Melupakanmu

Melupakanmu
Bukan wanita baik - baik


__ADS_3

Ariani terdiam melihat temannya pergi begitu saja dan terlihat terburu - buru masuk kedalam toko milik Ryan. Setelah itu, Ariani melanjutkan perjalanan ke warungnya karena jaraknya sudah dekat. Ariani menengok melihat apa yang sedang dilakukan Elma temannya itu didalam karena di toko itu ternyata sedang mengobrol dengan Ryan, Ariani memperhatikan mereka dari kejauhan. Ia melihat interaksi dua orang di toko itu seperti sangat akrab dan dekat sekali.


mereka terlihat sangat akrab.


Ketika sedang fokus memperhatikan interaksi kedua orang tersebut, Ariani dikagetkan dengan sebuah tangan yang menepuk pundaknya.


"kau sedang apa? " tanya orang yang menepuk pundak Ariani.


"ti... tidak, tidak ada. " Ariani menjawab gelagapan karena kaget.


"aku lihat kamu seperti memperhatikan kearah toko itu, kau sedang melihat apa?" tanyanya penuh selidik.


"aku.. aku.. tadi aku melihat temanku dan dia masuk kedalam toko itu jadi aku hanya memastikan apakah dia benar temanku?" jawab Ariani sekenanya.


"benarkah?"


"terserah kakak mau percaya atau tidak, aku pergi." Ariani kemudian pergi meninggalkan orang tersebut.


Sepertinya ada sesuatu yang ia sembunyikan, aku akan mencari tahu.

__ADS_1


kemudian orang tersebut menuju ke arah toko yang tadi diperhatikan Ariani itu.


" Hai...kalian sedang apa?" sapa orang itu pada Ryan dan Elma


"Tomi, kau sudah datang." tanya Ryan. Lelaki yang memergoki Ariani adalah Tomi.


" Kau ada disini, Elma. kapan datang?" tanya Tomi pada Elma


" Baru saja. Tadi aku kesini bareng temanku, Ariani. Aku memberinya tumpangan dan kita pergi bersama kemari." jawab Elma.


Ryan dan Tomi hanya menganggukkan kepala mereka. Tomi terdiam dan memikirkan sesuatu, kemudian ia tersenyum miring.


"kau jangan sembarangan bicara, Tom." Ryan menanggapi perkataan Tomi.


"kalau tak percaya ya sudah, aku hanya memberi tahu mu saja, hati - hati dengannya. Dia memang terlihat manis, baik dan polos tetapi dibalik sifatnya itu Ariani sebenarnya wanita penggoda, dia merayu lelaki yang datang ke warung nya, aku bahkan pernah digoda nya,saat aku membayar kopinya dia memegang tanganku dengan kencang dan sulit dilepaskan. seperti ini." Tomi menautkan kedua tangannya,meniru gerakan yang ia ceritakan agar Ryan dan Elma percaya dengan ceritanya.


Kemudian Tomi mengeluarkan ponsel dari saku celananya.


" Lihat ini. bukankah sepeda yang ada difoto itu adalah milik Ariani dan lihat dia sedang berduaan berboncengan bersama laki-laki di malam hari."

__ADS_1


Tomi menyerahkan ponselnya kemudian Ryan dan Elma melihat dengan teliti gambar dilayar ponsel itu secara bergantian,apa benar yang didalam foto itu Ariani? Fotonya terlihat romantis menampilkan gambar sepasang manusia berboncengan sepeda dengan wanita berada didepan mengayuh sepeda dan seorang pria dengan tas gendongnya duduk dibelakang dibawah langit berwarna kemarahan disebelah barat. Yang menjadi pertanyaan adalah sempat - sempatnya Tomi memotret mereka berdua, apa dia punya rencana lain?.


" siapa lelaki dalam foto ini?Sepertinya bukan orang di kampung ini." Ryan bertanya perihal lelaki bersama Ariani.


"aku tidak tahu, sepertinya dia orang baru. Aku pernah melihatnya di warung kopi Ariani, mungkin saja dia juga sudah digodanya." Sungguh, benar - benar pemuda bernama Tomi ini sangat pandai mengarang cerita, pada kenyataannya dirinya lah yang merayu dan memegang kuat tangan Ariani hingga Ariani sulit melepaskannya,kalau saja Dirga tidak datang entah apa yang akan terjadi. Tomi dalam hatinya tertawa, merasa puas dengan yang sudah ia buat.


.


.


.


maaf jika ada typo..


Hai..ini karya pertamaku...


mohon berkomentar dengan bijak... 🙏


pembaca yang baik hati... jangan lupa like 👍 karyaku ini..

__ADS_1


Terima kasih... 🙏


__ADS_2