Laut Merah (Izam, Roki & Martin)

Laut Merah (Izam, Roki & Martin)
Waktu Habis 6


__ADS_3

Setelah mendapatkan informasi dari Janet Roki berpikir dirinya terlalu lemah dibandingkan dengan Martin. Dimana dia berada tidak diketahui oleh Roki keberadaan Martin.”Apa kamu tahu dimana dia tinggal,”ucap Roki menatap Janet.


“Siapa yang kamu maksud?,”kata Janet yang berpura-pura tidak tahu. “Siapa lagi kalau bukan Martin,”kata Roki. Janet yang berpikir dimana Martin tidak menemukan jawaban hanya menggelengkan kepalanya. “Jadi kamu tidak tahu kemana dia sekarang,”kata Roki yang melemas.


“Iya, ada lagi tidak jika tidak ada aku akan bertanya balik,”kata Janet.”Apa yang ingin kamu ketahui dariku,”kata Roki.


“Siapa yang datang mengganggu perselisihan mereka berdua,”kata Janet. Roki yang berpikir mencari jawaban yang pas agar dia bisa tahu juga dengan informasi yang dia lihat saat itu.”Aku hanya tahu mereka para tentara yang lain aku tidak tahu,”ucap Roki.


“Tentara kata kamu,”kata Janet yang terdiam. Janet yang sedang berpikir merasa ada yang aneh dengan jawaban yang diberikan oleh Roki. Karena merasa bimbang dengan jawabannya dia bertanya lagi.”Apa kamu tidak salah jika mereka adalah tentara?,”kata Janet untuk memastikan sesuatu.


“Iya. Apa ada masalah?,”kata Roki yang yakin dengan jawabannya. “Aku merasa ada yang eneh, kenapa tentara menyerang kedua sahabat kamu,”kata Janet. ‘Itu juga yang aku ingin tahu dari informasi yang kamu dapatkan,”kata Roki.


Janet yang sedang berpikir dengan jawaban Roki mendapatkan panggilan dari pusat untuk kembali untuk penelitian Janet berdiri dari tempat ia duduk sambil tersenyum dia berkata,”Maaf aku harus kembali ke pusat penelitian. Jadi aku tidak bisa memberitahukan apa yang aku sedang pikirkan. Karena sedang buntung. Jangan terlalu banyak beraktifitas dan jangan terlalu kena ait lukannya.”


Janet berjalan keluar dari ruangan yang sudah ditunggu oleh sekertaris Kim.”Aku pergi,”kata Janet dari balik pintu.


Janet yang pergi dari ruangan menuju ke luar vila dengan berbagai pikiran yang ada di pikirannya. Sampai didalam mobil dia berpikir dengan kata yang diucapkan oleh Roki.”Tentara yang menyerang mereka berdua. Apa yang dia katakan apa Organisasi tentara militer yang ingin nyawa teman Roki. Tapi bagaimana mereka ingin mendapatkan nyawa warga mereka sendiri. Ada sesuatu yang disembunyikan tentara militer tentang identitas Martin dan Ezan,”ucap hati Janet yang kemudian dia menyalakan mobilnya dan melaju meninggalkan vila Roki.

__ADS_1


Roki yang melihat mobil Janet dari balik kaca kamar bertanya-tanya,”Bagaimana Janet mendapatkan informasi ini dengan banyak dari pada diriku. Ada yang harus aku selesaikan sebelum semua ini berakhir.”


Roki yang berdiri dari kursi ia duduk dan menuju ke rak buku didekat kasurnya. Dari rak ia menekan satu tombol pintu rahasia untuk menuju ke ruang rahasia. Roki berjalan menuju ke ruang rahasia yang didalamnya terdapat buku kuno, senjata dan ruang kerja pribadinya dengan berbagai informasi musuh Roki.


Dengan perlengkapan yang lengkap Roki selalu mencari informasi dan membentuk tim yang dia buat yang disebuat dengan Organisasi Tersembunyi. Tapi baru ini Roki membuat tim baru untuk mendapatkan informasi di dunia yang berbeda dengan dia bayangkan.


Roki yang membuka lembaran identitas baru mencari daftar nama yang dia kumpulkan untuk beberapa tahun ini yang dia percayai untuk membuat tim baru ini. Roki yang mencari di daftar nama tidak ada yang sesuai dengan kriteria dia. Membuat dia mencari di tempat lain, sampai dia menemukan buku kuno yang selalu dia simpan.


“Buku ini,”kata Roki yang mengambil bukunya yang terjatuh bersamaan dengan dia mengambil daftar draf nama yang lama. Karena penasaran Roki membawa buku yang terjatuh dan membacanya dengan seksama sampai dia mendapatkan pencerahan yang tidak bisa dia bayangkan.


Roki yang merasakan tubuhnya mengalami perubahan membuat dia bertanya kenapa dengan tubuhku dan aku merasa ada sesuatu yang mengalir dala tubuhku dengan nyaman.”Apa ini yang dimanakan kekuatan yang tidak bisa kita bayangkan?,”ucap Roki.


“Buku ini adalag buku kuno yang aku dapatkan karena pemberian Lili dan ada beberapa buku yang aku dapatkan dari Ali dan Alex juga apa buku itu juga memiliki kesamaan,”kata Roki yang penasaran dan menuju rak untuk mencari buku yang diberikan oleh Ali dan Alex.


Roki berjalan menuju rak buku dimana dia menyimpan bukunya. Sampai dia menemukan buku yang diberikan oleh Ali dan Alex dia bawa untuk ia baca dan dia pahami satu persatu bukunya. Roki yang tidak menyadari kalau buku ini memiliki jiwa yang tertinggal dia terbawa arus dalam buku yang dia bawa. Saat dia membuka mata Roki melihat semuanya putih dan tenang.”Ini dimana?,”kata Roki yang bingung.


Sampai dia mendengar suara langka kaki,”Bukannya kamu Roki kenapa kamu bisa ada dilautan jiwa bebas.” Roki menoleh dan dia terkejur sampai dia terjatuh.”Ka.. kamu masih hidup,’kata Roki.

__ADS_1


“Tidak aku akan pergi jika urusanku sudah selesai, kenapa kamu bisa ada disini?,”kata Ezan yang kebetulan sedang berjalan di lautan bebas. “Apa kamu tahu ini dimana?,”kata Roki yang berdiri dari tempat ia duduk.


“Lautan jiwa bebas,”ucap Ezan yang berjalan melewatinya.”Tunggu,”kata Roki yang menahan tangan Ezan yang sedang lewat. Ezan melirik ke arah Roki,”Ada apa?.”


“Aku minta maaf telah marah kepada kamu dan...,”kata Roki yang terhenti.”Tidak usah repot-repot minta maaf, tidak ada gunanya juga bagiku yang sebentar lagi aku akan pergi. Jika kamu ingin kembali ke dunia nyata. Bacalah ini,”kata Ezan yang melemparkan buku jiwa.


Ezan melepaskan pegangan Roki yang pergi berjalan menuju ke temoat dia inginkan.”Kamu mau kemana?,”kata Roki. Ezan tidak menjawab hanya mengangkat tangannya smapai dia tidak melihat Ezan lagi dari matanya.


“Bagaimana dia ada di tempat ini?,’ucap Roki setelah Ezan pergi dari pandangannya. Roki yang masih memegang buku yang diberikan oleh Ezan, membuat dia penasaran dan dia membacanya. Karena buku yang diberikan Ezan sangat tebal dia duduk di lautan jiwa.


Roki yang mendalami buku yang diberikan oleh Ezan sedikit demi sedikit dia paham apa yang tertulis dalam buku yang diberikan. Tiga hari di lautan jiwa bebes Roki yang belum kembali ke dunia nyata hanya bisa menuggu sampai dipaham dengan apa yang di tulis. Sampai di ujung jalan dia mendapatkan pencerahan dari buku yang diberikan oleh Ezan.”Akhirnya aku tahu kembali ke dunia nyata,”ucap Roki yang berdiri. Roki melihat sekelilingnya yang tenang berharap dia bisa melihat Ezan atau Martin melewat ke lautan jiwa bebas. Tpi satu hari dia menuggu tidak terlihat lagi dia kembali ke dunia nyata.


Roki yang duduk di kursi dalam dunia nyata membuka matanya dan mendapatkan pencerahan dari buku yang dia baca dari Ali. Hati Roki yang tenang dan penuh dengan energi jiwa dengan aliran darah yang mengalir. Membuat dia marasa tubuhnya yang terluka kembali pulih dengan cepat.”Tidak aku sangka kalau tubuhku akan cepat sembuh setelah aku mempelejari aura jiwa,”kata Roki.


\~\~\~  \~ \~ \~  \~ \~


Ezan yang kembali ke lautan jiwa Martin melewati lautan jiwa bebes.”Aku tidak melihatnya, mungkin dia sudah menguasai aura jiwa,”kata Ezan yang tersenyum. Sebelum Ezan pergi ke lautan jiwa Martin dia memberikan tiga buku yang dia letakan dalam lautan jiwa bebes dimana Roki akan datang kembali ke tempat yang sama jika dia kembali ke lautan jiwa.

__ADS_1


Setelah dia meletakan tiga buku untuk Roki pelajari dia pergi dari tempat ia berada menuju lautan jiwa Martin. Sampai di tempat Ezan tertidur karena kelelahan.


__ADS_2