Laut Merah (Izam, Roki & Martin)

Laut Merah (Izam, Roki & Martin)
Jawaban 2


__ADS_3

Morgan yang sedang menganalisis dengan apa yang dia ketahui bertanya lagi kepada Izam.”Monster yang kalian ketemui jenis apa?,”ucap Morgan.


“Monster abadi dari dunia alam semesta. Apa ada masalah?,”kata Izam. “Apa kamu yakin para monster telah kalian bunuh dan tidak ada yang kabur,”kata Morgan.


“Sudah kami lacak dan saat ledakan kami juga sudah memeriksa dan membunuh para monste. Jadi mustahil mereka akan bisa hidup kembali. Tapi kenapa kamu bertanya seperti itu, apa ada yang kamu sembunyikan, Morgan,”ucap Tuan Firman.


“Seperti yang kamu katakan aku mendapatkan informasi di mana rekanku tinggal orang tuannya di serang oleh monster abadi tapi mereka dalam posisi dikendalikan,”kata Morgan.


“Itu benar, tapi pada saat yang bersamaan pulau bunga persik juga di serang,”kata Kokoro.


“Apa kamu tidak apa-apa Morgan,”ucap Martin dengan santai.”Untuk sekarang tidak masalah hanya saja kerugian yang kita dapatan cukup kritis, jika tidak menutupi kerugian. Ada saatnya pulau akan diserang lagi,”kata Morgan.


“Untuk masalah uang tidak usah khawatir, aku akan menyuruh Rendi memberitahu rekanku yang lain membantu keuangan pulau,”kata Martin.


“Sudah aku beritahu kepada Remon,”kata Rendi. “Keuangan beres jika seperti itu kita langsung kepada soal berikutnya,”ucap Morgan.


“Apa maksud kamu?,”kata Roki. “Dari infomasi yang di dapatkan kalau ada orang lain yang ingin menghancurkan atas keingian membukan lubang hitam,”kata Morgan.


“Itu mustahil jika seperti itu, apa buktinya mereka ingin menginginkan kedua dunia bisa menyatuh,”kata Kokoro. “Untuk bukti ada, hanya saja mereka belum memulainya,”kata Morgan yang kembali berbaring di sampaing Martin.


Martin yang mendengar ucapan kakaknya merasa kalau di sudah tahu rencana yang digunakan Organisasi Kegelapan Jiwa ingin mengambil nyawaku dan Ezan.”Morgan, apa ini ada kaitannya dengan jiwaku yang bangkit,”kata Martin dengan ragu.

__ADS_1


“Itu banar, hanya saja aku baru tahu akhir-akhir ini kenapa Ezan melaukan bunuh diri seperti itu,”kata Morgan. “Apa maksud kamu?,”kata Martin.


“Dia tidak ingin jiwanya di panggil dengan paksa hanya untuk keinginan dari musuh untuk membuka lubang hitam penghubung kedua dunia,”kata Morgan.


“Apa yang kamu maksud lubang hitam yang membawa kamu dan keluargamu ini akibat seorang,itu maksud kamu?,”kata Kokoro.


“Itu benar hanya saja masih dalam penyelidikan, orang yang aku suruh untuk mencari informasi ini. tidak tahu kenapa putus kontak, aku tidak tahu apa yang terjadi dengan dia. Dan aku sudah menyuruh orang lain untuk mencarinya tapi untuk saat ini masih belum ada kabar yang pasti. Hanya tinggal menuggu rencana musuh siap total,”kata Morgan.


“Kurasa ini bukan halnya baik ya,”ucap Roki. “Menang bukan hal yang baik, tapi bisa baik untuk aku dan Martin bisa kembali ke tempat asal kami,”kata Morgan.


“Tapi itu mustahil karena kita berdua sudah terikat di dunia ini,”kata Morgan yang menghela nafas. “Dari apa yang kamu katakan kenapa kamu ingin kembali, kak,”ucap Martin dengan tajam. “Kenapa kamu ingin kembali, karena disana ada leluhur kita,”kata Morgan dengan santai.


“Tidak, pasti ada alasan yang lain bukan, jangan pernah menyembunyikan sesuatu kak,”kata Martin.


“Ada urusan di pulau orang yang aku suruh mencari informasi sudah kembali tapi dalam kondisi terluka dan racun di tubuh. Makanya aku ingin segera kembali,”kata Morgan yang menepuk kedua bahu Martin.


“Kamu tetap disini pulihkan tubuh kamu, mengerti,”ucap tajam Morgan. Setelah perkata seperti itu Morgan langsung menggunakan portal ruang untuk sampai di pulau bunga persik. Tapi tidak terduga pulau mendapatkan serangan kedua setelah dua orang yang dia suruh mencari informasi kembali.


“Kenapa banyak sekali masalah datang hari ini,”ucap Morgan.”Eza, bagaimana kondisi mereka,”kata Morgan yang bertemu dengan Eza.


“Mereka sedang dirawat, hanya saja musuh datang dan ingin menghancurkan formasi pelindung,”kata Eza.”Tambah formasi ilusi untuk menjegah mereka menghancurkan formasi pelindung yang sudah di pasang,”kata Morgan yang masuk ke dalam ruangan. Tempat mereka berdua di rawat,”Bagaiman kondisi mereka berdua?,”kata Morgan yang sudah sampai di tempat.

__ADS_1


“Mereka mendapatkan racun ular kuno,”kata Bram. “Ulat kuno yang ada di dunia alam semesta,siapa yang bisa melakukan ini semua,”kata Morgan yang membuka pintu ruang brangkas rahasia untuk mengambil penawar untuk diberikan kepada mereka berdua.”Berikan ini kepada mereka,”kata Morgan.


Bram dan Alex yang ada di sampingnya memberikan obat yang diberikan oleh Morgan. Setelah mereka memakan obat penawarnya Morgan menuggu mereka siuman. Tapi tidak lama sudah siuman Morgan mendapatkan pesan dari bawahan kalau formasi mengalami keretakan dan formasi ilusi tidak bisa bertahan lama.


“Tuan,”mata-mata yang sudah siuman karena racun. “Kamu bisa berbicara,”kata Morgan yang ada disampaingnya.”Masih tuan,”mata-mata kedua. “Sekarang katakan apa yang kalian dapatkan,”kata Morgan.


“Mereka ingin menguasai kedua dunia dengan bantuan para monster yang sudah dikedalikan. Ada seratus orang tingkat dewa yang bisa mengendalikan para monster abadi dan suci,”kata Mata-mata pertama.


“Kami juga menemukan ada ratusan sampai ribuan monster yang siap untuk menyerang dan ribuan pembela jiwa level abadi yang akan digerakan untuk menguasai dunia alam semseta jika mereka berhasil membuka lubang hitam dengan mengorbankan tuan dan adik serta keturunan adik anda,”ucap mata kedua.


“Apa kamu yakin dengan informasi yang kamu berikan,”kata Morgan.”Iya tuan,”ucap mereka berdua dengan serentak.


Morgan menghela nafas dan memberikan pesan singkat kepada Zen yang ada di pulau,”Waktunya tiba untuk kalian mengatakan semuanya.”


“Kalian berdua istirahat saha dulu, sampai kondisi kalian membaik. Aku akan mengurus para musuh yang ada di luar. Kurasa mereka sudah tidak sabar mangambil nyawaku,”kata Morgan yang berjalan keluar ruangan. Sampai salah satu darai mata-mata berkata,”Tuan harus berhati-hati mereka sudah menyelidiki kemampuan anda.”


Morgan menoleh sambil tersenyum,”Kamu tidak usah khawatir, ada hal yang mereka tidak bisa cari tahu.”


Moragn berjalan keluat yang sudah di tunggu Eza dan Mikhail dan yang lain.”Apa kalian sudah siap untuk bertarung sampai akhir,”ucap Morgan yang berjalan melewati semuanya. Semua rekan dan kekasihnya tunduk dihadapan Moran dan berkata,”Kami selalu bersama anda tuan, hidup matai kami akan bersama.”


“Jika seperti itu, aku akan melepaskan segel yang ada di dalam diri kalian, sudah waktunya menghancurkan mereka,”kata Morgan dengan satu hentakan kaki segel yang mengiakt mereka terlepas.

__ADS_1


Martin yang merasa kalau ada hal buruk akan terjadi waktu itu. Merasakan aura Morgan yang berubah darai jiwanya. Membuat dia menutup mata dan melihat dengan mata batinnya apa yang dilakukan oleh Morgan. Martin melihat dengan mata batinnya merasa ada peningkatan yang sangat cepat yang dialami oleh Morgan. Sampai ada pikiran kalau jiwa kakaknya yang sudah tersegel sudah dilepaskan semua termasuk rekan yang ada dipulau bunga persik. Melihat kondisi yang ada membuat dia bertanya,”Apa yang terjadi tidak seperti biasanya dia mengeluatkan jiwanya begiti besar.”


Semua yang ada di dekat Martin meliaht dengan tatapan bingung.”Ada apa Martin?,”ucap Roki.


__ADS_2