Mendadak Jadi Istri Muda

Mendadak Jadi Istri Muda
Tinggal bersama


__ADS_3

Ariana membuka mata perlahan. Samar-samar ia melihat ke sekeliling ruangan.Ruangan itu tampak tidak asing, ini adalah kamar pak Alvian dan ia melihat ke samping tempat tidurnya. Terlihat Orion tertidur di samping ranjangnya dengan posisi duduk dan tanganya menyangga kepalanya sendiri. Ariana mencoba untuk bangkit dari tidurnya. Ia meringis. Masih merasakan sakit di kepala bagian belakangnya. Ia ingat semalam ia berusaha melindungi Orion dari preman yang mengayunkan balok kayu padanya. Dengan reflek Ariana mencoba menghalangi, balok kayu pun mendarat di bagian kepala belakangnya. setelah itu ia merasa pandangannya menjadi gelap, hingga ia tak sadarkan diri lagi.


"Auugghh..." Mengambil posisi duduk sambil menahan rasa sakit.


Mendengar rintihan Ariana, Orion jadi ikut terbangun. "Kamu sudah sadar. Jangan banyak bergerak dulu. Pasti kepalamu masih pusing iya kan?"


Apa yang terjadi semalam setelah aku pingsan. Apa dia menemaniku disini semalaman. ah..jilbabku..dimana jilbabku. Kenapa aku nggak mengenakanya.


Berusaha meraih jilbab bergo di meja kecil samping ranjang.


"Hei..kamu ini ceroboh sekali. Sudah ku bilang jangan banyak bergerak dulu. Kamu nggak dengar ya." Memegangi tangan Ariana yang hampir terjatuh ke sisi ranjang.


Apa sih si jutek ini, kenapa sedekat ini dengannya membuat jantungku berdegup sangat kencang.


"Maaf, Aku cuma mau ambil itu." menunjuk dengan matanya.


"Sini biar aku saja." Meraih jilbab itu dan memasangkanya ke Ariana.


hei..apa-apaan dia ini. Aku kan bisa memakainya sendiri.


"Semalam terimakasih ya, kamu sudah berusaha melindungiku. Harusnya aku yang terluka bukan kamu. Tapi aku bersyukur kata dokter nggak ada luka serius di kepalamu. Hanya butuh banyak istirahat dan minum obat kamu akan segera membaik. Oh ya maaf juga semalam aku lancang membuka jilbabmu, karena dokter perlu memeriksa kepalamu."


Oh begitu. Tapi kenapa semalam dia harus tidur disini juga, aku kan jadi malu. Apa semalam jangan-jangan dia diam-diam mengambil ciuman pertamaku. Hah..tidak..tidak..tidak. Hei kenapa aku ini malah berpikir mesum begini sih, lupakan Ariana..lupakan..kenapa kamu selalu konyol seperti ini.


Menggelengkan kepala cepat. "Iya benar." bicara sendiri. Seolah menjawab isi hatinya sendiri.

__ADS_1


"Heh..kamu kenapa. Kenapa bicara sendiri. kepalamu tidak bertambah geser kan dalamnya."


"Huh..sembarangan."


Orion tertawa terbahak." Hahaha..mukamu lucu sekali."


Ariana mengerucutkan bibirnya.


Kalo tertawa seperti itu ternyata dia manis juga.


"Oh iya..mana Aska dan Haikal? kok nggak kelihatan."


"Mereka sudah berangkat ke sekolah tadi."


Oh iya..hari ini aku jadi bolos sekolah deh.hemm..


"Aku kan maha siswa, jadi bebas mau ke kampus jam berapa aja. Lagipula tadi Aska dan Haikal sudah memperingatkanku untuk menjagamu. Semalam mereka marah-marah padaku. Sepertinya mereka posesif sekali padamu ibu."


Eh..kenapa dia memanggilku dengan sebutan Ibu lagi. aku ingat semalam juga.


"Kenapa sekarang kamu mau memanggilku Ibu. apa kamu sudah tidak mencurigaiku lagi."


"Aku mau memanggilmu Ibu karena bukankah kamu istri dari Ayahku? ya aku masih curiga, tapi sedikit. Aku pikir kamu hanya ingin uang ayahku saja. Tapi semalam kamu sudah baik kepadaku. Jadi apa alasanku untuk mencurigaimu."


"Tapi umur kita kan nggak beda jauh."

__ADS_1


"Jadi kamu ingin ku pangil apa? Sayang begitu." tersenyum nakal.


Ah..kenapa dia bicara begitu.Sayang?


"Kenapa mukamu jadi merah begitu?"


"Eh..eggak kok. Mana ada, aku biasa aja kok."


"Haha..aku hanya bercanda, yasudah aku mau ke kamarku dulu ya mau mandi. Kalo butuh apa-apa telpon aja pakai telpon ini." Mengambil telpon tanpa kabel di meja dekat ranjang." Telpon itu tersambung ke dapur, para pembantu sudah mulai bekerja lagi hari ini."


"Orion!"


"Ya."


"terimakasih. Terimakasih karena telah mempercayaiku sekarang."


"Ya sudahlah sama-sama." Pergi berlalu dan menutup pintu kamar setelah keluar.


Tinggal Ariana sendirian di dalam kamar.


Hari ini ada berita apa saja ya di sekolah. seraya membuka Hp. Melihat pesan berantai di what sapp.


FOTO ARIANA SISWI SMA TADIKA KARYA KEPERGOK SEDANG BERMESRAAN DENGAN SEORANG ANAK PENGUSAHA. DAN DI KABARKAN TINGGAL SERUMAH TANPA IKATAN PERNIKAHAN.


"APA...apaan in ??"

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2