Melupakanmu

Melupakanmu
Lelaki Menyebalkan


__ADS_3

Malam datang menampakkan langit gelap membuat manusia yang lelah bekerja di siang hari menghentikan aktifitas mereka untuk melepas penat, berkumpul dan bercengkrama bersama keluarganya. Suasana jalan yang terlihat sunyi dengan sedikit cahaya lampu terdapat dua orang sedang berboncengan sepeda melintasi jalanan desa yang dikelilingi sawah yang tersusun terasering dibawah bukit hijau yang sudah mulai gelap, terlihat romantis memang tapi kasihan Ariani yang harus mengayuh sepeda membawa lelaki yang mendadak duduk dibelakang sepedanya.


Berat sekali... dia pikir aku wonder woman yang kuat membawa tubuhnya itu?.


Ariani sudah tak kuat, dia akhirnya berhenti.


"Ada apa? Apa kita sudah sampai?" tanya Dirga heran, Ariani mendadak berhenti ditengah jalan.


"Bukan begitu, saya sudah lelah, bagaimana kalau Tuan yang menyetir?" Dirga yang melihat wajah Ariani yang nampak kelelahan akhirnya mengerti.


"Baik, kau yang tunjukkan arahnya." Ariani kemudian mengangguk, dan akhirnya mereka bertukar posisi Ariani yang membonceng sedangkan Dirga yang mengayuh sepeda. Di perjalanan Ariani kesulitan duduk karena terganggu tas gendong Dirga.


"Tuan, tas tuan biar saya saja yang bawa. Saya kesulitan... "


"Tidak perlu." Ariani belum selesai ngomong sudah disela Dirga, Ariani kesal sekali pada lelaki itu sudah diberi tumpangan malah menyusahkan.


menyebalkan, memangnya aku akan mencuri barang mu?


Akhirnya Ariani dan Dirga sampai di puskesmas itu, Dirga langsung turun dari sepeda, ia melihat sekeliling bangunan gedung puskesmas kemudian masuk ke dalam tanpa sadar ia meninggalkan Ariani yang telah menolong dan membawanya ke tempat Tama.


" Ucap Terima kasih pun tidak, siapa dia? Lelaki menyebalkan." Ariani yang langsung mengayuh sepedanya kembali pulang dengan perasaan dongkol.

__ADS_1


Didalam puskesmas Dirga melihat Tama yang memang sedang sibuk menangani pasien yang cukup ramai.


" Ternyata dia benar-benar sibuk." Dirga duduk di kursi tunggu. Tama yang melihat kedatangan nya tersenyum, setelah selesai memeriksa seorang pasiennya dia menghampiri Dirga.


"Syukurlah, akhirnya kau sampai dengan selamat. Aku khawatir padamu, aku takut terjadi apa - apa padamu." Tama yang dengan aktingnya sok peduli pada Dirga.


"Sudahlah, kau terlalu banyak bicara. Ayo kita pulang, aku sudah sangat lelah." Mengatakan kata lelah Dirga jadi teringat gadis yang telah menolong mengantarnya tadi, dia keluar dan mencari gadis itu yang sudah tidak ada diluar.


"Aku belum mengucapkan terima kasih padanya".


"Kau sedang mencari apa?" tanya Tama menyusul Dirga di luar.


"Kau lucu sekali, kau sangat terlihat peduli padaku sampai - sampai kau lupa berterima kasih pada orang yang sudah menolong mu." Dirga langsung memberi tatapan mengiris,


"Mari kita pulang, aku akan membuatkan makanan enak untuk adikku tersayang." Tama akhirnya mencairkan suasana agar Dirga tidak marah. Tama sepupu Dirga berusia lebih tua dua tahun darinya, dia sudah tahu watak Dirga yang mempunyai temperamen buruk dan mudah marah.


.....................


Ariani yang juga sudah sampai di rumahnya dia bersiap untuk mandi mengambil baju ganti dan handuk, kemudian dia melihat bayangan tubuhnya di cermin lemarinya.


"Apa aku cantik?" Ariani memperhatikan garis wajahnya yang bersih mulus tanpa jerawat di cermin, dia teringat lelaki yang di tolong nya tadi.

__ADS_1


"Siapa dia? Kenapa dia begitu menyebalkan?" Ariani yang masih mengingat kejadian tadi.


" Tadi dia duduk dibelakang ku, aku bau tidak ya?" Ariani yang tiba-tiba memikirkan penampilan nya setelah bersepeda berdua dengan Dirga. Kemudian dia juga teringat saat Dirga memegang pinggang nya untuk berpegang membuat tubuhnya membeku dan tiba - tiba wajahnya memerah, Ariani pun memegang pipinya malu-malu karena ini adalah kali pertama dia dekat dan dipegang oleh pria. Karena jika dengan Ryan dia hanya bisa mencuri pandang saja. Ariani memegang pinggang nya sendiri, lalu ia berlenggak lenggok di depan cermin layaknya gadis muda lainnya yang salah tingkah saat kasmaran.


.


.


.


.


maaf jika ada typo..


Hai..ini karya pertamaku...


mohon berkomentar dengan bijak... 🙏


pembaca yang baik hati... jangan lupa like 👍 karyaku ini..


Terima kasih... 🙏

__ADS_1


__ADS_2