergantian.
"Selamat ya Nit".Kata Mega memeluk mantan bawahan suaminya itu yang kini merangkak menjadi seorang CEO yang baru saja di resmikan
"Terima kasih kak".
Setelah acara inti terlaksana,kini para tamu undangan di arahkan untuk mencicipi jamuan yang telah di sediakan.
"Selamat ya bu".Seru Ainun memeluk atasannya itu.
"Selamat juga buat kamu Nun, kamu telah ikut andil dari semua ini".Balas Anita.
__ADS_1
Setelah mengucapkan selamat kepada CEO baru, Ainun meninggalkannya hendak menyapa beberapa tamu undangan selaku manager di perusahaan baru itu.
Geandra dan Andrian setelah acara pemotongan pita entah kemana sudah tak nampak lagi, mungkin sedang sibuk mengisi perut karena sedari tadi merasakan lapar.
Sedangkan Danil, beberapa menit yang lalu meminta isin kepada istrinya untuk menemui beberapa kolega bisnisnya yang ikut hadir di acara itu. Sebelumnya Danil sudah mengajaknya namun dengan lembut Anita menolak karena hendak juga menyapa para tamu yang lain.
Sepeninggal Ainun, Anita tiba tiba teringat sesuatu. Wajah yang sebelumnya ceria seketika berubah murung. Tak ingin merusak acaranya sendiri dengan membuat orang orang melihat perubahan moodnya, Anita memilih menghindar dari keramaian beberapa saat.
"Rum".Gumamnya seketika menitikan air mata.
Anita menengadah sejenak agar air matanya tak menetes ke lantai.
"Andai kau ada di sini Rum, Andai kau hadir di moment ini, moment yang kita impi impikan dulu Rum".
"Sudah lama aku tak mendengar kabarmu, di mana kau sekarang, aku sangat merindukanmu, rasanya tak adil jika aku tak hadir saat ini Rum, kita yang bangun ini sama sama jadi kita juga yang harus terima hasilnya salam salam Rum". Anita sudah tak bisa membendung air matanya merindukan sosok sahabatnya yang menghilang entah ke mana setelah ikut dengan suaminya.
"Sayang".Tegur Danil berhasil mengejutkan istrinya.
Sebelum menoleh, Anita menyeka air matanya "Mas".Balasnya dengan sebisa mungkin tersenyum.
Tentu Danil tak bisa dibohongi dengan hal yang sepele "Kamu menangis?".Tanyanya menatap intens.
Anita menggeleng "Enggak kok".
"Sayang, ayolah gak usah bohong... Sini sini".Danil meraih tubuh mungil istrinya masuk ke dekapannya.
"Kenapa hmmmm".Tanya Danil lembut.
Tubuh Anita seketika bergetar berada di dekapan suaminya, ai tak bisa menyembunyikan kesedihannya terhadap suaminya.
"Hei, ini hari bahagia kamu lo sayang, ko nangis sih".Ujar Danil dengan usapan lembut di kepala istrinya.
"Aku pengen di hadir di sini, melihat keberhasilan aku, dia yang selalu menemani aku disaat susah susahnya bangun usaha, tapi kenapa di saat hasil akhir di gak bisa ngerasainnya juga mas".Jelas Anita dalam tangisnya.
Danil terdiam, membiarkan istrinya meluapkan kesedihannya karena ketidakhadiran sahabatnya.
"Mas".Tegur Anita saat tak mendapat respon dari suaminya.
"Mas".
"Eh iya sayang, kenapa?".Tanya Danil tersadar dari lamunannya.
"Kamu dengar aku kan?".Tanya Anita penuh selidik.
"Iya sayang, aku dengar kok".
"Terus kenapa malah ngelamun".Gerutu Anita mulai kesal melepas dekapan suaminya.
"Enggak sayang, yaudah maafin aku yah, yuk kita gabung sama yang lain".Ajak Danil
Danil yang tadinya hendak mencari keberadaan istrinya karena beberapa koleganya ingin bertemu, malah menemukan Anita berada di pojok acara sedang menyendiri. Tanpa pikir panjang Danil menghampiri istrinya yang ternyata sedang menangis meski Anita berusaha menutupinya.
Beberapa jam acara berlangsung.Satu per satu tamu acara sudah meninggalkan tempat.Tinggal beberapa yang tinggal salah satunya adalah Ainun.
"Ibu belum pulang?".Tanya Ainun.
"Pulang aja bu, sisanya biar saya yang beresin".Lanjut Ainun.
__ADS_1
"Kamu yakin?".Tanya Anita.
Ainun mengangguk yakin.
Malam sudah semakin larut, melihat kedua anaknya sudah merasakan ngantuk dengan berat hati Anita harus meninggalkan tempat acara.
"Baiklah, saya serahkan semuanya sama kamu yah".
"Ibu tenang saja".
"Yasudah, kalau sudah beres lebih baik kamu nginap saja bahaya pulang sendiri tengah malam".Pinta Anita
Anita meninggalkan tempat acara bersama keluarganya.
Di tengah perjalanan Anita banyak terdiam, memilih menatap jauh keluar jendela.Merasakan perubahan istrinya, Danil tak berniat menegur pasalnya ia sudah tahu penyebab perubahan Anita. Sedangkan Andrian dan Geandra sudah terlelap sedari tadi di kursi belakang.
//*
DI NEGARA LAIN.
Sepasang kekasih halal, tengah mempersiapkan kepulangannya ke tanah air tercinta.
"Ayo tidur dulu sayang, besok subuh pesawat kita akan lepas landas".Pinta sang suami
Tanpa bantahan, Istrinya mengiyakan begitu saja.
Kedua insan itu, langsung terlelap dengan khidmat untuk menyambut hari esok.
Beberapa tahun di Negara orang karena suatu pekerjaan yang menjadi tanggung jawab suaminya membuatnya sangat merindukan momen momen saat ini, momen di mana ia akan kembali dengan bahagia untuk bertemu orang orang tercintanya.
Arumi.....
Menjadi istri yang sholehah, ia harus rela meninggalkan tanah kelahiran untuk ikut suaminya bertugas dalam jangka waktu yang tidak sebentar.
Buah dari kesabarannya dalam menghadapi kehidupan baru di Negara orang telah terbayarkan ketika mendapat kabar dari suaminya bahwa sebentar lagi ia akan kembali ke Negara asalnya.
Waktu begitu cepat berlalu, kini Arumi dan Dito sedang menuju ke bendara karena sebentar lagi pesawat mereka akan lepas landas.
Sesampainya di bandara, dengan langkah cepat mereka segera menuju ke ruang check in.
"Mas aku gak sabar bertemu dia".Girang Arumi sedikit berbisik membuat Dito hanya mengangguk tersenyum dengan tingkah tak sabaran istrinya.
.
.
.
.
.
.
.
Maaf ya guys jika masih banyak typo
__ADS_1
To be continue❤🥰