
Kyoshi yang sedang memengang data arsip penelitian tersenyum. Sampai Kokoro yang datang bersama dengan Morgan mencari sesuatu yang kemudian Kyoshi bertanya,”Apa yang kamu cari?.”
“Bukan apa-apa,”ucap Kokoro. Kyoshi hanya tersentum yang kembali membaca data arispnya dengan tenang sampai Kokoro melihat ke arahnya.”Apa yang kamu baca?,”kata Kokoro dengan tajam melihat ke arahnya.
Kyoshi hanya tersenyum dan kemudian melanjutkan membacanya.”Apa itu data arsip penelitian?,”kata Kokoro. Kyoshi menganggukan kepalanya sampai Kokoro datang berjalan ke arahnya dan mengulurkan tangannya untuk mengambil data arsip penelitian yang di pegang oleh Kyoshi. “Berikan itu padaku,”kata Kokoro.
“Untuk apa?,”ucap Kyoshi yang enggan memberikan data arsip penelitiannya. “Apa kamu ingin Koto memarahi kamu lagi,”ucap Kokoro yang senyum licik.Kyoshi terdiam dengan wajah cemberut ke arah Kokoro.”Kenapa kamu tidak memberikannya, cepat,”kata Kokoro.
Kyoshi menghela nafas dengan terpaksa dia memberikan data arsip penelitian yang sudah dia baca. “Ini,”ucap Kyoshi yang memberikan data arsipnya. Kokoro menerima data arsipnya dan membuka dan lembarannya dan membacanya dengan seksama.”Apa ini saja yang kamu temukan?,”kata Kokoro sambil membaca data arsipnya.
“Iya yang lain belum aku temukan, memang kenapa?,”ucap Kyoshi yang ingin tahu.”Tidak ada, jika kamu menemukan yang sama seperti ini berikan kepadaku,”ucap Kokoro sambil mengangkat data arsip yang ada di tangannya. Martin dan Morgan yang masuk ke dalam ruang penelitian melihat dengan seksama apa yang dia bisa temukan dari hasil penelitian yang membuat mereka berdua terkejut.
“Apa semua ini benar,”ucap Morgan yang masih tidak percaya. Martin yang melihat hasil penelitian yang sama dengan saudara kembarnya masih termenung.”Kenapa kamu bisa ada disini sejak kapan kamu seperti ini,”ucap Martin yang masih sedih melihat. Saudara kembarannya di jadikan penelitian dengan berbagai pikiran,”Sejak kapan mereka mendapatkan sempel darah Ezan?.”
Pikiran Martin yang penuh dengan tanda tanya membuat dia kembali mencari tahu apa yang selama ini disembunyikan Ezan sampai dia mati.”Kenapa kamu menyembunyikan kebenaran ini, kenapa kamu terus diam saja, kenapa kamu melakukannya ini dengan ku. Apa kamu tidak menganggap aku kembaran kamu,”kata hati Martin.
__ADS_1
Sampai dia mendapatkan tepukan dari belakang,”Untuk apa menyesal sekarang, lebih baik kamu cari tahu siapa yang melakukannya.” Martin menoleh ke belakang,”Kamu ?.”
“Sejak kapan kamu ada di sini,”ucap Martin kepada Rendi.”Aku datang karena kamu sedang tertekan, apa kamu baik-baik saja bos,”ucap Rendi.”Martin menghembuskan nafas dan kembali melihat yang ada di depannya dan berjalan untuk melihat.”Jika kamu tidak ada kerjaan bantu aku mencari barang hasil penelitian ini dan infomasi yang lain,”kata Martin yang sudah berjalan.
“”Siap bos,”ucap Rendi yang mencari diseluk beluk ruangan untuk mencari informasi. Sementara Morgan yang sudah menyelusuri setiap ruangan tidak menemukan apa-apa sampai Kyoshi datang menghampiri Morgan. “Masih mencari,”ucap Kyoshi.
Morgan menoleh ke arah suara dan terlihat Kyoshi yang sedang berjalan ke arahnya. “Untuk apa kamu ke sini?,”kata Morgan dengan penuh kesal.”Kenapa kamu marah kepadaku, aku hanya ingin menujukkan itu saja kepada kalian. Aku tidak menyangka kalau kalian akan berekspresi seperti itu tadi,”kata Kyoshi.
“Aku tidak akan marah kepada kamu asalkan aku jelaskan apa yang kamu ketahui,”kata Morgan. “Apa yang ingin kamu ketahi, jika aku bisa mengatakannya,”ucap Kyoshi. “Sejak kapan penelitian ini berlangsung?,”kata Morgan.
“Kamu bertanya sejak kapan ini di teliti,”ucap Kyoshi yang berpikir. “Aku hanya tahu dari data yang aku temukan, kalau penelitian ini sudah ada 1 tahun yang lalu, untuk kelanjutannya aku tidak tahu,”ucap Kyoshi.
Melihat ke layar komputer yang banyak dengan folder yang ada Morgan membuka satu persatu tapi yang kemudian dia tertuju ke satu folder yang tertulis “Dunia lain” yang membuat dia penasaran dan membuka file folder tersebut.
Kyoshi yang melihat Morgan langsung pergi saat dia melihat data itu dari komputer dia keluar. Kyoshi yang penuh dengan rasa ingin tahu berjalan perlahan menuju pintu sampai dia melihat ke arah Martin. “Apa yang dia lakukan?,”ucap Kyoshi yang merasa ada yang aneh dengan sikap Martin yang dia lihat.
__ADS_1
“Zen kamu dimana?,”ucap Kyoshi yang bertelepati batin.”Ada apa aku ada diluar,”ucap Zen yang membalas telepati batin. “Kamu ke sinilah ada yang aneh dengan sikap Martin,”ucap Kyoshi yang masih mengamati Martin dari jauh.
“Aku ke sana, jaga dia dulu sampai aku datang,”ucap Zen yang memutuskan telepati batin dari Kyoshi. Kyoshi yang masih mengamati Martin dari jauh merasakan hawa keberadaan seorang yang asing datang membuat dia waspada. “Aura ini tidak biasa,”ucap Kyoshi yang datang berjalan ke arah Martin.
Kyoshi yang merasa ada bahaya dia menggunakan penglihatan ganda untuk dua sisi yang satu berada di luar ruangan yang satu ada diluar vila. Kyoshi mencoba tenang dan berjalan menuju ke arah Martin yang terlihat tidak baik-baik saja. Sampai dia melihat Rendi bersama dia juga tidak baik-baik saja.”Kalian berdua tidak apa-apa?,”ucap Kyoshi yang memastikan sesuatu.
Tapi saat Kyoshi mendekat dan menyetuh bahu Martin tiba-tiba tubuhnya jatuh. Kyoshi terkejut dan langsung jongkon untuk melihat Martin. Kyoshi memengang tubuh Martin agar bisa berbaring lurus. Tapi yang dia lihat membuat dia terkejut sampai dia merasakan ada serangan dari arah depan yang membuat Kyoshi menghindar sambil membawa kedua orang yang terluka.
“Morgan adik kamu?,”ucap Kyoshi dengan keras setelah menghindar serangan dari musuh. Tapi Kyoshi yang sudah menghindar mendapatkan serangan dadakan dari belakang dia yang membuat dia menggunakan formasi pelindung pada saat genting.
“Siapa kedua orang ini kemampuan mereka sudah level atas, aku harus menghindar dari kedua orang ini,”kata hati Kyoshi yang mengamati sekelilingnya sambil membuat rencana. Sampai dia melihat satu senjata yang tidak jauh darinya. Kyoshi yang masih membawa dua beban Rendi dan Martin yang terluka dalam menggunakan langkah kilat untuk sampai di senjata yang dia lihat. Tapi tidak di sangka sampai di tempat senjata yang dilihat oleh Kyoshi dia sudah ditunggu oleh musuh.
Musuh yang tersenyum menuggu mangsa datang masuk perangkap membuat serangan kepada Kyoshi. Tapi Kyoshi yang tahu akan perangka sudah menyiapkan diri dengan mengggunakan formasi pedang dua sisi untuk melawannya sambil mengambil senjata yang ada di depannya.
Kysohi yang sudah mendapatkan senjatanya menyerang balik sampai musuh mundur untuk sementara hingga salah satu dari mereka ke luar ruangan. Kyoshi yang tahu kalau ada lagi satu beban yang harus dia selamatkan menngunakan teleportasi portal untuk sampai di tempat Morgan. Musuh yang sudah ada didepan Morgan dan siap menyerang dengan waktu yang pas dimana Kyoshi datang menarik Morgan.
__ADS_1
“Kenapa kamu lambat,”ucap Kyoshi sambil memberikan Rendi dan Martin kepada Morgan yang belum terluka. Tatapan Morgan yang masih terkejut dengan musuh yang datang tiba-tiba ditambah dengan Martin yang penuh dengan luka.
“Bagaimana dia bisa terluka?,”ucap Morgan tanpa melihat apa yang terjadi.”Diam saja kamu, sampai Zen datang kamu jaga kedua orang ini di belakangku. Mereka musuh yang sangat kuat,”ucap Kyoshi yang menyerang musuh satu persatu.