
INSTAGRAM @IJHAAA14
HAPPY READING
//*
Acara peresmian telah usai, kini Anita dan Arum akan kembali ke hotel untuk istirahat.
"Kamu urus semuanya ya, saya pulang dulu".Ucap Arum kepada orang kepercayaannya.
"Baik bu".
"Mari semua".Sapa Anita lalu masuk ke dalam mobil
Kedua wanita itu sedang dalam perjalanan menuju hotel.
Singkat
Tak butuh waktu lama untuk mereka sampai di hotel karena jalan sedang legang.
"Terima kasih pak".Ucap Anita sebelum turun
"Sama sama bu".
Mereka langsung naik ke kamar mereka.
"Kamu mandi duluan, aku mau telpon mas Dito dulu".Ujar Arumi dibalas anggukan oleh Anita.
Anita meraih jubah mandinya lalu berjalan menuju kamar mandi. Sedangkan Arumi berjalan menuju balkon hendak menghubungi suaminya.
Terdengar suara percikan air dari kamar mandi disertai senandung kecil Anita yang sangat menikmati mandinya di tengah malam.
Tak lama kemudian, Anita keluar sudah lengkap dengan baju tidurnya dengan handuk di kepalanya. Melihat pintu balkon dan terdengar samar samar suara Arum sedang berbicara menandakan Arumi masih menelpon dengan suami tercintanya.
Anita meraih handponenya di atas nakas lalu beralih duduk di atas sofa. Terlihat Anita mengotak atik handponenya dan ada satu pesan yang membuat Anita sangat antusias
"(Foto) si dedek nyariin kamu tuh, emaknya juga".Pesan dari Gea yang mengirim foto bayi mungil Mega.
Tak pikir panjang, Anita langsung membalasnya
"Aduh baru sehari gak ketemu udah kangen aku, makin gemoy aja deh".Balas Anita tak lupa dengan senyumnya
Setelah mengirim balasan pesan Gea, Anita kembali menatap foto bayi Mega sambil tersenyum
"Idih, lagi chat ama siapa, senyum senyum gitu".Tegur Arumi yang baru masuk
Anita tersentak "Arum, ngagetin aja tau".Cemberut Anita dan tak lama kemudian ia kembali menatap latar handponenya.
"Coba lihat".Intip Arum penasaran.
"Nih bayinya kak Mega, lucukan".Anita memperlihatkan foto yang dikirim Gea
"Iya lucu".Balas singkat Arum lalu pergi begitu saja.
Melihat reaksi datar Arumi membuat Anita heran "Kenapa tuh anak".Gumamnya.
Hingga punggung Arum tak lagi nampak karena terhalang pintu kamar mandi, Anita mengedikkan bahu tak mau ambil pusing.
Gea kembali mengirim pesan "Makanya jangan lama lama di sana".
"Mungkin besok udah pulang kok".Balas Anita
Setelah mengirim balasan pesan, Anita meletakkan handponenya lalu berjalan menuju pantri hendak mengambil minuman tak lupa ia mengambil untuk Arumi juga.
__ADS_1
Kembali dari pantri, Arumi sudah keluar dan kini sedang duduk di depan cermin.
"Minuman Rum".Tawar Anita.
Arumi hanya menatap dari kaca tanpa menoleh "Iya taroh aja di situ".Ucapnya sibuk memoles wajahnya.
"Dikit aja, gak ada yang lihat juga".Canda Anita.
"Yee walaupun gak ada yang lihat kita tetap harus tampil perfect tau".Timpal Arum.
"Hmmm iya deh iya".Balas pasrah Anita.
Setelah memoles wajahnya, Arumi menghampiri Anita duduk di sofa. "Besok sebelum pulang kita ke toko dulu ya".Ucap Arumi sambil membuka penutup minumannya.
"Ngapain".Tanya Anita.
"Karena toko baru buka, kita harus memantau dulu para karyawan supaya kedepannya kita gak perlu repot repot pulang balik ke sini".Jelas Anita.
"Oh gitu ya".
"Iya makanya kamu harus belajar banyak dari aku nih".Kata Arumi membanggakan diri
"Iya deh iya, aku harus kursus sama kamu".Balas canda Anita.
"Gitu dong"
Berselang beberapa menit mengobrol, akhirnya mereka memutuskan untuk tidur.
//*
Malam menjemput pagi, Anita dan Arumi sudah bersiap hendak ke toko sebelum kembali ke Jakarta.
Sebelum berangkat, mereka menyempatkan diri untuk sarapan dulu di restoran hotel.
"Mungkin dua minggu lagi".Jawab Arumi sambil mengunyah makanannya.
"Udah sebulan ya gak ketemu".Ejek Anita
"Iya nih, kangen banget tau".Rajuk Arumi cemberut
"Bentar lagi pulang kan, yaudah entar dipuas puasin tuh".Celetuk Anita.
"Pasti dong gaskan. Hahahaha".Tawa Arumi pecah begitu saja.
"Shutt, jangan keras keras Rum diliatin orang tau".Bisik Anita
Menyadari kelakuannya membuatnya menutup mulutnya dengan telapak tangannya "Gak sengaja".Balasnya berbisik.
Setelah selesai sarapan, mobil yang akan membawanya juga sudah tiba mereka beranjak dari sana
"Yuk".Ajak Arum
Mereka berjalan menuju mobil "Jalan pak".Pinta Arum
Beberapa menit kemudian, sampailah mereka di toko.
Mereka berkeliling terlebih dahulu.Mengingat hari ini adalah hari pertama toko dibuka membuatnya dibanjiri pengunjung terlebih ada diskon besar besaran.
Setelah berkeliling, mereka menemui orang yang akan mereka percayakan untuk memegang toko cabang ini.
Tanpa sadar sudah masuk jam makan siang, mereka berniat makan dulu lalu kembali ke hotel.
"Yuk makan dulu".Ajak Anita.
__ADS_1
Mereka mencari tempat makan yang dekat dari toko dan kebetulan terdapat rumah makan di seberang jalan depan toko sehingga mereka hanya perlu berjalan kaki.
"Kita makan di sini aja".Kata Anita
"Iya".
Setelah mendapat meja kosong, mereka langsung memesan makanan hingga pesanan mereka tiba, mereka langsung melahapnya hingga tandas.
Setelah makan siang, mereka langsung kembali ke hotel untuk bersiap karena mereka harus take off nanti sore.
Singkat
Kini mereka menuju bandara untuk kembali ke Jakarta. Tak butuh waktu lama mereka telah sampai di bandara
"Makasih ya pak".Ucap Anita setelah turun dari mobil
"Sama sama bu".
Di Pesawat
Mereka telah berada di atas pesawat menunggu waktu take off
"Oh ya Nit, besok ada undangan makan malam jadi kamu harus hadir".Ucap Arumi
Anita menoleh menatap tajam Anita "Ko aku".
"Bukan kamu tapi kita berdua".Ucap Arumi.
"Iya tapi kan ada kamu, jadi ngapain aku ikut".Protes Anita cemberut
"Pokoknya kamu harus ikut.Titik".Sarkas Arumi serius.
Tak mampu lagi menolak, Anita mengalihkan pandangannya ke sembarang arah.
Hingga tak lama kemudian, pesawat yang mereka tumpangi kini telah berada di atas awan putih.
Karena capek, tanpa sadar Anita ketiduran sedangkan Arumi sibuk mengotak atik handponenya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
To be continue
__ADS_1