Mendadak Jadi Istri Muda

Mendadak Jadi Istri Muda
Pesta Pernikahan


__ADS_3

Hari yang di tunggu pun tiba, Akhirnya resepsi pesta pernikahan Orion dan Arianapun di gelar, pestapun berlangsung sangat megah dan meriah, Banyak tamu undangan yang hadir, Memberikan ucapan selamat pada pasangan pengantin yang saat ini tengah berbahagia. Sebenarnya Ariana tak pernah memimpikan hal ini, kisah hidupnya seperti kisah seorang gadis biasa di negri dongeng yang di persunting oleh pangeran tampan yang sangat mencintainya. Bisa menikah dengan Orion sebenarnya sudah cukup, pesta megah ini hanya bonus saja baginya, karena bagi seorang wanita yang terpenting adalah bisa menikah dengan orang yang di cintanya dan juga mencintainya, bukan tentang seberapa meriahnya pesta pernikahan, tapi tentang siapa yang bersanding dengannya di pelaminan.


Para tamu datang berusaha menyalami mereka, memberikan selamat dengan senyum bahagia. Pak Alvian, Aska dan Haikal juga tampak kompak mengenakan jas warna senada berdiri mengiringi sang mempelai di pelaminan. Teman-teman Arianapun tampak hadir di sana, ada Ria, Abel dan juga Rachel, Reno dan Anesya. Bahkan Anggapun tampak hadir disana bersama Ibunya, Syukurlah Ibunya sudah sembuh sekarang. El juga datang dengan keluarganya dari luar negri. Semua keluarga dan teman baik berkumpul membuat meriah suasana. Terakhir Ariana dan Orion juga mendapat ucapan selamat dari Angel melalui video call. Ia juga sudah tampak sehat, Operasi transplantasi hatinya berhasil. Ia mengatakan akan segera kembali ke tanah air.


"Sayang! Apa kamu bahagia hari ini?" Ujar Orion saat ada dalam sesi dansa, Ia bertanya seraya berdansa dengan istrinya.


"Apa aku harus mengatakannya juga, tentu saja aku bahagia." Jawab Ariana seraya tersenyum bahagia, tapi kakinya sibuk mengimbangi langkah Orion. Ia tak pernah berdansa sebelumnya. Gerakannya pun terlihat kaku. "Augghh..Kamu menginjak kakiku sayang!" Ringis Ariana yang sudah mulai memegangi kakinya yang tampak kesakitan.


"Maaf sayang! Aku tidak sengaja!" Orion terlihat sedikit panik. Kemudian segera membopong tubuh istrinya ke kursi pelaminan.


"Aaaa..sayang! Apa yang kamu lakukan. Turunkan Aku, ada banyak epasang mata yang melihat kita sekarang!" Ujar Ariana yang kini wajahnya sudah mulai bersemu merah. Semua tamu undanganpun sudah tampak menoleh ke arah mereka, Ada yang menutup mulutnya seraya membelalakkan matanya karena merasa terharu melihat adegan romantis di hadapannya. Terutama para gadis, tampak sudah menitikkan air mata, terharu, berharap memiliki pasangan seromantis mempelai pria.


"Sayangnya aku tidak peduli dengan banyaknya pasangan mata yang memandang, Aku hanya ingin terus memanjakanmu tuan putri!" Orion mengedipkan sebelah matanya. Kemudian menurunkan Ariana di kursi pelaminan. "Tunggu sebentar ya! Dan lihat apa yang akan aku lakukan!" Ujar Orion seraya berlalu dari hadapan Ariana.


Hah dasar, mau kemana dan mau apa dia sebenarnya.


"Tes, tes, tes!" Orion sudah berdiri di atas panggung dan mengetes mix yang sekarang ada di tangannya. "Selamat malam semuanya! Terimakasih sudah hadir ke pesta pernikahan kami malam ini." Orion mengawali pidatonya dan lagi-lagi berhasil membuat para tamu undangan menoleh ke arahnya.


Duh, dia mau bicara apa sebenarnya, tidak tahu apa jantungku mau copot rasanya.


Keadaan seketika hening, Para tamu undangan tampak terdiam menunggu kelanjutan kalimat dari Orion. Mata mereka memandang dengan seksama.


Sedetik sebelum akhirnya ia melanjutkan kalimatnya, Ia menatap ke arah istrinya yang ada di kursi pelaminan seraya tersenyum.


Kamu akan suka dengan kejutan dariku sayang.


"Hari ini aku sangat bahagia sekali, karena hari ini adalah pesta pernikahanku, tapi ada yang membuatku lebih bahagia. Yaitu adanya gadis manis yang tengah duduk disana telah hadir dalam hidupku."


"Aaaa...!" Para tamu terdengar riuh sejenak. Merasa terpukau dengan kata-kata yang keluar dari bibir Orion. Terutama para gadis, berharap akan di perlakukan seperti itu oleh pasangannya nanti.


"Dan aku tidak menyangka, dan ini juga membuatku bahagia, karena ternyata dia adalah gadis kecil di masalaluku dan sekarang menjadi jodohku. Ternyata Tuhan sudah menyiapkan kisah cinta yang indah untuk kami berdua. Dan untuk itu..." Kalimat Orion menggantung, membuat para tamu menunggu dengan harap-harap cemas.


Ya ampun, belajar darimana ia sampai bisa berkata-kata semanis itu. Wajah Ariana sudah tampak memerah karena malu.


"Untuk itu, ada sebuah lagu spesial yang akan ku nyanyikan untuknya." Lanjutnya seraya tersenyum ke arah istrinya.


Para tamu pun mengikuti arah matanya dan seketika riuh terdengar tepukan tangan dari para tamu.


Ariana memejamkan matanya, merasa sedikit malu namun iuga terharu. Apa dia sudah benar-benar gila!


Tidak apa-apa jika aku harus terlihat gila hanya karena ingin semua orang tahu tentang perasaanku padamu. Orion.


Orion segera membisikkan sesuatu ke telinga seorang personil band yang ada di belakangnya.


Salah satu personil band itu pun mengangguk tanda mengerti, kemudian Orion kembali ke posisi awal, berdiri di belakang mix. Musik perlahan mengalun, dan Sorai tepuk tangan dari para tamu kembali terdengar.


***I found the love for me


Darling just dive right ini and follow my lead***.


Para tamupun kembali terdengar riuh dengan suara tepuk tangan dan sorak-sorainya di lirik pertama Orion menyanyikan lagu Perfeck dari Add serhen.

__ADS_1


***Well I found the girl..beautiful and sweet


and never know you where the some one


waiting for me***.


Beberapa tamu terdengar turut bernyanyi di lirik berikutnya sambil bertepuk tangan, terdengar makin riuh dan mengharukan. Bahkan sampai ada yang menitikkan air mata karena merasa terharu.


***Cause we were just kids when we fell in love


Not knowing what it was


I will not give you up this time


But darling, just kiss me slow, your heart is all I own


And in your eyes you're holding mine


Baby, I'm dancing in the dark with you between my arms


Barefoot on the grass, listening to our favorite song***


***When you said you looked a mess, I whispered underneath my breath


But you heard it, darling, you look perfect tonight


Well I found a woman, stronger than anyone I know


I found a love, to carry more than just my secrets


To carry love, to carry children of our own


We are still kids, but we're so in love


Fighting against all odds


I know we'll be alright this time


Darling, just hold my hand


Be my girl, I'll be your man


I see my future in your eyes


Baby, I'm dancing in the dark, with you between my arms


Barefoot on the grass, listening to our favorite song


When I saw you in that dress, looking so beautiful


I don't deserve this, darling, you look perfect tonight

__ADS_1


Baby, I'm dancing in the dark, with you between my arms


Barefoot on the grass, listening to our favorite song


I have faith in what I see


Now I know I have met an angel in person


And she looks perfect


I don't deserve this


You look perfect tonight***.


Orion menyanyikannya hingga lirik terakhir. Membuat siapapun yang mendengarnya ikut terbuai oleh alunan musik yang indah, dan tak ada yang menyangka kalo selama ini suara Orion sangat merdu.


Ariana juga turut terharu hingga hampir menitikkan air mata. Meskipun di awal ia merasa sedikit malu. Tapi sorot mata suaminya saat menyanyikan lagu tersebut terlihat sangat tulus. Membuatnya seketika terpana dan tak bisa berkata apa-apa lagi.


Terakhir, Penonton kembali bertepuk tangan dan bersorak dengan riuh. Membuat suasan semakin meriah.


Pernyataan cinta ini tak biasa bagi Orion. Ini juga yang pertama kali baginya. Cinta Ariana mampu melelehkan sikap dinginnya selama ini. Dan ini yang pertama kalinya bagi Ariana, di sepanjang perjalanan hidupnya, baru pertama kali ini ada seorang pria yang memperlakukannya dengan sepesial selain ayahnya.


Epilog


"Ya..Ampun itu manis sekali, aku jadi iri!" Ujar Anesya seraya memasang muka gemas.


Reno yang berdiri di sampingnya, segera menggenggam tangannya. "Aku juga akan selalu berusaha untuk membehagiakanmu!" Kata Reno seraya tersenyum. Membuat Anesya sedikit tersentak, kemudian tersenyum. Dan mereka berdua pun mengeratkan genggaman tangan mereka.


Tampak pula disana Rachel yang malu-malu melihat ke arah El. Dan segera El pun menarik tangan Rachel untuk di perkenalkan pada orang tuanya. "Tidak lama lagi, kamu akan merasakan hal yang sama!" Ujar El seolah tahu apa yang ada di dalam pikiran Rachel.


Rachel pun jadi tersipu malu dan pipinya jadi merona merah.


Semua pasangan muda-mudi yang hadir di pesta itu seolah hanyut dalam kisah cinta Orion dan Ariana yang mengharukan dan menggemaskan. Rasanya ingin segera menikah juga seperti mereka.


Abel dan Ria tampak menghampiri Ariana dan memeluknya seraya mengucapkan selamat. Seolah merasa turus senang dengan kebahagiaan yang di rasakan sahabatnya itu. Kemudian mereka tampak menangis dan tertawa secara bersamaan. Merasa senang sekaligus terharu.


Pak Alvian memeluk pundak kedua anaknya yang ada di sampingnya, Aska dan Haikal, seolah turut menyalurkan perasaan sayang nya pada kedua anaknya tersebut.


Dari kejauhan tampak pula Ibu Ariana yang diam-diam menitikkan air mata harunya, kemudian seolah sedang bergumam pada dirinya sendiri dalam. Suamiku, putrimu sudah dewasa dan menikah, dan aku bersyukur ia menemukan cinta sejatinya, orang yang ia cintai dan mencintainya. Pasti kamu juga turut senang melihatnya dari atas sana. Dan maafkan aku jika selama ini tidak mencintaimu sepenuh hatiku, maafkan aku, tapi satu hal yang kamu perlu tahu. Aku bahagia selama hidup bersamamu, terimakasih telah memperlakukanku dengan baik. Biarlah sekarang aku ingin mengatakannya padamu suamiku, meskipun sudah sangat terlambat, satu kata yang selalu ingin kamu dengar dariku. Aku mencintaimu suamiku.


TAMAT


REALY TAMAT


Maaf bila ada kesalahan kata dan kekurangannya. Author mohon maaf.


Tetap dukung author di karya-karya selanjutnya ya...


Terimakasih...😊😊😊😊


Jangan lupa untuk memberikan like, vote dan coment nya ya!

__ADS_1


Terimakasih, Dukungan kalian sangat berarti..😉😉😉


__ADS_2