Ketika Suami Tidak Lagi Jadi Harapan

Ketika Suami Tidak Lagi Jadi Harapan
Bab 87


__ADS_3

Di tempat lain, di kota yang berbeda, terlihat seorang anak laki laki yang sedang memberengut kesal, karena dia belum di jemput oleh sang ayah.


"Angga..." panggil suara yang sangat di kenal oleh anak itu, siapa lagi klau bukan Ayahnya, namun Angga cuek aja, karena anak itu kesal pada sang Ayah.


"Haiii... kenapa diam aja Ayah panggil?" tanya Edo, dia tau anaknya itu sedang merajuk kepadanya, bukan niat hati ingin telat menjemput sang anak, namun di tengah jalan ban motornya kempes dan harus di tambal dulu.


"Habis.. Ayah lama jemput adek, orang orang sudah pada pulang dari tadi, Angga masih di sini sendirian" rajuk anak itu.


"Maafin Ayah sayang... bukan niat Ayah mau telat jemput jagoan Ayah ini, tapi tadi pas di jalan ke sini, ban motor Ayah kempes kena paku, jadi Ayah harus ke bengkel dulu" ucap Edo memberi pengertian.


"Hah... serius Yah..." kaget Angga.


"Hmmm... masa Ayah bohong" ucap Edo lembut.


"Maaf Yah... adek sudah marah marah sama Ayah" ucap Angga menunduk karena merasa bersalah.


"Iya ngak pa apa sayang, buat nebus kesalahan Ayah, gimana kalau kita makan di Ayam kakek, adek mau kan...?" tanya Edo.


"Mau Yah... mau..." girang Angga.


Edo hanya terkekeh melihat tingkah lucu sang anak, baru tadi merajuk sekarang sudah ceria lagi.


"Ya sudah Ayo...." Edo membawa anaknya menuju ke motor yang dia parkir tidak jauh dari halaman sekolah itu.


Angga berjalan beriringan dengan sang Ayah dan sampai di motor Angga lansung duduk di depan sang Ayah, karena memang dia suka duduk di depan saat sang Ayah menyetir motor.


Beberapa menit mengendarai motor sampailah mereka di sebuah gerai yang menjual Ayam kakek ke sukaan Angga itu.


"Mau pesat apa sayang?" tanya Edo lembut ke sang anak.


"Mau Ayam sama burger dan kentang goreng aja yah, minumnya air putih aja" sahut Angga.

__ADS_1


"Ngak mau es krim?" tanya Edo lagi, biasanya anak itu klau ke ayam kakek tidak lupa dengan es krim nya.


"Nanti aja Yah... adek mau bawa pulang, nanti bungkusin Bunda ya Yah.. ayamnya" pinta Angga.


"Baik lah... nanti kita beli ayam kakek juga buat Bunda..." ucap Edo sambil mengkusuk rambut sang anak.


Angga hanya mengangukan kepalanya tanda mengerti.


"Duduk di sana Ayah mau pesan dulu" ucap Edo sambil menunjuk satu bangku kosong di dekat mainan anak anak, namun Angga tidak tertarik untuk main dia malah asik memainkan hp sang Ayah.


Tak lama menunggu pesanan datang, Angga lansung melahap makanannya tanpa perduli dengan Ayahnya.


Edo hanya terkekeh melihat tingkah sang anak.


"Laper apa doyan sayang?" tanya Edo pada akhirnya.


Angga menelan dulu makanannya baru menjawab ucapan sang Ayah


"Ahhh.... Iya maafin Ayah" ucap Edo dengan wajah bersalahnya.


"Ngak pa apa Yah, udah di maafkan kok, karena Ayah sudah ajak Angga makan di sini" cengir anak itu.


Edo hanya tersenyum gemes melihat tingkah sang Anak.


Selesai menghabiskan makanannya, Edo juga memesan makanan untuk di bungkus.


Drett....


Drett...


Hp Edo tiba tiba berbunyi, saat melihat siapa yang menelpon Edo lansung menepuk jidatnya, dia lupa mengabari mantan istrinya itu membawa Angga untuk pergi makan terlebih dahulu.

__ADS_1


"Hallo, Assalamualaikum... Re.." Edo menjawab telpon sang manta.


......


"Iya, maaf tadi lupa ngasih tau, klau kami makan dulu di luar" ucap Edo.


.....


"Iya, sebentar lagi mau pulang, ini lagi nunggu pesanan, kamu ada yang mau di titip ngak" tanya Edo.


.......


"Oh... ya udah... nanti mas cari, mudah mudahan ada ya" jawab Edo.


......


"Iya, Wa'alaikum salam...." Edo menutup panggilan dari Renata.


"Bunda ya Yah..." tanya Angga lansung.


"Iya sayang..." ucap Edo sambil mengkusuk rambut bocah itu.


"Pasti Bunda khawatir kita belum pulang Yah..." tebak Angga.


"Iya, tadi bunda nanya, kita sudah di mana? kok belum nyampe rumah" sahut Edo.


Angga hanya menganggukan kepalanya.


"Ya udah yuk, pulang... itu pesanannya sudah ada" ajak Edo.


Akhirnya Ayah dan anak itu keluar dari gerai ayam kakek tersebut, dan Edo melajukan motornya sambil mencari pesanan Renata.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2