
Seperti biasa dicky pulang ke rumah untuk makan dengan istri tercintanya , sekarang dia sudah melangkah masuk ke dalam rumah dia tidak membawa makan siang seperti biasanya karena sang istri sudah bisa memakan masakan rumahnya sendiri.
Vivi menaruh hp nya setelah melihat suaminya pulang “ cepet ganti baju , aku sudah lapar” ucap vivi dengan nada dingin , kemudian berjalan keruang makan tanpa menyalami atau seperti biasa dia menyambut suaminya
“ apanya yang salah hari ini” ucap dicky cuek bebek , sembari melangkah ke dalam kamar mereka , dicky melepas jaz yang dia kenakan kemudian berjalan masuk ke dalam kamar mandi dan mencuci tangannya dia melihat pantulan dirinya di depan cermin matanya terbelalak melihat bekas lipstik yang ada di kemejanya “ sial” umpat dicky seketika “ pantas saja dia nyuruh aku ganti baju , pasti dia salah sangka sekarang” ucapnya , setelah selasai mengganti kemeja dicky dengan cepat berjalan ke ruang makan dia berencana menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada istrinya,
Vivi menikmati makanannya seperti biasa seolah tidak ada apa apa “ kenapa lama sekali” tanya vivi saat suaminya baru saja duduk di kursi yang ada di sampingnya
“ aku lapar” ucap dicky kemudian mengambil makanan yang ada di meja , “ tadi tidak seperti yang kau pikirkan” ucap dicky sambil menyantap makanannya
“ memangnya apa yang aku pikirkan” tanya vivi sambil menoleh melihat suaminya yang ada di sampingnya
“ tadi sebelum aku pulang aku tidak sengaja menabrak wanita , setelah aku menolong wanita itu dia pura pura jatuh dan sengaja memeluk ku” ucap dicky menjelaskan apa yang terjadi “ memang nasib orang tampan” imbuhnya dia sengaja menggoda istrinya
__ADS_1
“ dasar narsis , kurasa besok aku harus ke kantor , atau aku akan menyuruh dimas untuk membangun jalan khusus untuk mu agar tidak bertemu dengan wanita keganjenan seperti tadi” ucap dengan nada kesal , sebelum dicky pulang dia menerima video dengan durasi beberapa menit yang menayangkan erica yang memeluk suaminya , dan memanggil nama suaminya setelah suaminya itu pergi meninggalkan wanita ganjen itu , dia mendapatkan video itu dari anisa entah dari mana sahabatnya itu mendapatkan video tersebut
Dicky bernafas lega mendengar ucapan istrinya dia berpikir jika istrinya itu tidak akan mempercayai apa yang dia ucapkan “ tak perlu membangun jalan khusus untukku , bagaimana kalau aku membuat ruang kerja di rumah saja agar aku bisa dekat dengan mu” ucap dicky penuh harap
Vivi tersedak mendengar kalimat yang diucapkan oleh suaminya itu “ itu mau mu” ucapnya setelah menegak habis segelas air yang ada di hadapannya , walau vivi tak mempermasalahkan kejadian hari ini tapi pikirannya bertanya tanya kenapa begitu cepat erica masuk ke dalam perusahaan, bahkan belum ada seminggu setelah pertemuan terakhir mereka ,
“aku tahu kau juga mengharapkan itu” ucap dicky dengan PD nya
Setelah mengantar suaminya di depan pintu vivi berjalan masuk ke dalam rumah dia mencari hp nya untuk menghubungi seseorang ,
__ADS_1
# untuk para pembaca aku benar benar minta maaf \, karena beberapa hari ini tidak pernah up sama sekali \, karena sibuk dengan pekerjaan yang menumpuk seperti gunung 😁. Akan di usahakan untuk up setiap hari semoga para pembaca masih mau membaca novel karya saya ini \, dan selalu di lindungi oleh yang maha kuasa dimanapun anda berada di jauhkan dari virus corona yang sedang mewabah di daratan cina \, semoga NKRI di jauhakan dari segala macam mara bahaya . Amin
__ADS_1