Menikah Dengan CEO

Menikah Dengan CEO
Episode 111


__ADS_3

Cika benar benar terkejut saat dia sedang asik bicara dengan vivi , tiba tiba ada seseorang yang menyentuh dirinya , kalau saja dia tidak mendengar suara pria berpakaian aneh itu sudah pasti dia akan menjerit histeris karena kaget sekaligus takut , sedangkan vivi tanpa sadar menyemburkan minuman 6ang ada di mulutnya karena terkejut untungnya tidak mengenai alex ,


“ apa kau gila pakai pakaian seperti ini” ucap cika seketika melihat penampilan suaminya dari ujung kaki sampai kepala , bahkan rambut suaminya itu acak acakan


Di saat bersamaan vivi tertawa karena tidak bisa menahannya , namun tidak dengan dicky pria itu hanya diam seolah oleh tidak ada apa apa , walau rasanya dia ingin berguling guling melihat penampilan pria play boy itu


“ dasar istri durhaka bisa bisanya kau bicara seperti itu , aku buru buru mencarimu karena aku khawatir padamu” ucap alex sambil mengoreksi penampilannya , dia sendiri menggidik ngeri setelah melihat penampilannya sendiri dari pantulan kaca jendela  kedai .


Cika berusaha keras agar tidak tertawa “ maksud mu?” ucap cika , gak mungkinkan pria yang kini menjadi suaminya itu berpakaian seperti itu hanya karena dia pergi keluar dari penginapan


“tadi ada yang menelefonku dia bilang kalau kamu menangis di pinggir jalan” ucap alex sambil merapikan rambutnya ,


sedangkan cika terperangah mendengar penjelasan suaminya , apa coba yang ada di pikiran pria itu , apa dia pikir jika dirinya masih bocah umur 5 tahun yang akan menangis di pinggir jalan , namun dia sedikit merasa bahagia karena pria yang menjadikannya istri kontrak itu peduli padanya


kemudian dia menoleh kearah pria yang berdiri di belakangnya “ kau!” seru Alex saat melihat Dicky , samar samar dia ingat siapa yang telah menelepon dirinya , bahkan alex tak menyadari keberadaan vivi yang ada di samping istrinya.

__ADS_1


“aku sudah menyuruh seseorang untuk membawakan baju untukmu” ucap dicky sambil menahan tawa ,kemudian berjalan kesisi istrinya


“ kalian liburan disini , jangan bilang orang yang menghubungiku tadi itu kamu ” ucap alex pada dicky yang berjalan ke sisi istrinya


“ kalau tidak seperti itu bagaimana mungkin kau akan bangun”ucap dicky dengan nada mengejek,  “bagaimana kalau kita liburan bareng” imbuh dicky , dia harus membalas budi pada alex karena sudah memberikan tontonan padanya ,


Alex berdecit kesal mendengar ucapan dicky , beberapa saat kemudian baju yang di pesan dicky sudah sampai , alex  ganti baju di kamar mandi umum yang berada di samping kedai , sebelum  pergi bersenang senang mereka menyempatkan diri untuk makan siang dulu , setelah itu mereka pergi ke tempat tujuan mereka .


Saat ini mereka berada di kapal feri, yang di pesan oleh Alex karena dia tidak ingin kalah satu langkah dari dicky , seperti yang terjadi tadi malam , walau dia tidak bertanya langsung pada saingan nya itu hanya saja dia yakin tidak ada orang yang akan menghambur-hamburkan uang begitu saja kalau bukan pria yang saat ini berada di pagar pembatas kapal bersama dengan istri tercintanya itu .


“ kau jangan meremeh kan aku , walau begini-begini , dulu aku pernah ikut ayah memancing” ucap  alex ,


“ aku akan makan ikan bakar hasil tangkapanmu” ucap cika sambil menyeka keringat Alex ,


Sontak saja Alex langsung bermanja pada istrinya itu   membuat  dan vivi menggeleng kepala  saat melihat kelakuannya ,

__ADS_1


Beberapa saat kemudian ,suasana kapal ramai karena teriakan vivi dan cika yang tengah menyemangati pasangan mereka yang sedang , alhasil sudah dua jam lebih belum ada ikan yang memakan umpan mereka.


Saat ini mereka berempat berada di salah satu pulau tanpa penghuni , lebih tepatnya pulau buatan manusia , di tempat itu sudah di sediakan ikan segar dan juga kelapa muda serta tempat makan dan juga pemanggangan ikan lengkap .


“ kalian berdua yang menyiapkan aku sama cika capek 2 jam lebih menyemangati kalian tapi gak dapat udang satu pun” ucap vivi dia  duduk di salah satu kursi yang ada di bawa payung , hari yang menyenangkan sekaligus melelahkan untuk vivi.


“ iya sudah para nyonya hari ini istirahat dulu  , biar kita yang menyiapkan semua” ucap Dicky sambil memijat punggung wanita yang kini sedang bersandar pada punggung kursi , dia mengecup kening istrinya sebelum pergi untuk memanggang ikan.


 


 


 


bantu like, komen dan vote ya kak , terima kasih 😘😘

__ADS_1


__ADS_2