Menikah Dengan CEO

Menikah Dengan CEO
Episode 104


__ADS_3

Dicky baru saja menghubungi dimas , baru saja dia mendapat kabar jika besok hermawan akan di tangkap Setelah prosedur penangkapan di setujui  , dicky bahkan tak menyangka pabrik milik hermawan akan kebakaran karena itu berada di luar rencananya.


“ kenapa kok lungset tuh muka”ucap vivi saat melihat suaminya yang duduk di ruang kerja ,


“ belum disetrika!”  ucap dicky “ ada apa tumben nyusul kesini”


“ pengen aja” ucap vivi “  bagaimana keadaan mereka ( heru , haris, erica)”  ucap vivi kemudian duduk di bangku yang berada di depan meja kerja suaminya


“ mereka sudah  ada yang ngurus”ucap dicky , dia berjalan kearah isttinya kemudian duduk jongkok di samping istrinya “ bagai mana kabar anak papi ?”ucap dicky sambil mengelus perut datar istrinya


“ baik donk , kan ada mami yang jagain” ucap vivi dengan suara manja , sambil mengelus perutnya ,


“terus kalau adek dijagai mami siapa yang jagain mami?” ucap dicky menatap vivi , begitu pun dengan vivi menatap dirinya


“ kemaren kakek yang jagai” ucap vivi sambil tersenyum lebar


“ gak sesuai naskah” ucap dicky , sambil memanyunkan bibirnya ,


“ jelek tau ”  ucap vivi sambil mencubit hidung suaminya


“biarin” ucap dicky acuh ,


“sudah ngambek nya tar makin jelek” ucap vivi setelah mengecup bibir suaminya , sekilas senyum tersungging di wajah tampan dicky , langsung saja dia menyambar bibir istrinya.

__ADS_1


※※


Tepat jam 9 malam terlihat 3 mobil keluar dari kediaman hermawan , bawahan alex yang ditugaskan di tempat itu langsung menghubungi anto untuk memberi tahu jika hermawan pergi dari rumah , dan anehnya  setiap mobil ada 3 orang di dalamnya  tentu saja hal itu membuat bawahan alex terkecoh karena tidak bisa memastikan  mobil mana yang dinaiki oleh hermawan.


“apa yang terjadi” ucap alex , pada anto yang baru saja masuk ke dalam ruangannya tanpa mengetuk pintu


“ hermawan , dia berniat melarikan diri , saat ini tim zero sedang membuntutinya , kita harus menyusul mereka karena pria tua itu menggunakan trik lama , dia sengaja menggunakan 3 mobil bersamaan untuk mengecoh tim kita” ucap anto


“sial , ayo cepat” ucap alex , langsung mengambil hp dan kunci mobil yang ada di atas meja , kemudian mereka berjalan ke tempat parkir bersama 4 anggota lainnya , alex dan anto berada di mobil yang terpisah , mereka mengendarai mobil ke alamat yang diberikan oleh tim zero  pada mereka .


Karena tidak terlalu macet saat ini mobil yang dinaiki alex sudah berada tepat di belakang mobil tim zero , setelah mengetahui mobil mana saja yang keluar dari kediaman hermawan alex dan anto memerintahkan pengemudi mobil untuk mengikuti mobil tersebut sebelum mereka pergi jauh , namun tigaa mobil yang keluar dari kediaman hermawan menyadari pergerakan tim Zero langsung saja 3 mobil itu berpencar , untuk mengecoh tim zero .


“ panggil tim yang lain” ucap alex , walau bagai mana pun saat dia tidak boleh sampai kehilangan hermawan , jika itu terjadi kedepannya akan semakin sulit untuk melacak keberadaan hermawan , langsung saja bahan alex menghubungi anggota tim mereka untuk segera memblokade rute jalan yang menuju bandara dan pelabuhan.


※※※


“anda terlalu memuji tuan” ucap reza datar, dia sengaja membuat orang orang yang selama ini mengikuti hermawan keluar dari kediaman ini tanpa rasa curiga , saat ini hanya dirinya dan orang kepercayaannya yang ada di rumah ini.


“kenapa aku merasa mengantuk” ucap hermawan sambil membuka matanya lebar lebar untuk menghilangkan kantuk , namun usahanya sia sia .


Beberapa saat kemudian saat ini Hermawan sudah berada di ruangan an tanpa cahaya, seseorang yang mengguyur nya dengan air dalam keadaan tangan tangan terikat”  apa-apaan ini” ucap Hermawan marah


Tiba-tiba saja tepat di depan matanya nya terpampang jelas foto anak kecil bersama ibunya yang tak asing bagi Hermawan yang dipantulkan proyektor , sesaat dia perteguh saat melihat beberapa foto lainnya “ Apa kau ingat Siapa mereka” ucap seseorang yang tak lain adalah Reza, Dia berjalan an-nur dekati Hermawan

__ADS_1


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


 


__ADS_2