Melupakanmu

Melupakanmu
Hati Ariani


__ADS_3

Ariani duduk termenung di warung kecil miliknya, pandangannya kosong lurus ke depan dan sesekali ia menghentakkan kakinya di lantai. Tanpa mengindahkan orang - orang yang berlalu lalang yang sedang lewat, entah pikirannya sedang terbang kemana. Ia masih merutuki perbuatannya yang hampir saja mempermalukannya, untung saja ia masih bisa menahan mulutnya untuk tidak keceplosan.


"Apakah benar aku menyukainya?" Ariani merasa bimbang dengan hatinya, sebenarnya ini cinta atau hanya obsesi?


"Huft... hampir saja."


"Apa dia sudah punya kekasih? beruntung sekali wanita itu." Ungkapan putus asa, seperti tidak ada pria lain saja.


Selama ini, Ariani belum merasakan apa itu menjalin sebuah komitmen dengan pria atau pacaran, dia hanya menyukai Ryan dari sejak pandangan pertama dan sepertinya tidak ada lelaki yang bisa menggantikannya sampai saat ini, bisa jadi Ryan adalah penyemangat nya dalam menjalani kehidupannya meskipun tidak ada ikatan. Mungkin saja suatu saat Ariani akan mencoba melupakan Ryan jika ada lelaki yang datang mencintainya dan membahagiakan nya?


"Hei...!" sebuah suara mengagetkan yang membuyarkan pikiran Ariani sehingga ia tersadar dari lamunannya.


"Kak Tomi? kapan datang?" Ariani terkejut dengan kedatangan seorang lelaki.


"Sejak tadi, aku melihatmu melamun. Memangnya kau tidak takut kesurupan?" ucap pria yang bernama Tomi itu.


"Kak Tomi jangan menakuti ku deh, aku tidak sedang melamun kok. " jawab Ariani sambil memanyunkan bibirnya.


"Jelek banget bibirmu seperti itu." ledek Tomi


"Dari sananya sudah begini, mau diapain lagi?" jawab Ariani membuat Tomi mengembangkan senyumnya.


"Sudah..sudah... Buatkan aku kopi dong, yang manis." Tomi berbicara genit khas seperti laki-laki yang ada maunya.

__ADS_1


"Baik, ditunggu ya." Meskipun Ariani sering menerima kata - kata genit dari pelanggan nya tapi ia berusaha tetap baik dan melayaninya membuatkan pesanan, selagi tidak kurang ajar padanya.


Tomi adalah senior Ariani saat sekolah yang merupakan teman satu angkatan dengan Ryan, Tomi juga dekat dengan Ryan. mereka adalah teman sepermainan dan juga mereka kuliah satu kampus di kota B.


"ini... silahkan diminum kopinya." Ariani menaruh gelas di meja Tomi.


"Terima kasih." Tomi menjawab dengan memandang wajah Ariani.


"Kakak ada disini, sedang libur ya?" Ariani menemani ngobrol Tomi yang sedang ngopi.


" Iya, aku sedang cuti kerja."


" Kak Tomi kerja juga? wah... hebat ya." puji Ariani.


Mereka hebat sekali, aku merasa kecil di hadapan mereka yang memiliki pendidikan tinggi. Sedangkan aku...


Ariani yang mengenang nasibnya, seandainya ayah masih ada mungkin saja ia bisa melanjutkan pendidikan nya sampai sarjana. Dengan sekejap Ariani menghilangkan perasaan yang muncul di hatinya, perasaan iri dan merasa tidak adil yang terjadi dalam kehidupan nya.


Tuhan maafkan aku, jika aku tidak pandai bersyukur.


Memang lumrah jika kita merasa iri karena kita hanya melihat orang yang berada di atas kita, tapi cobalah untuk melihat kebawah karena masih ada yang lebih tidak beruntung daripada kita. Bersyukur adalah jalan mudah untuk mendapatkan kebahagiaan kita, karena kebahagiaan kita sendiri yang merasakan, bukan orang lain.


"Sudah dulu ya, aku masih ada urusan. Nanti aku akan kemari lagi." Tomi menyudahi kegiatan bincang - bincang dan acara ngopinya di warung kopi Ariani.

__ADS_1


"Baik, Terima kasih kak sudah datang. " Ariani yang senang karena ditemani mengobrol tapi tiba - tiba Tomi melakukan perbuatan yang membuat Ariani terkejut, dia memegang tangan Ariani dengan lama saat membayar minumannya.


"Kak Tomi lepaskan." Ariani berusaha melepaskan genggaman tangan Tomi yang kuat.


"Sudah lama kita tidak bertemu dan aku merasa kamu semakin terlihat cantik saja... hehe." jawab Tomi dengan tawa yang misterius. Dan ketika Ariani masih berusaha melepaskan genggaman itu tiba-tiba datang seseorang.


"Permisi..." suara itu membuat Ariani dan Tomi menengok ke asal suara.


.


.


.


.


maaf jika ada typo..


Hai..ini karya pertamaku...


mohon berkomentar dengan bijak... 🙏


pembaca yang baik hati... jangan lupa like 👍 karyaku ini..

__ADS_1


Terima kasih... 🙏


__ADS_2