Menikah Dengan CEO

Menikah Dengan CEO
Episode 86


__ADS_3

EPS ini akan membuat kalian kecewa ♡♡*…………


Setelah makan Dicky berbaring di atas ranjang , sesekali dia mengucek pelipisnya untuk menghilangkan kantuk , 10 menit kemudian dicky sudah hilang kesadaran , disaat itu pula erica berjalan masuk ke dalam kamar nya , seulas senyum terpampang di wajahnya dia mendekati dicky ,


“akhirnya aku bisa mendapat kan mu” gumam erica dalam hati sambil melepas handuk kimono yang dia kenakan , dengan senang hati dia melepas  kancing baju tidur yang di kenakan dicky satu persatu , dia sengaja tidak mematikan lampu yang menerangi ruangan itu agar dia bisa mendapatkan foto yang jelas . Erica mulai menanggalkan kain tipis yang melekat di tubuhnya , erica diam sejenak “bukankah seharusnya obatnya sudah bereaksi” gumam erica dalam hati , kemudian menyambar bibir dicky , kemudian menaiki tubuh pria itu


Setengah sadar dicky merasakan seseorang membuka bajunya dia pikir itu ulah istrinya dia diam saja , setelah samar samar indra penciumnya sadar bahwa aroma tubuh atau parfum yang dia cium tidak sama seperti istrinya , bahkan berat badan orang yang kini menindih tubuh dan ******* bibirnya tak sama seperti istrinya , reflek saja dicky membuka mata dan langsung menghempas wanita murahan yang  berada di atas tubuhnya sampai jatuh kelantai “ siapa kau, berani beraninya masuk ke sini” ucap dicky dengan nada tinggi , melihat keadaan nya ( kancing baju yang sudah terlepas) yang berantakan.


Erica benar benar kaget sekaligus merasa kesakitan karena dicky mendorongnya sampai terjatuh ke lantai berlapis marmer , dia tidak menyangka rencananya yang sudah dia susun matang matang gagal begitu saja , padahan dia sudah yakin memasukkan obat perangsang pada minuman yang di suguhkan untuk dicky , sara takut seketika menyelimuti dirinya saat dicky mengeluarkan pistol yang ada di di laci sebelah ranjang


“ kata kan siapa yang menyuruhmu atau aku akan membuat mu kehilangan kaki dan tangan mu” ucap dicky sambil membuka kunci pistol dan mengarahkan pada wanita lajang yang ada di hadapannya itu


“ bukan kah ini kamar yang ku pesan untuk mu, dan kau ****** yang aku pesan untuk menemani ku malam ini” ucap erica dengan gaya orang mabuk , untung saja sebelum dia ke kamar dicky dia sudah meneguk wine .


“ wanita gila , cepat kau pergi sebelum aku berubah pikiran” bentak dicky , karena tadi dia mencium aroma wine dari wanita itu , tanpa perasaan curiga dia melepaskan wanita gila itu begitu saja , hal seperti ini kadang memang terjadi di tempat tempat tertentu ,


Erica mengambil baju dan langsung mengenakan handuk kimono yang dia pakai tadi , “ terima kasih tuan sudah mau mengampuni nyawa ku” ucap erica sambil menundukkan kepala kemudian berjalan keluar dari ruangan dicky dengan langkah terseot seot sepeti layaknya orang mabuk


“apa pelayan tadi tidak menutup pintu dengan benar , benar benar pelayanan yang sangat buruk ” pikir dicky ,

__ADS_1


Di saat bersamaan kiki terkekeh saat melihat erica didorong oleh dicky sampai terjatuh ke lantai , dia tidak menyangka bahwa wanita ****** itu bisa dengan mudah melarikan diri dari situasi seperti barusan


Beberapa menit kemudian dicky dan manajer hotel sudah ada di tempat Dicky  , Dicky mengomplain kinerja para petugas hotel yang tidak kompeten pada manajer yang kini berdiri di hadapannya itu .


“ apa seperti ini cara kalian melayani tamu , hanya hal sesederhana ini saja kalian tidak bisa menjalankan dengan benar , bagai mana jika orang yang masuk ke dalam ruanganku itu seorang pembunuh” ucap Dicky kesal


“ maaf tuan kami benar benar tidak sengaja, kami akan langsung memecat pegawai yang mengantarkan makanan pada anda” ucap manajer pria tersebut , dia benar benar tidak tahu apa apa mengenai kejadian ini


Dicky bernafas panjang , kemudian menyuruh manajer tersebut keluar dari ruangannya ,


“ apa kita perlu menyelidiki hal ini lebih lanjut , aku akan meminta Raffai untuk menyelidikinya” ucap dimas , raffai adalah salah satu informan yang selama ini bekerja di bawa kendali dicky.


“ tidak perlu” ucap dicky “kau bisa pergi” imbuhnya


Erica benar benar kesal saat memasuki kamar yang dia pesan , “ kenapa kau sudah kembali” ucap kiki sambil mengucek matanya sekaligus menguap,


“ kau tidak lihat apa yang dilakukan oleh dicky pada ku” ucap erica kesal


“ apa secara tidak langsung kau menyuruhku untuk melihat atraksimu di atas ranjang” ucap kiki kemudian duduk

__ADS_1


“kau” seru erica kesal , kemudian berlalu pergi ruangannya begitu saja


Seulas senyum mengembang di bibir kiki, sebelumnya saat erica memberikan obat perangsang di gelas minuman dicky , saat wanita ****** itu pergi berganti pakaian pelayan dengan sigap kiki mengganti gelas minuman tersebut dan menaruh obat tidur dengan dosis kecil.


 


 


 


eps ini sama dengan eps 85 , karena eps 85 tidak tahu kapan yang akakn di update , jadi saya mengambil inisiatif untuk mengdouble eps ini , terima kasih


 


 


 


♡♡* kecewa kalau tidak baca hahahaha

__ADS_1


 


Kakak kakak tolong bantu vote ya , terima kasih😘😘


__ADS_2