Keikhlasan Hati Anita

Keikhlasan Hati Anita
#90 Aku Akan Ikut Denganmu


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA


//*


Makan Siang


Sesuai janjinya dengan Sandra,kini Doni tengah berada di salah satu restoran ternama di Jakarta sedang menunggu kedatangan Sandra yang masih dalam perjalanan.


Hingga beberapa menit kemudian,muncullah Sandra dari arah pintu masuk lalu berjalan menuju Doni.


"Siang Don".Sapa Sandra


Doni berdiri kemudian menyalami "Siang tante,ayo duduk".


Mereka memesan makanan terlebih dahulu.Hingga makanan tiba,mereka segera melahapnya.


"Gimana Don,apa yang ingin kamu ceritakan".Tanya Sandra setelah selesai makan.


"Anita tidak jadi menikah tante".Jawab Doni langsung


"APAAAA!!, kok bisa?".Pekik Sandra tanpa sadar.


Doni mengusap telinganya pelan "Tante jangan teriak,diliatin orang".Ucap Doni sedikit berbisik.


Sandra menatap sekelilingnya dan benar,semua orang menatap ke arahnya "Hehe,tante kelepasan".Ucapnya cengengesan menahan malu.


"Kamu serius,Anita batal nikah?".Tanya Sandra serius.


"Iya tante,Doni tau dari orang suruhan Doni".Jawab Doni.


"Ya ampun,kasihan banget Anita.Pasti saat ini dia sedang terluka".Ucap Sandra terlihat sedih.


"Iya tante, sahabatnya Arum sedang berada di sana saat ini".


"Baguslah,setidaknya dia punya teman untuk saat ini".Ucap Sandra.


"Apa Danil tau tentang ini?".Tanya Sandra lagi.


Doni menggeleng "Belum tante, Doni mendapat informasi setelah Danil sudah berangkat".Jelas Doni.


"Yasudah,biarkan dia tidak mengetahuinya".Jawab Sandra enteng.


"Kenapa tante?".Tanya Doni heran


"Biarkan dia mengetahuinya sendiri, kalau dia masih mencintai Anita biarkan dia berjuang sendiri dan kamu tidak boleh ikut campur".Ucap Sandra serius.


Doni mengacak rambutnya "Kalau itu mau tante, Doni ngikut aja".


Beberapa menit saling berbincang,sedikit membahas mengenai keadaan perusahaan juga


"Yasudah kalau tidak ada lagi yang ingin kamu ceritakan,lebih baik kamu kembali ke kantor".Pinta Sandra.


"Baiklah tante,kalau begitu Doni duluan ya".


"Iya hati hati".


Doni meninggalkan Sandra di sana sendiri. Sedangkan Sandra yang masih belum beranjak dari duduknya terlihat seperti sedang berpikir


"Gadis yang malang, semoga kamu bahagia nak".Batin Sandra


Tersadar dari lamunannya,Sandra beranjak dari duduknya kemudian meninggalkan restoran yang sudah mulai sepi.

__ADS_1


//*


"Kamu serius Nit?".Tanya Ayu


"Iya aku serius,dan aku sudah yakin dengan keputusanku".Ucap Anita penuh keyakinan.


Saat ini Anita tengah berada di sebuah cafe bersama dengan teman teman kantornya yang baru pulang kerja.Anita mengatakan keputusannya yang akan resign dan kembali ke Negara X


Ya Anita memutuskan untuk kembali ke Negara asalnya tetapi keputusannya itu belum ia sampaikan kepada Arum.


"Kita gak bakal ketemu lagi dong".Ucap Anisa sedih.


"Shutt, kita bakal ketemu lagi kok".Ucap Anita menenangkan.


"Pertemuan kita singkat banget sih,kita udah sayang banget sama kamu Nit,kita udah anggap kamu saudara".Ucap Rosi.


"Iya aku tau, makasih ya udah mau menerima aku sebagai teman kalian,kalian selalu ada buat aku.Aku tidak akan melupakan kalian semua".Ucap Anita menatap satu per satu temannya itu.


"Tapi aku harus kembali, di sini bukan tempat aku".Lanjut Anita sebisa mungkin menahan cairan bening yang hampir jatuh.


"Semoga kamu bahagia ya Nit, kamu gak perlu mengingat lagi kenangan kenangan buruk yang hanya membuatmu terluka".Ucap Anisa.


"Iya Nit kamu wanita hebat,kamu kuat".Rendi menimpali.


"Makasih ya".Ucap Anita lagi. "Aku sayang kalian".Anita memeluk Temannya hingga mereka berenam saling berpelukan tanpa mengiraukan tatapan mata orang lain.


"Kita akan merindukanmu".Ucap Ayu


Anita melepas pelukannya "Kalau ada waktu,aku akan berkunjung ke sini, begitupun dengan kalian ya kalau ada waktu,berkunjunglah ke sana".Ucap Anita.


"Iya pasti kok".


Dengan berat,teman temannya harus merelakan Anita kembali ke Negaranya.Mereka semua tau keadaan ini sangat berat buat Anita.Mereka hanya bisa memberi dukungan kepada temannya itu


Karena sudah gelap,jalanan sudah mulai sepi sehingga membuat Anita bisa cepat sampai rumah.


Singkat


Anita memarkirkan mobilnya kemudian membuka pintu dengan kunci yang selalu ia bawah.


Tak


tak


tak


"Baru pulang Nit".Tanya Arum tiba tiba


"Eh Rum,iya nih....Kamu udah makan?".Tanya Anita.


"Udah barusan, yaudah kamu mandi sana".Pinta Arum.


"Yaudah aku mandi dulu, habis ini ada yang ingin aku katakan".Ucap Anita.


"Iya aku tunggu di ruang tengah ya".


"Iya"


Anita naik ke kamarnya untuk membersihkan diri.Tak butuh waktu lama,kini Anita terlihat lebih segar dari sebelumnya.


Anita turun hendak menemui Arumi yang sudah menunggunya.

__ADS_1


"Rum".


Arum menoleh "Nit, sini".Ajak Arum.


Anita duduk di samping Arumi kemudian meraih minuman yang ada di meja "Eh itukan punya aku".Protes Arum.


Anita meneguk minuman Arum hingga tandas "Hehe haus".Ucapnya seraya meletakkan kembali gelas yang sudah kosong.


"Kamu mah, aku kan belum meminumnya salam sekali".Gerutu Arum cemberut.


"Ya tinggal buat lagi kan, hehe".Jawab Anita enteng.


Arum tidak lagi menghiraukannya dan memilih fokus melihat film yang sedari tadi ia tonton.


"Rum".Seru Anita.


"Hmmm".Balas Arumi tanpa menoleh.


Anita kembali diam, membuat Arumi harus menoleh "Kenapa?".


1 detik


2 detik


1 menit


"Aku akan ikut denganmu".Ucap Anita tiba tiba.


Membuat Arum terkejut tetapi tak lama kemudian ia kembali tersenyum "Apa kamu sudah yakin?".Tanya Arum.


Anita mengangguk pelan membuat Arumi senang dan berhambur memeluk Anita.


"Aku bahagia banget, kamu akan ikut denganku.Keputusan kamu sudah benar Nit".Ucapnya masih memeluk Anita.


"Iya, aku akan meninggalkan tempat ini".Ucap Anita tanpa sadar menitikan air mata.


Arumi melepas pelukannya "Kamu tenang saja, semua akan baik baik saja. Aku yakin kamu bisa".Ucap Arumi memberi semangat tak lupa dengan senyum manisnya membuat Anita juga ikut tersenyum.


"Tetapi banyak yang harus aku urus dulu, termasuk rumah ini aku akan menjualnya dulu".Ucap Anita.


"Aku akan membantumu mengurus semuanya kemudian kita akan kembali".Ucap Arumi penuh yakin.


"Terima kasih".Ucap lirih Anita memeluk Arum.


"Shutt,aku tidak mau mendengar kata itu lagi".


"Apa suamimu tidak apa apa?".Tanya Anita


"Kamu tenang saja, dia mengerti kok bahkan setelah urusannya selesai dia akan menyusul kita ke sini".Jelas Arumi.


Anita tak lagi berucap,ia terdiam dalam dekapan Arumi mencari kehangatan di sana.


"Aku yakin dengan keputusanku".Batin Anita


Setelah beberapa hari berpikir dengan penuh pertimbangan,Anita memilih kembali ke Negara asalnya dan mungkin itu lebih baik daripada ia harus tinggal di Negara asing ini.Banyak alasan Anita untuk kembali ke Negaranya.


Untuk beberapa hari ke depan, dengan di bantu oleh Arumi, Anita akan menyelesaikan semua urusannya di Negara ini barulah ia benar benar kembali.


.


.

__ADS_1


.


To be continue


__ADS_2