Ketika Suami Tidak Lagi Jadi Harapan

Ketika Suami Tidak Lagi Jadi Harapan
Bab 30


__ADS_3

Beberapa hari berlalu. Edo jadi uring uringan karena Renata tidak mencarinya, begitu pun dengan Mama Edo.


"Kenapa Rena ngak Nyari gue sih.... kemana dia?"


"Gue harus lihat dia di kontrakan, apa dia baik baik aja?" gumam Edo, dia buru buru keluar dari kamar dan menuju garasi untuk mengambil motor, dia sudah ngak sabar untuk menemui Renata.


"Mau kemana Do...?" tanya Mamanya, karena melihat Edo begitu terburu buru.


"Mau ke kontrakan Mah... mau lihat Renata, sudah mau seminggu aku pergi dari kontrakan kok ngak di susul sama dia" jawab Edo.


"Ya sudah.... lihat sana... Mama juga jadi penasaran"

__ADS_1


"Idihh..... berharap banget di cari kak Renata, bukannya Kak Renata yang ngusir Abang dari kontrakan, bearti dia yang sudah ngak mau sama abang"


Deg....


Seketika hati Edo sakit mendengar kata kata dari mulut Lila, memang benar dia yang di usir bukan Edo yang mengusir Renata, apa mungkin Renata memang sudah tidak mau sama dia.


Tidak dia tidak mau itu, walaupun Renata tidak mau memberikan gajinya selama ini ke Mama Edo, setidaknya Renata tidak rewel dengan jatah bulanan yang di kasih ke Renata selama ini cuma 500 Rb sisanya bisa buat dia foya foya, padahal gaji Edo 8 jt perbulan belum termasuk bonus dan lain lainnya, dia tidak tau menau dengan pengeluaran lain, bayar kontrakan, token, segala macam ***** bengek di rumah tangganya dia tidak mau tau.


"Ngak mungkin... dia itu cinta sama abang!" marah Rido.


Lila sudah capek menasehati Edo, jangan suka mengikuti kemauan orang tuanya, ok lah menantu yang kemaren kemaren memang mereka tidak suka dengan berbagai hal,ini dia tau Edo suka sama Renata, Renata orang baik namun orang tuanya yang selalu mengompori Edo.

__ADS_1


"Ngak Renata ngak akan gue cerain, sampai mati pun gue akan mau cerai sama dia!!" marah Edo, dia lansung pergi dengan mengendarai motor.


"Kamu ini kenapa sih... La... selalu aja bikin kesal, mau kamu apa sih...!!" omel Mamanya.


"Ma... kenapa mama selalu ikut campur urusan bang Edo, dia itu punya istri ma... tapi mama sama papa jadiin dia boneka buat jadi ladang uang, apa ngak cukup uang usaha kalian sendiri, sudah dapat menantu yang ngak rewel ini itu masih aja salah, sampai kapan mama akan memperbudak bang Edo, dia anak kandung mama, tapi mama ngak kasihan sama dia, sudah tiga kali ma... rumah tangga abang kandas" kesal Lila.


"Diam kamu!! tau apa kamu soal itu, jangan ikut campur urusan mama, kamu ngak tau apa apa dan satu lagi, jangan pernah kamu ngajarin Edo yang ngak ngak!" marah mama Edo.


"Mama ngak punya hati, senang melihat anaknya menderita, dan rela lihat kak Renata yang sedang hamil berpisah sama bang Edo, hati mama ngak ada!" oceh Lila menahan tangis.


"Itu kan kemauan perempuan itu sendiri, coba nurut sama mama ngak akan dia berpisah sama Edo, lagian siapa yang mau punya cucu" ketus Mamanya.

__ADS_1


Lila berlalu dari sana, dari pada melawan mamanya yang ngak akan pernah merasa bersalah itu.


Bersambung....


__ADS_2