Keikhlasan Hati Anita

Keikhlasan Hati Anita
#98 Majalah Bisnis


__ADS_3

INSTAGRAM @IJHAAA14


//*


Tanpa Anita sadari, di lantai dasar perusahaan ada seseorang yang sangat ia kenal dan mengenalnya sedang berjalan menuju lift khusus yang akan membawanya ke ruangan CEO.


Di perusahaan Maxy Company tak ada yang tidak mengenal sosoknya karena sudah beberapa kali ia mendatangi perusahaan itu. Terjalin kerja sama antara perusahaan MC dan WG membuat Doni seringkali berkunjung ke sana.


Ya, pria tersebut adalah Doni.Tangan kanan sekaligus sahabat Danil sang pemimpin Wijaya Group.


Hari ini Doni datang berkunjung karena ada hal yang ingin ia bicarakan dengan pemimpin MC.


Clek..


Sang empunya mendongak "Kamu datang Don, kenapa tidak mengabariku terlebih dahulu".Serunya seraya berdiri menyambut kedatangan Doni


Mereka terlihat akrab seperti terjalin hubungan yang sangat dekat selain rekan kerja


"Sorry, tadi gue tidak sempat soalnya".Balas Doni


Siapakah dia, ya dia adalah Benny Aditama pengusaha muda yang berhasil merintis karir dari nol hingga bisa memimpin sebuah perusahaan. Benny adalah teman dekat Danil dan Doni sekaligus rekan kerja. Benny adalah pria yang sudah beristri dan saat ini tengah menantikan kelahiran buah hati pertama mereka.


"Danil belum pulang ya".Tanya Benny


"Iya belum, sepertinya akan memakan waktu yang lama untuk mengurus proyek yang ada di sana".Jelas Doni


"Tidak heran sih, secara proyek itu adalah proyek yang sangat besar jadi harus diperiksa secara detail".Tutur Benny


"Iya".


"Jadi, apa yang membuat kamu datang kemari tanpa memberitahuku dahulu".Tanya Benny


Doni menjelaskan tujuannya ke sana dan merekapun cukup lama berbincang membahas kelanjutan kerja sama mereka dalam sebuah proyek yang tengah berlangsung.


"Nanti gue kabarin kalau ada pembaharuan lagi".Kata Doni


"Baik kalau begitu, titip salam sama tante Sandra".Kata Benny


"Oke, gue pamit ya".


"Ya"


Doni keluar dari ruangan Benny dan menuju lift yang akan membawanya ke lantai dasar.


Sesampai di lantai dasar,Doni berjalan menuju pintu utama dengan aura wibawanya membuat para wanita tak berkedip melihatnya


BRUUUKKKKK


"Auuuu".Suara wanita tengah meringis lalu segera berjongkok memungut kertas kertas yang berserakan


"Maaf maaf, biar saya bantu".Ujar Doni seraya ikut berjongkok membantu wanita itu mengumpulkan kembali kertas kertas yang berserakan


Wanita itu mendongak "Pak Doni!!".Tebaknya terkejut


"Anita!!".Doni tak kalah terkejut melihat siapa yang kini berada di depannya.


Anita meraih kertas kertas yang sedang dipegamg Doni kemudian kembali berdiri "Terima kasih".Ucapnya


"Kamu kerja di sini".Tanya Doni penasaran


"Iya pak, kalau begitu saya permisi".Ucap Anita cepat


"Tunggu dulu".Cegah Doni namun Anita sudah berlalu

__ADS_1


Doni menatap punggung Anita yang terlihat sedang menghindarinya.


"Kenapa gue tidak mengetahui informasi sepenting ini".Gumam Doni.


Tak ingin berlama lama di sana, Doni memilih keluar dari perusahaan Benny


Doni menjalankan mobilnya keluar dari lingkungan perusahaan MC.


"Sungguh dunia memang sempit".Gumam Doni seraya tersenyum kecil.


Sedangkan di tempat Anita, baru saja ia selesai memfoto copy beberapa berkas di lantai dasar.


Saat hendak kembali ke ruangannya, ia tak sengaja menabrak seseorang yang ia kenal


"Ada urusan apa pak Doni di sini?".Pikir Anita setelah sampai di meja kerjanya


"Ah mungkin hanya kebetulan saja".Pikirnya lagi.


Gea yang melihat Anita termenung sepulang dari ruang foto copy menjadi penasaran "Kamu kenapa? kok bengong aja".Tanya Gea


Anita tersentak "Eh, enggak kok gak papa".Ucapnya sambil tersenyum


"Eh aku mau nanya".Kata Anita serius


Gea terheran melihat raut wajah Anita yang berubah serius "Yaudah, mau nanya apa?".


"Mmm, kamu kenal pak Doni gak".Tanya Anita sedikit berbisik


Gea melihat sekeliling "Ngapain sih bisik bisik, gak ada yang dengar juga, yang lain pada pergi ke ruang foto copy".


"Hehee".Anita hanya cengengesan


"Emang kenapa?".Tanya Gea


"Pak Doni yang dari MG kan".Tebak Gea


"Iya".


"Kenal sih, secara dia sering ke sini".Kata Gea


"HAH!! buat apa?".Pekik Anita tanpa sadar.


"Aduhhh Nit, biasa aja kali".Protes Gea


"Hehehee"


"Perusahaan tempat kita kerja ini menjalin kerja sama dengan Wijaya Grup, jadi gak heran kalau pak Doni sering datang ke sini".Jelas Gea


"Begitu ya".Kata Anita


"Emang kenapa sih, eh kok kamu bisa kenal dia? kamu kan belum pernah ketemu".Tanya Gea


Anita bingung harus jawab apa "Mmm, itu anu di majalah, ya aku pernah melihatnya di majalah bisnis gitu".Kata Anita blakblakan.


"Oh".


Tanpa sadar mereka berbincang hingga jam pulang kantor "Pulang yuk".Ajak Gea


"Bentar, aku beresin ini dulu".Kata Anita


Hingga selesai merapikan meja kerjanya, mereka berjalan beriringan keluar perusahaan menunggu taxi yang telah mereka pesan


Karena arah rumah mereka yang berbeda,membuat mereka harus berpisah di loby perusahaan

__ADS_1


"Sampai ketemu besok".Seru Gea lalu masuk ke dalam taxi yang sudah menunggunya


"Iya, daaaa".Anita melambaikan tangannya hingga taxi yang membawa Gea berlalu dari hadapannya.


Tak lama selepas kepergian Gea, taxi yang dipesan Anita juga tiba. Segera Anita masuk dan menuju pulang ke rumahnya.


Singkat...


Anita tiba di rumahnya bertepatan dengan suara Adzan dikumandangkan.Mengingat jam pulang kantor membuat jalanan kota Jakarta sangat macet sehingga memakan waktu cukup lama untuk sampai di rumah Anita.


Tok tok tok


Tak membawa kunci cadangan membuat Anita harus menunggu seseorang membuka pintu.


Tok tok tok


Clek...


Muncullah Karin "Nit, baru pulang".Serunya


"Iya nih, biasa macet".Kata Anita lesuh


"Yaudah, ayo masuk".


Anita masuk dengan berjalan gontai karena capek sedangkan Karin sedang mengunci pintu terlebih dahulu baru menyusul Anita


"Kamu mandi dulu, habis itu kita makan malam".Ucap Karin


"Kamu habis masak".Tanya Anita


"Iya, kebetulan tadi aku pulang cepat".Jelas Karin


"Yaudah, aku mandi dulu".


Dengan berjalan gontai, Anita masuk ke kamarnya untuk membersihkan diri


Tak butuh waktu lama Anita bersih bersih, ia menyusul Karin ke meja makan.


"Gimana hari pertama kerja?".Tanya Karin


"Ya gitu deh, tadi aku bertemu teman baru namanya Gea, dia orangnya baik".Tutur Anita


"Oh ya, bisa dong sekali kali di ajak main".Kata Karin


"Ya, lain waktu kita ajak jalan bareng".Timpal Anita sambil menyantap makan malamnya


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


To be continue


__ADS_2