Melupakanmu

Melupakanmu
Dirga dan Ryan


__ADS_3

Ariani sedang berdiri di halte menunggu bis, ia terlihat tidak semangat untuk memulai aktivitas nya hari ini. Hingga ada bis datang pun ia berjalan loyo dengan pandangan kosong seperti zombie, ia masuk kedalam bis dan duduk di bangku bis melanjutkan lamunannya, raganya berada di dalam bis namun pikirannya melayang jauh mengingat kembali mimpi yang ia alami semalam, rasanya seperti nyata. Bibir itu, sepertinya ia pernah melihat, tapi ia tidak ingat dimana. Tetapi yang menjadi pikirannya sekarang adalah Ryan yang menghilang di mimpinya, apakah ini pertanda jika inilah waktunya Ariani harus benar-benar melupakan Ryan dan mulai membuka hatinya untuk lelaki lain yang datang mencintainya.


Apakah ada lelaki yang mau dengan ku?


Ariani sadar diri dengan keadaan dirinya yang hanya seorang gadis miskin, tetapi apakah salah jika ia pun menginginkan mendapat kebahagiaan di kehidupan nya, minimal kisah cintanya berakhir indah. Ia ingin hidup bahagia dengan lelaki yang mencintainya dan juga dicintai nya. Ariani terus bergelut dengan pikirannya hingga tidak menyadari bis sudah berhenti di halte tujuan ia turun, Ariani dikejutkan kernet bis itu dan akhirnya ia pun turun dari bis.


"Untuk apa aku memikirkan mimpiku semalam? Mimpi itu kan hanya bunga tidur. Sudahlah Ariani, sekarang kau bekerja saja dengan baik." Ariani menutup matanya dan bernafas dalam dalam dan mengeluarkan nya dari mulut. Ia berbicara pada dirinya menyemangati dirinya untuk tidak terlalu memikirkan mimpinya itu.


Siang hari itu Dirga yang sedang berada di ruang kerjanya menerima tamu yang tak diundang.


tok...tok... suara pintu yang diketuk Indah yang mengantar tamu, setelah membuka pintu dan mempersilahkan tamu masuk Indah kembali bekerja. Indah yang membawa tamu itu sudah tahu bahwa wanita itu sering datang menemui Dirga. Seperti biasanya, Dirga memasang wajah datar dan melanjutkan pekerjaan nya setelah tahu siapa yang datang,ternyata Bella yang datang menemuinya.


"Ada apa?" Dirga bertanya dengan pandangannya masih menghadap layar.


"Aku ingin mengajakmu makan siang. Apa kau sibuk?" Bella mengajak Dirga untuk makan siang bersama. Dirga menghentikan aktifitasnya, sejenak ia menimbang ajakan Bella. Dirga sedikit tersenyum setelah sesuatu muncul dari otaknya.

__ADS_1


"Baiklah, aku akan ikut makan siang denganmu, kita makan di cafe milik Dara." Dirga mengajukan syarat pada Bella bahwa dia akan menyetujui ajakannya asalkan makan siang di cafe milik Dara.


"Tapi tempatnya lumayan jauh dari sini Dirga, mengapa tidak di restoran terdekat saja? Di dekat sini banyak dan makanannya pun juga enak." Bella memberi pendapat pada Dirga untuk makan di restoran terdekat saja karena cafe milik Dara yang memang dirasa jauh.


"Kalau tidak mau ya sudah, kau pergi sendiri saja." Dirga kembali ke layarnya dan melirik Bella melihat apakah Bella akan menyetujui permintaannya atau tetap dengan keinginan nya.


"Baiklah kalau itu mau mu, Ayo kita pergi sekarang." Bella akhirnya mengalah pada Dirga dan mengikuti permintaan nya untuk makan siang di cafe milik Dara, ia tidak tahu sekarang ada sebuah sorakan kegembiraan di hati Dirga, bukan merasa menang karena keinginan nya untuk ke cafe milik Dara dituruti oleh Bella tetapi sebenarnya ia ingin melihat pelayan yang ada cafe itu, siapa lagi kalau bukan Ariani yang pastinya dia ada di sana. Mereka pun pergi berdua dengan menggunakan mobil milik Dirga.


Di tempat lain, Ryan berada di perjalanan melajukan kendaraan nya dengan kecepatan sedang. Ryan sendiri sedang mencari tempat untuk ia makan siang, tidak seperti biasanya Ryan yang hanya pergi sendiri biasanya selalu bersama Tomi yang seperti sendal jepit menemani nya kemana-mana. Ryan memarkirkan mobilnya di sebuah cafe, lalu ia pun keluar dan di samping mobilnya itu ada mobil lain yang sama-sama baru datang dan memarkirkan mobilnya di samping mobil Ryan. Kemudian orang yang ada di mobil itupun keluar sepasang manusia yaitu Dirga dan Bella yang baru sampai di cafe milik Bella. Ternyata Ryan juga akan makan siang di cafe milik Dara. Dirga, Bella dan Ryan yang sama-sama akan masuk kedalam cafe itu mereka berpapasan, Ryan melihat Dirga bersama Bella dan ia mengenali wajah Dirga begitupun sebaliknya, Dirga mengingat Ryan yang bersama Tomi saat menghinanya.


Lelaki ini datang sendiri, mana temannya yang br**gs*k itu?


Dirga dan Bella yang lebih dulu duduk di meja pengunjung sedang memilih menu yang akan mereka makan, Dirga mengedarkan pandangannya mencari Ariani diantara pelayan cafe. Ia melihat Ariani menghampiri pengunjung yang baru duduk di meja yang jaraknya tidak terlalu jauh dari mejanya. Ariani menghampiri tamu lelaki yang baru datang, ia menyodorkan buku menu padanya.


"Selamat datang, silahkan di pliih menu yang tersedia di cafe kami." Lelaki itu menengok kearah nya, betapa terkejutnya Ariani siapa pengunjung itu.

__ADS_1


"Kak Ryan." Ariani terkaget setelah tahu Ryan yang datang dan di layani nya.


"Ariani, kau bekerja disini?"" Ryan sendiri sama terkejutnya dengan keberadaan Ariani yang ternyata bekerja di cafe itu, Ryan mengembangkan senyumnya dan menatap Ariani. Ditempat yang sama dari kejauhan Dirga melihat interaksi Ryan dan Ariani.


.


.


.


maaf jika ada typo..


Hai..ini karya pertamaku...


mohon berkomentar dengan bijak... 🙏

__ADS_1


pembaca yang baik hati... jangan lupa like 👍 karyaku ini..


Terima kasih... 🙏


__ADS_2