
Semua yang sudah mempersiapkan diri untuk kemunculan orang yang telah lama mereka tunggu.”Menurut kamu apa orang itu akan muncul,”kata Lili.”Bagaimana kita taruhan saja,”kata Prem.”Dia akan muncul,”kata Ali.”Tidak yang muncul bawahannya yang istimewa itu,”kata Ling Yong.”Aku sama dengan Ling Yong,”kata Rong Shi.”Dia akun muncul,”kata Prem.”Belum tentu datang,”kata Alex dari kapal.”Keduanya,”ucap Mark.”Tidak bisa harus pilih salah satu,”kata Lili.”Memangnya kenapa kalau aku memilih keduanya,”ucap Mark.”Dia akan datang memberikan peringatan,”kata Mitra yang berjalan kearah mereka. Semua yang mendengar melirik kearah suara tersebut. Mereka tersenyum dengan kedatangan anggota terakhir.
“Bagaimana sukses,”kata Mark.”Sudah beres,”kata Mitra.”Masih bermain,”ucap Mitra. “ Seperti biasa bukan,”kata Ali. Mereka semua menikmati malam yang dingin dengan darah yang bercucuran di tanah. “Sudah berapa lama kita tidak melihat pemandangan ini,”kata Morgan.
“Bukan waktunya mereka datang,”kata Mark. “Ternyata kalian ada disini,”ucap Hizam.”Kenapa si penghianat ada disini ya,”kata Mark. “Penghianatan akan tetap menjadi sampah bukan,”kata Lili.
“Apa salahnya jika mengganti Bos,”kata Marko. “Kalian masin santai, apa kalian tidak takut Bos kalian tewas,”ucap Marko. Mereka saling memandang satu sama lain,”Bukanya itu bagus aku bisa mengganti dia jadi pimpinan.”
“Tidak aku sangka banyak dari kalian yang mencoba menggantikan posisi Martin,”kata Marko dengan senyum liciknya. Sampai dia mengeluarkan pistol kearah salah satu dari mereka yang berkumpul. Suara pistol di lontarkan kepada mereka, tapi dengan kemampuan anggota khusus mereka bisa menghindari dengan santai. Sampai Mark muncul dibelakang Marko dan berbisik,”Apa hanya itu saja, tapi kamu tidak bisa melakukannya lagi.” Mark yang sudah di belang Marko menusuk jantungnya dengan pisau tanpa takut. “Kamu...,”kata Marko yang tidak berdaya tewas dihadapan semua orang.
“Siapa kalian semua?,”kata Hizam yang merasakan hawa keberadaan orang yang harus mereka hindari. “Kurasa sampai disini saja,”kata mereka yang pergi ke tempat Bos mereka untuk melihat pertarungan keduanya. Hizam yang sudah kabur sendirian karena mereka sangat mengerikan dan memiliki aura yang tidak biasa.
“Siapa mereka sebenarnya, aura mereka sangat mengerikan,”kata Hizam yang berlari menjauh dari orang tersebut.”Tapi kenapa Marko menyebut Martin apa mereka anak buah orang itu, itu sangat mustahil. Siapa dibalik Martin,”ucap Hizam yang sudah naik kapal.
“Kenapa kamu tidak membunuh dia,”ucap Mark.”Jika aku membunuh dia, bukanya akan tambah masalah bagi Bos kita,”kata Lili. “Kenapa kamu khawatir dengan Bos kita,”ucap Prem.”Karena dia anak buah Izam,”kata Lili.”Jadi seperti itu,”kata Mitra.
Sampai di tempat mereka melihat Martin dengan Andre beradu otak dan otot mereka. “Menurut kamu siapa yang menang,”kata Rong Shi. Mereka tidak sadar kalau orang yang bersembunyi telah menampakan diri di belakang mereka.”Iya aku juga penasaran siapa yang menang dari keduanya ya,”ucap Lemon darai belang mereka semua.
__ADS_1
“Aku merasa anda yang tidak beres di belang kita,”kata Prem. Mereka semua hanya menatap satau sama lain hingga mereka menoleh kebelakang bersamaan. Tapi sangat disayangkan saat mereka menoleh Lemon sudah menyiapkan hadiah untuk mereka. Suara pistol dilontarkan,”Dor...dor.”
Malam yang dingin mereka terselamatkan dari peluru yang datang menghampiri mereka semua. Dengan cepat mereka menjauh dari Lemon. Lemon yang melihat hanya bertepuk tangan,”Hebat.... hebat. Kalian bisa menghindar dari peluruku.”
“Kita tidak bisa kemana-mana lagi,”ucap Rong Shi yang menundukkan kepalanya. “Mau bagaimana lagi kita sudah terkepung,”ucap Morgan. Martin yang melihat hanya terdiam dan fokus membunuh Andre tapi sangat disayangkan orang yang itu diselamatkan oleh Turbo. Pukulan yang tiba-tiba datang darai arah samping yang membuat Martin harus menghindar dari orang tersebut. Martin menghindar dengan baik,”Siapa kalian?.”
“Itu tidak penting, yang harus kamu urus adalah teman kamu yang dibelakang,”kata Turbo.”Aku tidak khawatir dengan mereka,”ucap Martin yang siap untuk melontarkan pukulan kaki. Tapi Turbo bisa menghindar dari serangan tersebut. Sementara Mark dan yang lain yang melawan orang bawaan Lemon sudah menguras setengah dari stamina mereka. “Bagaimana sekarang,”kata Ling Yong.”Tunggu masih ada satu rencana lagi yang belum di ijinkan oleh Bos,”kata Morgan.
Martin yang melihat sekitar hanya menuggu pimpinan mereka datang, tapi sayangnya harapan Martin mungkin tidak bisa terkabulkan sekarang.”Apa yang kamu tunggu,”kata Turbo. Martin hanya menghela nafas,” Laut Merah.”
Semua anak buah yang masih berdiri bergerak dengan insting mereka masing-masing. “Kita mulai babak kedua,”kata Mark.
Semua orang yang mendengar instruksi mulai bergerak berpisah semua anggota organisasi laut merah mulau menyerang dengan gagah dan percaya diri. “Apa yang sebarnya terjadi,”kata Turbo. “Kamu ingin tahu, tapi tidak hari ini,”kata Martin yang melihat celah dari Turbo. Dengan serangan yang dia miliki dia mengeluarkan pisau untuk menyerang Turbo.
Turbo menghindar tapi dia sudah masuk perangkap,”Apa yang terjadi.” Perangkap Harimau sudah diaktifkan formasi pulau sudah bergerak menyerang balik Rose Black.
Semua anggota organisasi Rose Black semua terluka. Martin berjalan menuju kearah Turbo dan menundukkan kepalanya,”Dimana dia?.”
__ADS_1
“Dia tidak akan datang, percuma kalian membunuh kami. Kamu tidak akan tahu dimana markas utama kami,”ucap Turbo yang bunuh diri dengan menelan racun yang sudah dia siapkan di mulutnya. “Tidak aku sangka mereka semua bunuh diri. Apa mereka bodoh,”kata Mitra.”Apa kamu sudah pasang di markas cadangan Rose Black,”kata Martin.
“Tenang saja sudah pada rencana awal,”ucap Mitra.”Bos perangkap Harimau sudah dihentikan. Apa yang harus kita lakukan dengan mereka semua,”kata bawahan.”Bersihkan lingkungan disini. Karena temat ini akan menjadi temat kita mulai sekarang,”kata Martin yang mengeluarkan sertifikat pulau.
“Mark kamu yang urus surat menyuratnya,”ucap Martin yang memberikan sertifikat pulau.”Baik Bos,”kata Mark.”Apa kamu baik-baik saja,”kata Mitra.
“Aku baik-baik saja... hanya saja aku merasa kesal tidak bisa membuat dia muncul,”kata Martin.”Kamu tidak usah khawatir,”ucap Morgan yang membawa salah satu anak buah yang masih bersembunyi.
“Siapa yang kamu bawa,”kata Ling Yong.”Menurut kamu siapa,”kata Morgan. Martin yang melihat orang yang dibawa oleh Morgan mendapatkan ide yang bagus. “Kenapa kamu tersenyum,”kata Prem.
“Tidak ada hanya saja aku mendapatkan ide,”kata Martin yang tersenyum licik. “Panggil si kembar dan si rias dan si drama,”kata Martin. Rong Shi yang membawa mereka berempat untuk bertemu dengan Martin yang kebetulan semua anggota ada di tempat.”Ada apa Bos mencari kami berempat,”kata Si kembar.
“Aku memilki tugas untuk kalian. Apa kalian sanggup,”kata Martin yang belum menjelaskan tugasnya kepada mereka berempat.”Kami siap,”ucap mereka berempat.”Bagus. Tugas kalian masuk ke sarang buaya. Kalian tahukan maksudnya,”kata Martin.
“Maksud Bos adalah Rose Black,”ucap si drama.”Itu benar,”kata Martin.”Bagiamana mereka akan masuk kedalam sarang tersebut,”ucap Ling Yong.
“Bawa orang itu yang masih hidup dan bawa kedua pimpinan mereka kesini,”kata Martin. Ketiga orang yang dari organisasi Rose Black dibawa.”Untuk apa kamu membawa dua mayat ini,”ucap Lili.
__ADS_1
“Si rias. Aku ingin kamu mengubah si kembar mejadi dua mayat tersebut untuk masuk ke dalam sarang buaya. Dan kamu di drama kamu cari informasi tentang kedua mayat tersebut dan ajari si kembar untuk meniru kedua mayat tersebut. Apa kalian mengerti,”kata Martin menjelaskan dengan singkat.”Kami mengerti,”kata mereka berempat.
“Jangan bilang orang ini untuk...,”kata Morgan yang tidak selesai.”Bukannya itu bagus satu hidup dua tewas. Bisa kita manfaatkan bersama-sama,”ucap Mark.