
Selesai menyantap hidangan di depan mata yang sangat menggiurkan itu, dan kebetulan makanan tersebut adalah kesukaan Renata semua yang di pesan oleh Edo.
Edo mulai membuka kembali pembicaraan mereka yang terputus tadi.
"Jadi gimana? adek mau kan kembali membina rumah tangga sama mas, demi anak kita dan adik adiknya nanti" ujar Edo matap lembut mantan istrinya itu.
"A-aku mau, tapi... bagaimana dengan mama mas, dan keluarga mas yang lainnya, aku tidak ingin saat kita kembali membina rumah tangga, kita kembali saling menyakiti, sekarang bukan hanya kita yang terluka tapi ada Angga anak kita yang ikut tersakiti" jujur Renata yang mengutarakan kegelisahan hatinya.
"Kamu tenang saja dek, semua sudah setuju, namun mama masih seperti dulu, tapi papa dan Rani sudah berubah, mereka mendukung kita, mereka menjamin mama tidak akan mengganggu rumah tangga kita, mama akan tetap tinggal di kampung bersama papa dan Rani, dan mas berjanji akan selalu menjaga kalian, mas tidak akan melakukan kesalahan seperti dulu" ucap Edo sungguh sungguh.
"Buktikan mas, bukan hanya janji" ujar Renata tegas.
"Pasti, pasti mas buktikan, tapi kapan kamu siap mas nikahi kembali" desak Edo yang tidak mau bermain main lagi, dia takut mantan istrinya itu di tikung orang duluan, mengingat para lelaki yang mendekati sang mantan istri bukanlah sebanding dengan dirinya.
"Mas minta aku lah sama Ayah, masa mas mau nikahi aku doang, aku kan masih punya Ayah dan keluarga yang lengkap" sewot Renata.
"Aahhh.... iya iya, mas lupa, saking bahagianya akan menikah dengan kamu lagi dan kita hidup bersama anak anak kita" jujur Edo sedikit salah tingkah.
"Dasar....bisa segitunya, kaya ABG aja, yang baru jatuh cinta" cibir Renata.
__ADS_1
"Haiii.... berani ya menggoda mas, ini bukan seperti ABG, ini itu cinta lama bersemi kembali" kekeh Edo.
"Sudah yo... mas ah... kita keluar, ngak enak udah kelamaan di sini, ke pantai aja yok..." aja Renata.
"Ayo lah... kita ke pantai kita pancaran dulu, mumpung ngak ada mengganggu" ujar Edo.
"Haii... sembarangan aja ngatain pengganggu, dia itu anak kamu loh... mas!" omel Renata mencubit kecil pinggang Edo.
"Aiisss.... sakit sayang?!" rengek Edo manjat kepada sang mantan.
"Syukurin, lagian enak aja ngatain anaknya pengganggu" ejek Renata, berlalu meninggal kan Edo di sana sendirian, dia bergegas menuju pinggir pantai.
Renata membalikan badan dan memeletkan lidahnya ke arah Edo dan kembali melangkah lebih lebar agar tidak bisa di kejar oleh Edo.
Dug....
"Auuu...." tiba tiba Renata yang tidak melihat ke arah ke kiri dan ke kanan tidak sengaja menabrak seseorang di depannya.
"Hati hati klau jalan mbak" tegur lembut suara khas laki laki yang enak di dengar.
__ADS_1
Renata melihat laki laki itu tanpa kedip, dan laki laki itu juga melihat Renata penuh kekaguman.
"Renata...."
"Angga..."
Sapa mereka bersamaan.
"Re... kamu kok ada di sini, kamu sama siapa, kamu sekarang tambah cantik aja, pangling tau ngak, kamu kemana aja sih, aku nyariin kamu loh selama ini, aku dari kampung trus mampir kerumah kamu, katanya kamu sekarang tinggal di jakarta bersama keluarga kamu, ngak nyangka kita ketemu di sini Aakkk... senangnya Re...!" ujar seseorang itu penuh rasa bahagia.
"Kamu juga berubah sekarang Ngga, sudah ngak culun lagi, makin tampan loh kamu, sekarang kerja di mana, iya aku sekarang tinggal di jakarta sama Ayah Ibu, bagus juga, oh iya, kamu kerja dimana, kok kamu juga ada di sini" ujar Renata penuh semangat juga, melupakan seseorang yang baru saja menyatakan cinta kepadanya.
Sedangkan orang itu sudah mengeluarkan asap di kepalanya, karena wanitanya mengabaikan dirinya, malah asik bercerita dengan seorang laki laki tampan di depan matanya.
"Akk... belum apa apa, sudah ada aja pengganggu nasib nasib, kamu juga sayang, bisa bisanya melupakan aku, malah asik bersenda gurau sama laki laki hidung belang itu" kesal Edo.
Dia buru buru melangkah menemui pujaan hatinya, jangan sampai Renata membatalkan niatnya untuk kembali kepadanya, melihat Renata begitu bahagia dan senang bertemu dengan laki laki itu, hati Edo mulai ketar ketir melihat itu semua.
Bersambung.....
__ADS_1