Laut Merah (Izam, Roki & Martin)

Laut Merah (Izam, Roki & Martin)
Setelah Pembatalan 4


__ADS_3

Firman yang tidak tahu siapa tamu yang datang bertanya kepada Kyoshi yang seperti tahu siapa mereka. Dengan senyum tegas dan licik dia berkata,”Siapa mereka yang datang mengacaukan acara putra saya Kyoshi?.” Kyoshi melihat ke arah paman Firman dan tersenyum sambil mengangkat kedua bahunya sedikit ke atas sambil berkata,”Mana aku tahu. Akukan baru saja datang, kenapa kamu tidak tanya kepada kedua kakak saya yang ada diatas sana?.”


“Apa benar kamu tidak tahu siapa mereka sementara kamu memberikan lembaran utang kepada mereka tadi,”kata Firman.”Paman tidak tahu bukan paman yang meminta Kyoshi untuk mencari tahu lembaran utang beberapa hari yang lalu,”kata Kyoshi.


“Apa maksud kamu?,”ucap Firman yang bingung. Kyoshi melepaskan dari tangkapan paman menuju ke tempat lain setelah kewaspadaannya menurun. Kyoshi berjalan menuju lantai dua sampai dia mengingat satau hal lalu dia menatap ke sampingnya. Tapi Kyoshi sudah tidak ada disampingnya dan kemudian dia melihat ke lantai dua  dengan tajam dia tersenyum bagaikani iblis ke arah lantai dua.


Tamu terhormat dari berbagai klan dan organisasi yang ada di lantai dua merasakan tatapan tajam yang diberikan kepada mereka saat Kyoshi datang.


“Kyoshi,”ucap mereka semua serentak.”Kenapa kalian menatapku, aku tidak tahu apa-apa,”kata Kyoshi yang masih berjalan dan mencari tempat duduk.


Kokoro dan Koto datang bersama dengan pimpinan organisasi Jiwa Cahaya. “Siapa mereka?,’kata Koto dengan tegas kepadanya.


“Siapa mereka,”kata Kyoshi yang tidak tahu.” Kyoshi dimana kamu,”ucap ketiga orang yang datang darai lantai bawah. Kyoshi hanya menepuk tangan setelah mereka datang mengerumuni Kyoshi yang tidak tahu apa-apa.


“Kurasa Kyoshi tidak tahu siapa mereka,”ucap Roki yang juga naik ke lantai dua. Kyoshi datang kearah Roki dan bersembunyi di belakangnya,”Itu benar aku tidak tahu mereka siapa lembaran yan aku berikan hanya diberikan kepada Martin untuk diberikan kepada tamu yang tidak diundang itu saja.”


“Terima kasih ya sudah menolongku kamu memang yang terbaik,”ucap Kyoshi lagi di belakang Roki.”Apa maksud kamu dari Martin?,”kata Roki yang mendengar.”Aku tidak tahu awalnya aku tidak ingin datang, tapi Martin menyuruhku datang dengan membawa lembaran kertas kosong. Dan dia berpesan kepadaku untuk diberikan kepada mereka yang tidak diundang. Aku tidak tahu kalau mereka yang datang itu adalah bawahan dari Organisasi Kegelapan Jiwa darai auranya saat aku dari belakang mereka,"kata ”yoshi menjelaskan.

__ADS_1


“Apa yang kamu maksud mereka dari Organisasi Kegelapa Jiwa, tapi kenapa mereka datang,”ucap Pimpinan Organisasi Jiwa Cahaya.”Pantas saja aku merasa ada yang aneh dengan mereka semua,”kata Fira.


“Tapi anda membunuh mereka untuk diberikan kepada peliharaan keluarga Koto bukan,”ucap anggota Jiwa cahaya. “Habis mereka dulu yang mengacau kenapa aku tidak boleh membunuh mereka,”kaTA Fira yang memalingkan wajahnya.


“Jadi sudah selesai ya kalian menekanku,”kata Kyoshi. Roki memegang bahu Kyoshi dan berkata,”Kenapa Martin menuruh kamu memberikan lembaran itu pada pihak musuh.”


“Kenapa kamu menatapku seperti itu, aku tidak tahu apa yang di rencanakan Martin dan Morgan aku hanya diminta oleh saudaranya untuk menjaga mereka berdua. Itu saja,”kata Kyoshi yang merasa bersalah harus menyembunyikan rahasia besar kepada Roki yang telah menolognya.


Roki yang masih tidak percaya dengan kata Kyoshi masih menatapnya sampai Kyoshi berkata,”Jika kamu seperti ini mungkin Fira akan cemburu.” Hati Roki berdeguk saat mendengar kata Kyoshi dengan wajah menggodanya. “Maaf,”kata Roki yang kemudian dia melihat ke arah Fira yang seperti menghindari dari tatapan Roki. Hati Roki yang melihatnya seperti dia akan jatuh ke dalamnya saat dia tahu kalau Fira melihat wajah saya bertatapan dengan Kyoshi.


Kyoshi datang berjalan kearah Fira dan berbisik,”Kamu tidak usah khawatir karena dia bukan tipeku walaupun dia cukup menarik hatiku.” Fira yang mendengar perkataan Kyoshi menatap tajam kearah Kyoshi dengan tatapan pembunuh dia berjalan melewati sampai dia berkata,”Awas saja jika kamu mendekatinya kamu juga akan aku bunuh dan akan aku berikan kepada peliharaanku si hitam.”


“Kak,”ucap Kyoshi kepada kedua kakaknya. Kokoro dan Koto melihat ke arah adiknya,”Ada apa?.” Kyoshi mengeluarkan selembar kertas dan diberikan kepada kedua kakaknya. Mereka berdua membaca isi pesan kepada adiknya dan melirik kearah Kyoshi.


“Ayo kita pergi ketempat lain,”kata Kokoro. Koto yang sudah berjalan lebih dahulu pergi ke ruang rahasia yang di ikuti oleh Kyoshi dan Kokoro dibelakangnya.


Smpai di ruang bawah tanah mereka saling menatap. Kyoshi mengeluarkan barang yang dia katakan dilembaran kertas yang ia berikan kepada kedua kakaknya.Kyoshi mengeluarakan senjata yang dia dapatkan dipulau,”Sentuhlah,”ucap Kyoshi kepada kedua kakaknya yang ada didepannya.

__ADS_1


Kedua kakaknya menyetuhnya dan mengalirkan auranya ke dalam senjata yang dipegang oelh Kyoshi. Sampai mereka bertiga sampai di ruang dimensi senjata.”Ini,”ucap Kokoro.


“Sepeti yang kakak lihat, hanya saja apa yang ingin aku tunjukkan adalah bagain dalam sana,”kata Kyoshi yang berjalan didepan untuk menujuk arah. Sampai di pusat dimensi Kyoshi menujukan dewa pedang alam abadi kepada kedua kakaknya yang tersegel dalam pedang yang dia dapatkan.


“Itu dia,”kata Kyoshi yang menunjuk kearah jiwa yang tersegel. “Tidak aku sangka sama halnya tersegel,”kata mereka berdua. Kyoshi hanya menatap kearah kedua kakaknya yang mengatakan tersegel semua.


“Kak,”kata Kyoshi yang memiringkan kepalanya sambil menatap kearah kedua kakaknya dengan tatapan bingung. “Aku akan jelaskan,”ucap Koto yang mengeluarkan cinsin giok dan buku kuno.


Kyoshi menatap ke arah cincin giok dan buku kuno yang ditunjukan kepada kakaknya sambil berpikir.”Apa mereka juga ada jiwa yang tersegel didalam benda tersebut,”kata Kyoshi setelah melihat ekspresi kedua kakaknya.


“Apa yang kamu katakan memang benar ada jiwa yang tersegel didalamnya dan mereka juga tingkat dewa dan suci dialam yang berbeda dengan level yang tinggi,”kata Koto menjelaskan. “Apa mereka saling berkaitan,”kata Kyoshi.


Mereka berdua menggelengkan kepalanya yang kemudian mereka menatap ke arah jiwa yang tersegel di dimensi pedang. “Kita bicarakan nanti saja bagaimana,”ucap Kokoro yang merasa kalau ada yang datang ke ruang bawah tanah.


Mereka bertiga keluar dari dimensi pedang sampai taun Firman dan ketua pimpinan masuk ke ruang bawah tanah.”Apa yang kalian lakukan disini,”ucap Firman.


“Sedang berbicara, paman sendiri kenapa datang ke sini bersama dengan ketua pimpinan apa kalian berdua sedang menjalin hubungan terlarang dan sedang bersembunyi dari anak anda,”akat koto.

__ADS_1


“Mata kamu masih saja tidak berubah,”ucap Pimpinan. Mereka bertiga berjalan keluar dari raung bawah tanah sampai Koto berhenti dan berkata,”Silakan kalian bercinta.” Hingga dia mendapatkan lemparan senjata kearah Koto yang sedang mengejek mereka berdua.


“Awas saja kalau bertemu,”kata Firman.


__ADS_2