
Pagi hari menyapa dengan sinar mentari yang setia menerangi Bumi, kehidupan perkotaan sudah menampakkan kesibukannya dengan aktifitas yang padat. Ariani sendiri sudah bangun dari tidurnya, ia mendapat libur di pekerjaannya. Setiap pegawai diperbolehkan mendapatkan libur satu hari dalam satu minggu dihari biasa bukan pada weekend, karena saat weekend cafe pasti akan ramai pengunjung. Ariani sudah mandi dan sedang menyiapkan nasi dan sayur yang ia masak untuk sarapannya dan Indah.
"Wah... masakanmu terlihat enak, aku jadi lapar." Indah yang sedang bersiap akan berangkat bekerja ingin makan sarapan yang sudah Ariani masak.
"Ayo, kita makan. Mumpung masih hangat." Ariani dan Indah pun menyantap makan sarapan nya.
"Semalam kau pulang dengan siapa?" Indah membuka obrolan pagi ini.
"Aku diantar orang yang menolongku di rumah sakit. Aku bersyukur akhirnya bisa bertemu dengannya lagi. Jadi aku bisa menyampaikan maaf ku padanya." Ariani tidak menjelaskan kronologi pertemuannya dengan Dirga, ia malu menceritakan bahwa sebenarnya ia diculik oleh Dirga, Indah pasti akan mentertawakannya.
"Sepertinya dia orang yang baik, sampai mau mengantarmu pulang." Ariani hanya mengangguk saja, mengiyakan. Ariani tersenyum mengingat sikap Dirga padanya saat mengomelinya.
"Kau tidak bekerja hari ini? Kau ada rencana kemana?"Ariani pun tidak tahu akan menghabiskan waktu liburnya dengan kegiatan apa?
" Aku tidak tahu, mungkin aku akan ke taman mencari udara segar. "
"Baiklah, hati-hati di sana, ada pencuri." Indah menakut-nakuti Ariani yang masih trauma dengan kejadian yang lalu.
"kau jangan menakuti ku." Ariani terpancing dengan ucapan Indah. lalu Indah melanjutkan kata katanya.
__ADS_1
"Maksudku pencuri hati. hahaha... " Indah tertawa dengan lepas menjahili temannya, sedang Ariani hanya nyengir dan geleng-geleng saja.
Siang hari Dirga dan Bian akan makan siang di cafe milik Dara, bukan karena undangan temannya tetapi Dirga yang mengajak Bian untuk makan di cafe itu. Bian hanya mengikuti keinginan teman sekaligus bosnya itu, tanpa ingin tahu alasannya apa.
"Dirga, Bian kalian disini?" Dara yang senang dengan kedatangan temannya mengunjungi cafe miliknya.
"Kita ingin makan disini, Dirga yang mengajakku kemari." Bian yang menjawabnya, aneh memang karena jarak cafe dan tempat kerja mereka lumayan jauh mengapa tidak di restoran terdekat saja bila ingin makan. Dirga hanya mengangguk dan kemudian duduk, Dara kemudian memanggil pegawai nya untuk membawa buku menu untuk Bian dan Dirga lalu ia pun pergi. Bian sedang memilih makanan dari buku menu sedangkan Dirga hanya diam dengan mengedarkan pandangan mencari sosok yang ingin ia temui, tetapi ia tidak menemukannya.
Kemana dia?
Dirga masih mencari sosok yang tak lain adalah Ariani yang tidak ada di deretan pelayan itu karena libur kerja, ia tidak tahu kalau gadis itu sedang tidak bekerja.
"Iya, ada dua orang yang sedang libur." Dirga mengangguk mengerti dengan jawaban pelayan itu, berarti Ariani sedang libur kerja kesimpulan nya. Dirga dan Bian pun melanjutkan acara makan siang mereka.
Ariani sudah menyelesaikan pekerjaan rumahnya, kini ia sedang bersiap akan pergi mencari udara segar di siang hari, padahal siang itu sangat terik. Ia akan pergi ke Taman yang tidak jauh dari tempat tinggalnya.
Ariani sudah berada di taman, ia duduk di kursi bawah pohon rindang yang menghadap danau buatan, ia jadi teringat danau yang ada di desanya.
"Aku rindu." Ia teringat adiknya yang terlihat senang walaupun hanya sekedar rekreasi di danau itu. Sinar matahari yang terpantul air menyilaukan danau itu. Ariani menghayati ketenangan air danau, ia terbawa suasana ketenangannya, ia merasa damai berada di taman itu hingga ia melamun.
__ADS_1
"Ariani." seseorang memanggilnya dan mengejutkannya. Ariani pun menengok ke sumber suara.
"Kak Ryan?" Ariani membulatkan matanya dan kemudian mengerjapkan matanya. Ia tidak menyangka akan bertemu dengan sosok yang ingin dihindari dan ingin dilupakannya. Mengapa dunia sempit sekali? Sejauh mana kita pergi untuk menghindar tetapi takkan bisa menolak takdir yang mempertemukan.
.
.
.
maaf jika ada typo..
Hai..ini karya pertamaku...
mohon berkomentar dengan bijak... 🙏
pembaca yang baik hati... jangan lupa like 👍 karyaku ini..
Terima kasih... 🙏
__ADS_1