
ASSALAMUALAIKUM SEMUA, SEBELUM LANJUT,PASTIKAN KALIAN SUDAH TEKAN TOMBOL LIKE,VOTE,SERTA TINGGALKAN KOMEN YANG MEMBANGUN YA.
TERIMA KASIH
SELAMAT MEMBACA
//*
Sebulan telah berlalu, selepas kepergian Danil, Anita sempat merasa gelisah seperti ada yang hilang dalam dirinya, tapi itu tak berlangsung lama.
Kehadiran Wahyu membuat hari hari Anita lebih bermakna, mereka menjalani sebuah hubungan tanpa status, tetapi masing masing dari mereka sama sama saling berkomitmen.
Perhatian perhatian kecil yang terkadang Wahyu berikan, membuat Anita merasa diistimewakan, dihargai, dan dianggap ada.
Seperti hari ini, Wahyu baru saja mengirim makanan ke tempat kerja Anita "Jangan lupa dimakan ya".Tulis Wahyu
Anita yang baru saja menerima kiriman makanan dari Wahyu jadi senyum senyum sendiri "Iya, makasih ya, makanannya".Balas Anita.
"Iya sayang".Tulis Wahyu lagi.
Bluuussh.Wajah Anita menjadi merah merona.
Tak berselang lama, handpone Anita berdering. Melihat siapa yang menelpon, segera Anita mengangkatnya.
"Halo Arumi Anastasya, kirain kamu udah lupa sma aku".Gerutu Anita menerima telepon.
Dari seberang sana terdengar Arumi cengengesan "Yaelah Nit, gak bakal lah aku lupain kamu...kamu apa kabar?"
"Aku baik, kalau kamu?"
"Baik banget".Balas Arum terdengar semangat
"Yaudah, apa yang membuat kamu menghubungi aku, karena aku yakin di situ udah malam".Tanya Anita.
"Aku punya kabar baik".Ucap Arumi
"Iya apa?"
"Aku bakal nikah Nit".Ucap Arum girang
"Whaaaat?".Pekik Anita membuat Arumi menjauhkan handpone dari telinganya "Sumpah, aku gak nyangka kalau respon kamu seperti itu".Ucap Arum tertawa.
"Yah, aku gak percaya aja. Tidak ada angin tidak ada hujan, tiba tiba kamu mau nikah aja".
"Hehehe, iya maaf maaf kalau aku bilangnya tiba tiba....Pokoknya aku gak mau tau, kamu harus PULANG".Pinta Arumi sedikit menekan kata terakhirnya.
"Kapan?".Tanya Anita singkat.
"Masih bulan depan sih"
"Gue kirain besok, soalnya kamu sukanya mendadak gitu".Gerutu Anita. "Kamu nikah sama siapa? pacar kamu?".Lanjutnya
__ADS_1
"Iyah, aku baru kenal dia terus dianya mau langsung serius ama aku".Jelas Arumi.
"Bagus dong, daripada pacaran bertahun tahun tapi gak nikah nikah kan gak etis aja gitu".Seru Anita
"Iyah, kamu harus datang ya pokoknya,kadonya jangan lupa".
"Iya iya bawel banget sih....Yaudah aku tutup ya, soalnya aku lagi kerja".
"Iya, sampai ketemu bulan depan".Ujar Arumi
"Iya...Byee".
Tut
Setelah menutup telepon, Anita kembali fokus ke pekerjaannya.
"Siapa?".Suara beriton tiba tiba mengagetkan Anita
Anita terlonjak kaget "Eh, pak Kenan".
"Mana berkas yang tadi saya minta?".Tanya Kenan
"Hah?...Oh iya maaf maaf pak, saya lupa".Anita gelagapan mencari berkas yang dimaksud Kenan
"Ini pak".Ucapnya seraya menyerahkan sebuah berkas.
"Lain kali, kalau kerja tidak usah pacaran dulu".Kata Kenan kemudian melenggang pergi.
Selepas kepergian Kenan, Anita berdiri mematung menatap dongkol ke arah ruangan atasannya itu "Siapa yang pacaran sih, sok tau banget deh".Gerutunya seraya kembali duduk.
Setelah makanannya habis, tak lupa Anita memfoto bekas makanannya kemudian ia kirim ke Wahyu "Udah habis".Tulisnya dengan emoji tertawa.
Tak berselang lama, Wahyu membalasnya "Bagaimana, enak gak?".Tanyanya.
"Enak banget malah, makasih ya".Balas Anita.
"Iya, apasih yang enggak buat kamu".
Anita kembali merona membaca pesan Wahyu "Apaan sih, gombal deh".
"Siapa yang gombal coba, aku serius kok".
"Iya iya, udah dulu ya....Mau lanjut kerja".Tulis Anita.
"Iya, yang semangat ya kerjanya....Calon makmumku".
Anita tersenyum malu, membaca akhir pesan Wahyu.Tak lagi membalasnya, Anita kembali fokus bekerja.
//*
Di Negara X
__ADS_1
Demi kelancaran pernikahan yang sangat ia impikan, Arumi rela pulang balik mengurus segala sesuatu yang akan dibutuhkan. Meskipun sudah ada WO, tetapi Arumi tetap ingin ikut turun tangan.
Meski acaranya bulan depan, tetapi Arumi sudah ingin mempersiapkan semuanya agar tidak ada yang kurang.
Seperti hari ini, Arumi sedang berdiskusi kepada menager WO mengenai tema pernikahannya nanti.
Disela sela kesibukannya, seseorang mengirim pesan "Kamu jangan terlalu capek ya, biarkan mereka yang mengerjakan tugasnya".Tulis seseorang yang ternyata calon suami Arumi.
"Iya mas, dikit lagi kok.....Habis ini aku pulang".Balasnya disertai emoji love
"Yaudah, langsung pulang ya, jangan mampir mampir lagi".
"Iya sayang".
Meski beberapa kali diperingatkan, Arumi tetap kekeh untuk turun tangan mengurus pernikahannya yang akan diadakan bulan depan.
Calon suami Arumi bernama Dito, mereka bertemu saat Dito mengantar mamanya belanja di toko Arumi. Awal ketemu,Dito mulai tertarik dengan Arumi, dari situlah mereka semakin dekat hingga memutuskan untuk menikah.
Sesuai janjinya dengan calon suami, Arumi langsung pulang setelah menyampaikan keinginannya mengenai tema pernikahan yang ia inginkan.
Karena selalu membawa kunci rumah, Arumi bisa langsung masuk tanpa membangunkan ibunya terlebih dahulu
Clek...
"Udah gelap, mungkin ibu sudah tidur".Gumam Arumi melangkah naik ke kamarnya
Tiba tiba suara seseorang menghentikan langkahnya "Baru pulang Rum?".Tanya ibu
Arumi menoleh "Ibu!! iya bu, Arum habis dari tempat WO. Kok ibu belum tidur?".
"Ibu habis dari dapur ambil air minum".
"Oh, yaudah Arum duluan ya bu....Selamat malam".Ucapnya lalu naik ke kamarnya.
Sampai di kamar, Anita tak langsung membersihkan diri. Dia mengabari Dito terlebih dahulu "Aku sudah sampai di rumah".Tulisnya
Sepertinya Dito memang menunggu kabar dari Arumi sehingga tak lama kemudian dia membalasnya "Yaudah, mandi dulu habis itu langsung istirahat ya".
"Iya, ini aku baru mau mandi".
"Yaudah, selamat malam".Tulis Dito
"Selamat malam"
Setelah mengabari, barulah Arumi membersihkan diri kemudian langsung tidur tanpa melakukan apapun lagi.
.
.
.
__ADS_1
.
To be continue