
Dua hari berlalu begitu saja setelah kejadian malam itu , Dicky saat ini sudah di ibu kota , kembali bergelut dengan deretan dokumen dan rapat yang dia lakukan setelah sampai kota itu , sehari penuh dia belum bertemu dengan istrinya secara langsung karena kesibukan masing masing , vivi sendiri saat ini berada di gedung di mana dia akan membuka usahanya di kota tersebut , dia merancang sendiri dekorasi atau tema yang akan dia gunakan untuk usahanya itu .
※※
Setelah apa yang dia lakukan malam itu Erica langsung mengundurkan diri dari perusahaan A.H , dia yakin untuk seterusnya dia tidak akan mempunyai kesempatan untuk mendapatkan atau naik keranjang Dicky , namun bukannya takut setelah apa yang dia alami saat Dicky menyodorkan pistol terhadapnya , dia malah merencanakan hal lain , “ jika aku tidak bisa naik ke atas ranjangnya maka aku juga tidak akan membiarkan hidup kalian tenang” ucap Erica penuh arti , setelah itu dia menghubungi kiki untuk meminta file yang dia butuh kan , karena marah tak terima perlakuan Dicky terhadapnya dia lupa untuk meminta video atau foto dirinya dan Dicky .
Kiki meminta bertemu di salah satu pusat perbelanjaan yang tak jauh dari tempatnya , saat ini mereka berada di salah satu Cafe yang ada di tempat itu
“ apa semua gambarnya jelas” ucap erica , setelah dia duduk di bangku yang berhadapan dengan kiki ,
“ semua sempurna sama seperti yang kau inginkan” ucap kiki , sambil memainkan smartpon nya
__ADS_1
“ cepat kau berikan pada ku , karena aku sudah tidak ada waktu” ucap Erica dengan nada memerintah
“apa kau lupa perjanjian kita” ucap kiki menatap lekat wajah erica.
Erica mengeluar kan cip memberikannya pada kiki , “aku orang yang selalu menepati janji ku” ucap erica
Kiki bukanlah orang yang bodoh setelah beberapa tahun lalu dia di bohongi oleh erica namun tidak dengan kali ini , kiki membuka cip yang diberikan dengan leptop yang sudah dia persiapkan , setelah itu dia memeriksa apakah wanita itu mengcopy file miliknya , “daras wanita siluman” umpat kiki dalam hati saat melihat catatan jika file miliknya sudah di copy oleh wanita yang ada di hadapannya itu “ aku akan mengirimnya lewat email agar lebih aman” ucap kiki
Tanpa rasa curiga sedikit pun erica memberikan alamat emailnya pada kiki , kiki langsung mengirim file yang di inginkan oleh erica ,
“ aku ingin tahu siapa yang paling cepat antara kau dengan virus yang kukirimkan” gumam kiki dalam hati , setelah erica pergi dia bergegas pergi dari cafe , karena dia tidak punya waktu untuk bersantai sebelum dia menghapus setiap file nya yang disimpan oleh Erica.
__ADS_1
Saat ini Erica menghubungi Heru ( orang yang bekerja sama dengan erica) dia mengatakan jika saat ini dia sudah mempunyai bukti yang bisa menjatuhkan dicky , setelah itu dia mengirim beberapa foto dirinya dan Dicky pada malam itu pada Heru.
Di saat bersamaan Heru melihat foto yang dikirim erica padanya , seulas senyum licik mengembang di bibirnya “ dasar wanita bodoh , hanya di iming imingi uang dan di jadi kan simpanan dia mau melakukan hal seperti ini , aku akan memberikan hadiah yang menarik untukmu” ucap heru sambil melihat lihat foto tersebut . heru bukanlah orang yang bodoh yang akan membiayai hidup seorang ****** yang hanya menemaninya di atas ranjang yang tidak bisa berpikir panjang seperti erica “buah tak jatuh jauh dari pohonnya” imbuhnya , karena dia tahu siapa ibu erica .
Heru menghubungi seseorang dia menyuruh orang tersebut untuk mempublikasikan foto tersebut 2 minggu lagi , tepat pada saat rapat saham yang akan di laksanakan setelah dua hari setelah publikasi tersebut , dia menyuruh agar mencantumkan nama erica sebagai mengirim dari foto tersebut ,
※※※
Begitulah dunia jangan suka memanfaatkan orang lain jika anda tidak ingin di manfaatkan , apa lagi dalam hal jelek seperti itu .
Jangan lupa vote ya , terima kasih😊😊
__ADS_1