
Tapi Lili dan Ling Yong tidak menjawab pertanyaan Roki yang membuat dia tambah gelisa. Sampai Lili yang melihat Roki gelisah dia hanya berkata,”Dia akan baik-baik saja.”
Tapi dalam hati Lili itu hanya jawaban yang memiliki hasil yang sia-sia karena tidak akan ada yang tahu bagaimana semua akan berjalan lancar. Mereka berdua yang sudah di dalam formasi yang hancur sementara mereka mendapatkan telepati smeua anggota yang lain. “Kamu sudah datang Lili, Ling Yong. Tapi dimana Ricu sekarang tidak ada di sekitar kalian,”ucap Reli dengan telepati semua anggota.
“Mungkin saja dia kembali lebih dahulu mengambil barang,”kata Mark.
“Tidak mungkin dia mungkin dia sedang pacaran di tengah musuh,”kata Teri.
“Apa yang kalian bicarakan aku ada di tempat lain,”ucap Ricu yang berada di pulau kabut.
“Aku kira kamu sedang mencari maksa untuk dimakan,”kata Ming Long.
“Apa semua sudah pada formasi yang hancur, jika sudah kita mulai mengaktifkan formasi penghancur dan pengendali secara bersamaan,”kata Martin.
Setelah semua berkumpul di tempat yang disekapati mereka semua mulai mengaktifkan formasi pengendali dan penghancur. Waktu berjalan cepat setelah semua berkumpul jiwa mereka yang dilepaskan telah diberiakan kepada ke empat orang yang akan mengendalikan formasi.
Di tempa Reli dan Remon yang dijaga oleh organisasi jiwa cahaya jadi mereka berdua hanya fokus mengendalikan dan menghancurkan. Sementara di tempat Martin dan Morgan yang dijaga oleh Zen dan Kyoshi dan beberapa anak buah yang lain. Tanpa mereka sadari pulau bunga persik yang awalnya musuh sudah habis datang lagi dengan musuh yang tidak terduga.
Zen dan Kyoshi yang masih bertahan berhadapan dengan Gren yang tidak tahu kalau Gren masih hidup bersama dengan Derek dan Miya. “Bagaimana kalian masih hidup?,”ucap Zen.
“Apa kalian pikir kami sudah tewas, yang mereka bunuh adalah belahan jiwa kami. Yang kami inginkan ada di depan kami,”ucap Gren. Mereka bertiga yang bersiap untuk menyerang dan mengambil nyawa Martin dan Morgan yang sudah dalam proses pengendalian formasi.
Tapi tanpa mereka duga juga kalau mereka juga masuk ke dalam perangkap yang sudah di buat oleh Martin dan Morgan.
__ADS_1
Zen dan Kyoshi yang hanya berakting kalau mereka masih hidup tersenyum melihat kalau mereka bertiga sudah dikepung. “Bagaimana kalian bisa ada di tempat ini,”ucap Miya.
“Kenapa kamu terkejut yang ada di pulau hanya dublikat kami saja, kami disini menuggu kalian bertiga datang,”kata Remon. Yang sudah curiga saat dia bertarung dengan Derek di markas organisasi kegelapan jiwa.
Derek dan Miya yang tidak tahu kalau mereka mengetahui kalau kami hanya belahan jiwanya dengan hanya bertarung. “Sejauh mana kemampuan mereka sampai semua anggota semua datang hanya saja ada dua orang yang tidak ada Reli,”ucap hari Miya.
“Kamu mencari Reli dia ada kok hanya saja dia sekarang sedang masuk ke dalam lubang hitam untuk memberikan satu kejutan spesial,”kata Remon.
“Apa kalian ingin menghancurkan formasi dengan mendendalikannya, jangan terlalu berharap. Kalian tidak akan sanggup dengan kemampuan kalian sekarang,”ucap Gren.
“Apa itu benar,”kata Martin yang berdiri bersama dengan Morgan.
“Kalian bagaimana bisa mengendalikannya,”ucap Gren yang tidak percaya, hanya bebara menit mereka bisa mengendalikannya.”Pantas saja keturunan alam semesta,”ucap Gren yang menaruh tangannya ke kening sambil tersenyum sinis ke arah mereka.
Gren mendengar ucapan Martin langsung melihat ke arah Martin dengan tajam karena marah.”Apa maksud dari ucapan kamu orang yang di usisr itu bukan kalian berdua dengan keluarga kalian,”kata Gren.
“Tidak aku sangka kamu memang orang itu,”ucap Martin.
“Kamu adalah anak keturunan campuran yang tidak berhak menodai alam semesta yang sudah sempurna,”ucap Gren.
“Anak campuran yang kamu maksud itu siapa?,”kata Morgan kalau dia merasa kesal. “Itu ebnar bukan kalau dia anak campuran,”kata Gren.
“Kamu salah dia memeng keturunan langsung dari alam semesta yang lahir di dunia ini. karena ulah kalian yang menyerat keluarga kami masuk ke dalal lubang hitam dan membunuh setengah jiwa manusia yang ada di dunia,”ucap Morgan yang marah.
__ADS_1
“Penghancur formasi lubang hitam dimulai,”ucap Martin yang dibelakang Morgan yang sudah siap untuk menghancurkan formasi setelah Reli datang dengan senyum bahagianya.
“Miya kamu datang ke sini,”ucap Reli dari jauh. Miya langsung menoleh ke arah Reli yang baru saja keluar dari lubang hitam.
“Kamu,”ucap Miya. “Kenapa apa kamu terkejut jika aku ada di tempat ini, dan kalian sudah menuggu untuk membunuh tuan kami. Jangan terlalu berharap,”ucap Reli yang kemudian menyerang mereka bertiga karena terlalu bosan. Semua yang ada di sana juga ikut menyerang mereka tanpa belah kasiah mereka mengeluarkan semua tenaganya.
Dereka dan Miya menghindar sedangkan Gren yang masih bertahan mencoba mendekat ke arah Martin dan Morgan yang tidak tahu kalau dia merasakan firasat buruk. Tpai Gren dihalangi oleh Zen dan Kyoshi yang bertugas menjaga mereka berdua. Martin daN Morgan yangs ecara perlahan menghancurkan formasi setelah dikendalikan. Tapi tidak tahu kenapa ada satu orang dibelakang mereka yang membantunya.
“Siapa kamu?,”ucap Martin dan Morgan yang menoleh ke belakang.
“Kamu tidak usah khawatir aku ada di pihak kalian berdua keponakanku yang jauh,”ucap Ulta.
Martin dan Morgan yang merasa akrab dengan aura paman yang di belakangnya hanya bisa kembali fokus ke arah mereka ingin menggagalkan formasi itu terbuka seutuhnya. Perlahan dan pasti formasi yang awalnya sangat besar kembali mengicil dan perlahan langit berubah menjadi normal dan formasi sudha dihancurkan dengan sempurna.
Zen dan Kyoshi yang sudah bertarung hanya melihat Gren penuh dengan luka pertarungan.”Sudah kamu sudah kalah,”ucap Zen.
“Tidak aku akan tetap membuak portal dua dunia aku harus menguasi alam semesta,”ucap Gren yang tiba-tiba mengeluarkan aura jiwanya. Martin dan Morgan yang telah selesai menghancurkan formasi bersama dengan Ulta. Melihat ke arah Gren yang tidak menyerah dan membunuh dirinya sendiri untuk membuaka portal dunia alam semesta. Tapi sangat disayangkan rencana dia gagal karena Remon dan Rendi yang siap membunuh Gren saat dia lengah.
“Kesempatan yang bagus,”Rendi dan Remon yang tidak tahu mereka memikirkan rencana yang sama. Membunuh Gren saat melepaskan aura jiwanya untuk membuka portal dari belakang Remon maju dan dari depan Rendi juga maju secara bersamaan mereka berdua menusukkan pedang dari dua arah yang membuag Gren tewas sebelum dia membuka portal dunia alam semesta.
Pertarungan yang terjadi cukup lama dengan berbagai persiapakan Martin dan Morgan sampai akhirnya musuh yang selalu mengganggunya tewas dihadapan mereka. Semua orang yang sudha menjaga harta, kekasih, kekuasaan darai organisasi kegelapan jiwa sudah terbalaskan. Hanya hari bahagia untuk semua orang yang ada di tempat. “Akhirnya kita selesai juga, aku ingin istirahat sekarang,”ucap mereka semua yang ada di pulau bunga persik.
“Kita harus merayakannya kemenangan kita,”kata salah satu dari mereka.
__ADS_1
Sampai Martin dan Morgan yang melihat ke arah paman yang membantunya dan tidak asing mereka menyapanya.”Paman apa dari keluarga ayah atau ibu,”ucap Morgan.