Laut Merah (Izam, Roki & Martin)

Laut Merah (Izam, Roki & Martin)
Awal Bencana 2


__ADS_3

Dewa Cahaya Bulan yang merupakan rekan seperjuangan Fazo dan pegasus untuk mendapatkan kejayaan darai semua yang mereka miliki. Tapi suatu hal mereka berpisah karena jarak. Dewa cahaya Bulan yang selalu bertugas dimalam hari tidak tahu akan kejadian yang dimiliki temannya. Sampai suatu waktu teman perjuangannya mendapatkan hukuman yang di turunkan ke dunia manusia. Pegasus yang tidak terima marah bersama dengan cahaya bulan. Tapi usaha mereka sia-sia kerena penguasa dewa tertinggi sudah berganti yang memang tidak suka dengan Fazo Mayo. Setelah kepergian Fazo ke dunia manusia mereka berdua mencari tahu apa yang terjadi. Sampai mereka mendapatkan infomasi bawah ada penghianat yang menjatuhkan penguasa dewa tertinggi sebelumnya. Yang membuat mereka merasa curiga dan mencari semuanya dengan benar dengan hasil bahwa sebagian dewa yang dipimpin oleh Penguasa dewa tertinggi sekarang adalah sekutu penguasa.


Karena itu pegasus dan dewa cahaya bulan menyembunyikan semuanya dan berpura-pura tidak tahu. Sampai hari ini mereka bertemu kembali dengan pemandangan yang tidak biasa.”Apa yang sedang terjadi disini,”kata Dewa Cahaya Bulan. “Penghancuran dan balas dendam,”ucap Dewa Pegasus.


“Bukannya itu bagus,”kata Dewa cahaya bulan yang sangat bahagia. “Akhirnya mereka akan binasa,”ucap Dewa Cahaya Bulan.”Tapi siapa pemuda itu?,”ucap Dewa Cahaya Bulan lagi.”Kamu ingin tahu siapa dia,”kata Dewa Pegasus.”Tentu saja. Aku tidak tahu dendam apa yang membuat pemuda manusia itu ingin menghancurkan para penguasa dewa tertinggi. Dia cukup berani,”kata Dewa Cahaya Bulan.


“Iya,”ucap Dewa Pegasus.”Kenapa dengan kamu,”kata Dewa Cahaya Bulan. Dewa Pegasus menghela nafas,”Dia adalah Fazo dari dunia manusia yang sekarang bernama Martin.” Dewa Cahaya Bulan menatap kearah pegasus dan kemudian melirik kearah pemuda itu.”Apa benar dia adalah Fazo Mayo sahabat kita,”ucap Dewa Cahaya Bulan sambil menuju kearah pemuda tersebut karena tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Pegasus.”Iya,”kata Pegasus.”Bagaimana dia bisa ada disini,”kata Dewa Cahaya Bulan.


“Pasti kamu sedang bercanda, mustahil itu Fazo. Karena kamu merindukannya iyakan,”kata Dewa Cahaya Bulan.”Aku tahu kamu tidak akan percaya dengan apa yang aku katakan, makanya kamu lihat saja dia atau bukan jangan sampai kamu menyesal dikemudian hari,”ucap Dewa Pegasus.


Dewa cahaya bulan yang tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh pegasus melihat setiap gerak tubuh pemuda tersebut. Sampai dia melihat satu gerakan yang pernah dia lihat saat diam-diam mengikuti Fazo waktu menjadi dewa. Dalam hati Dewa cahaya Bulan,”Apa benar dia kembali?.”

__ADS_1


Tapi niatnya ia urungkan kalau hanya satu gerakan saja sampai dia mendapatkan satu tatapan tajam oleh pemuda tersebut yang bisa membuat dia terbunuh kapan saja.”Dia menyeramkan auranya?,”ucap Dewa cahaya bulan.”Sudah sejak awal auranya sudah bertambah darai sejak aku bertemu dengan dia,”kata Pegasus.”Apa maksud kamu,”kata Dewa cahaya bulan.


“Kamu akan tahu jika semuanya telah selesai nanti,”kata Pegasus. Mereka berdua melihat pertarungan yang sangat mengerikan dari keduanya bawahan dewa penguasa yang selalu membelanya sudah di habisi oleh pengikut Martin.”Ibils kuno,”ucap Dewa cahaya bulan.”Iblis kuno, bukanya iblis yang sudah lama binasa kenapa Martin bisa membangkitkannya dan memanggilnya,”ucap Pegasus. “Kamu tanya aku cari dimana jawabannya,”ucap Dewa cahaya bulan.


Martin yang sudah mengeluarkan semua jurus yang dia tahu untuk menghadapi penguasa dewa tertinggi hingga menuggu dia terlahap oleh jiwanya sendiri.”Apa kamu menyerah,”ucap penguasa dewa tertinggi dengan sombong.”Menyerah tidak ada dalam kamusku,”ucap Martin yang maju dengan cepat dihadapannya den mulai menyerang dia dengan tombak jiwa. Tapi penguasa dewa tertinggi menghindar dan menyerang balik dengan cahaya seribu rintangan. Martin yang menghindar juga membalas jurus yang sama dengan dia tapi level yang berbeda.”Apa kamu ingin meniruku, percuma saja itu tidak akan bisa kamu lakukan karena kamu manusia yang terkutuk,”kata penguasa dewa tertinggi.”Apa kamu yakin dengan apa yang kamu ucapkan,”kata Martin yang sudah mengumpulkan jiwa yang tersisa untuk menggunakan jurus cahaya seribu rintangan.


Sedangkan Dewa Cahaya Bulan dan Dewa Pegasus yang melihat terkejut dengan dia bisa meniru jurus yang sama dengan penguasa dewa tertinggi.”Dia sangat hebat,”ucap Dewa cahaya bulan.”Aku setuju dengan apa yang kamu pikirkan,”kata Dewa pegasus.


“Kalian boleh kembali,”kata Martin kepada para iblis. Martin melihat ke langit dan menatap ke arah dua dewa yang sedang melihat dia.”Sedang apa kalian di sana,”ucap Martin. Mereka berdua turun dan menghampiri Martin.


“Apa benar kamu Fazo Mayo,”ucap Dewa Cahaya Bulan.”Tambah satu lagi,”ucap Martin yang sudah menguras tenaganya.”Minumlah ini,”ucap Pegasus kepada Martin.”Terima kasih,”kata Martin.

__ADS_1


“Kamu ingin tahu kalau kamu selalu mengikutiku kemana aku pergi sampai kamu mengintip aku mandi ditambah lagi kamu suka dengan dewa bulan tapi kamu ditolak,”ucap Martin.”Apa masih kurang,”ucapnya lagi.”Tidak terima kasih sudah cukup memalukan kalau kamu melanjutkan lagi,”kata Dewa cahaya bulan.”Aku tidak tahu kalau kamu suka dengan dewa bunga tapi kamu di tolak dengan cara apa,”kata Pegasus yang melihat kearah Martin yang sedang bersadar.”Dengan cara makan..,”kata Martin yang terhenti karena Dewa cahaya memberikan makanan untuk Martin untuk menutupi mulutnya.


“Kenapa kamu,”ucap Pegasus.”Tidak ada hanya memberikan makan untuk teman kita,”ucap Dewa Cahaya Bulan.” Kapan kamu akan kembali,”kata Pegasus.”Apa kamu akan kembali ke dunia manusia,”kata Cahaya bulan.”Iya, temanku sedang menungguku,”ucap Martin.


“Mereka akan selalu setia kepada kamu meraka akan bertahan sampai kamu datang,”kata Pegasus.”Siapa yang sudah bertelepati dengan kamu,”ucap Martin yang sudah tahu semuanya.”Aku tidak tahu tapi dia mengkhawatirkan kamu,”ucap Pegasus.”Aku tebak pasti Morgan,”ucap Martin dengan suara kecil.


“Aku akan menghancurkan tempat ini pergilah kalian ketempat lain,”kata Martin yang berdiri.”Apa maksud kamu menghancurkan tempat ini,”kata dewa cahaya bulan. Pegasus yang sudah tahu akan seperti ini menarik cahaya bulan untuk pergi dari tempat mereka berada.”Kenapa kamu manariku,”ucap dewa cahaya bulan.”Kamu akan menjadi beban disini,”kata Pegasus.


Setelah mereka pergi Martin membuka segel jiwanya dan mengaktifkan gelombang jiwa tahap akir untuk menghancurkan dimensi dua dunia yang dia ada ditempat tersebut. “Sudah waktunya kalian pergi ke neraka bersamaku,”ucap Martin yang menghancurkan dan meluluhkan tempat dia berdiri dengan gelombang jiwa tahap akhir. Dewa cahaya bulan dan pegasus terkejut dengan tekanan yang diberikan oleh Martin, tanpa mereka sadari kalau Martin sudah ada didekat mereka.


“Aku akan pergi sekarang, jaga diri kalian,”ucap Matin. Tapi mereka berdua menghalangi Martin,”Kenapa kamu tidak beristirahat untuk satu hari saja.”

__ADS_1


“Itu benar satau hari saja,”ucap dewa cahaya bulan. Martin hanya melihat kearah mereka,”Baik hanya sehari saja setelah itu aku akan kembali ke dunia manusia. Karena ada yang sudah menungguku di sana.”


__ADS_2